Walkot Semarang Agustina Segera Cairkan Bantuan Rp 25 Juta per RT dan Dana PKK

Kompas.com - 11/03/2025, 21:33 WIB
DWN,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan janji kampanyenya terkait