Pemkot Semarang Raih Predikat Pengelolaan Pengaduan “Sangat Baik”, Mbak Ita Apresiasi Kinerja Jajarannya

Kompas.com - 06/09/2024, 18:56 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Pengaduan Sapa Mbak Ita Catur Wulan II di Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Kamis (5/9/2024).DOK. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Pengaduan Sapa Mbak Ita Catur Wulan II di Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Kamis (5/9/2024).

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan apresiasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) atas kinerja mereka dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui kanal Sapa Mbak Ita.

Apresiasi tersebut diberikan setelah Kota Semarang memperoleh predikat "Sangat Baik" dalam penilaian kualitas pengelolaan pengaduan pemerintah kabupaten atau kota pada 2023 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengucapkan matur nuwun kepada teman-teman yang sudah sangat gercep dalam menerima dan menyelesaikan keluhan, masukan, atau bahkan kritikan dari masyarakat. Terima kasih kepada semua tim yang terlibat dalam penyelesaian aduan ini," ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/9/2024).

Baca juga: Optimalkan Perluasan Areal Tanam, Kementan Monitoring Program Pompanisasi

Pernyataan tersebut disampaikan Mbak Ita dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Pengaduan "Sapa Mbak Ita" Catur Wulan II di Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Kamis (5/9/2024).

Dalam penilaian Kemendagri, Kota Semarang berhasil menempati posisi kedua tertinggi dalam hal jumlah aduan yang dikelola melalui kanal sapambakita.lapor.go.id, dengan laju tindak lanjut mencapai 100 persen.

Selain OPD, Mbak Ita juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh admin penghubung kanal pengaduan publik, Sapa Mbak Ita, yang bekerja keras 24 jam selama tujuh hari untuk menangani berbagai pengaduan dari masyarakat, mulai dari perbaikan fasilitas umum hingga pelayanan administrasi kependudukan dan pendidikan.

Baca juga: Pj. Gubernur Heru Dukung Layanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan, Wujudkan Layanan Setara

Penyelesaian pengaduan harus disempurnakan

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Semarang Soenarto turut memuji kinerja para admin yang menangani aduan masyarakat melalui lima kanal resmi Sapa Mbak Ita.

“Saya berharap agar penyelesaian pengaduan terus disempurnakan,” imbuhnya.

Soenarto menyampaikan tiga poin penting. Pertama, menyelesaikan laporan yang selesai bersyarat secepat mungkin.

Kedua, menuntaskan aduan hingga benar-benar selesai agar tidak terjadi laporan berulang. Ketiga, menyelesaikan aduan dengan memperhatikan kualitas tindak lanjutnya.

Baca juga: Multipartai Sederhana, Ambang Batas Parlemen, dan Kualitas Demokrasi

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi, para admin penghubung diimbau untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam merespons aduan dan aspirasi masyarakat.

Soenarto menegaskan bahwa laporan yang masuk harus segera dikonfirmasi dan ditindaklanjuti tanpa meminta data pelapor, cukup fokus pada isi aduan.

Monitoring dan evaluasi dilakukan secara rutin oleh Diskominfo Kota Semarang untuk mengidentifikasi kendala penyelesaian aduan sekaligus menjadi sarana silaturahmi antaradmin penghubung, admin utama, dan pengelola pengaduan.

Sepanjang catur wulan II, dari Mei hingga Agustus, tercatat sebanyak 1.598 aduan masuk ke kanal Sapa Mbak Ita.

Baca juga: Mutasi 10 Kepala OPD Jelang Pilkada, Pj Bupati Lumajang Sebut Sudah Izin Berjenjang

OPD dengan jumlah disposisi tertinggi pada periode tersebut adalah Dinas Perhubungan (Dishub) menerima 297 aduan, diikuti oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menerima 251 aduan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menerima 222 aduan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menerima 116 aduan, dan Diskominfo menerima 85 aduan.

Aduan terbanyak yang masuk terkait jalan rusak, parkir, lampu PJU padam, ketertiban umum, dan permintaan pemangkasan pohon.

Terkini Lainnya
Apresiasi Pegiat Pendidikan Nonformal, Wali Kota Semarang Salurkan Bisyaroh kepada 6.572 Penerima
Apresiasi Pegiat Pendidikan Nonformal, Wali Kota Semarang Salurkan Bisyaroh kepada 6.572 Penerima
Semarang
Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Arus Mudik Lancar, Walkot Semarang Tinjau Sejumlah Titik
Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Arus Mudik Lancar, Walkot Semarang Tinjau Sejumlah Titik
Semarang
Sesuai Janji Kampanye, Dana Operasional Rp 25 Juta untuk RT di Kota Semarang Dicairkan Juli 2025
Sesuai Janji Kampanye, Dana Operasional Rp 25 Juta untuk RT di Kota Semarang Dicairkan Juli 2025
Semarang
Antisipasi Longsor saat Libur Lebaran, Pemkot Semarang Instruksikan Lurah Tingkatkan Kewaspadaan
Antisipasi Longsor saat Libur Lebaran, Pemkot Semarang Instruksikan Lurah Tingkatkan Kewaspadaan
Semarang
Walkot Semarang Tegaskan Alokasi APBD di Kecamatan Tak Disunat, tapi Dialihkan untuk Hal Lebih Penting
Walkot Semarang Tegaskan Alokasi APBD di Kecamatan Tak Disunat, tapi Dialihkan untuk Hal Lebih Penting
Semarang
Pemkot Semarang Alihkan Anggaran untuk Beasiswa, Walkot Agustina: Pendidikan Harus Merata
Pemkot Semarang Alihkan Anggaran untuk Beasiswa, Walkot Agustina: Pendidikan Harus Merata
Semarang
Semarang Inklusif Kian Nyata, BRT Trans Semarang Tambah Fasilitas Disabilitas
Semarang Inklusif Kian Nyata, BRT Trans Semarang Tambah Fasilitas Disabilitas
Semarang
Kota Semarang Raih Penghargaan dari Setara Institute, Walkot Agustina: Jadi Penyemangat Wujudkan Kota Inklusif
Kota Semarang Raih Penghargaan dari Setara Institute, Walkot Agustina: Jadi Penyemangat Wujudkan Kota Inklusif
Semarang
Peduli Hak Penyandang Disabilitas, Pemkot Semarang Mulai Pembangunan Rumah Inspirasi
Peduli Hak Penyandang Disabilitas, Pemkot Semarang Mulai Pembangunan Rumah Inspirasi
Semarang
Walkot Semarang Bebaskan Retribusi Ruang Publik, Warga Bisa Gunakan Kantor Kecamatan dan Kelurahan Gratis
Walkot Semarang Bebaskan Retribusi Ruang Publik, Warga Bisa Gunakan Kantor Kecamatan dan Kelurahan Gratis
Semarang
Walkot Semarang Agustina Segera Cairkan Bantuan Rp 25 Juta per RT dan Dana PKK
Walkot Semarang Agustina Segera Cairkan Bantuan Rp 25 Juta per RT dan Dana PKK
Semarang
Cek Kondisi Banjir Genuk, Walkot Agustina: Penanganan Banjir Akan Jadi Prioritas Nomor Satu
Cek Kondisi Banjir Genuk, Walkot Agustina: Penanganan Banjir Akan Jadi Prioritas Nomor Satu
Semarang
Jelang Idul Fitri, Walkot Semarang Agustina Jamin Stok Pangan Cukup dan Harga Stabil
Jelang Idul Fitri, Walkot Semarang Agustina Jamin Stok Pangan Cukup dan Harga Stabil
Semarang
100 Hari Kerja, Wali Kota Semarang Agustina Gandeng Sekolah Swasta Berikan Beasiswa di SPMB 2025
100 Hari Kerja, Wali Kota Semarang Agustina Gandeng Sekolah Swasta Berikan Beasiswa di SPMB 2025
Semarang
Agustina-Iswar Luncurkan Program 100 Hari Pertama, Ini Tiga Prioritasnya
Agustina-Iswar Luncurkan Program 100 Hari Pertama, Ini Tiga Prioritasnya
Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke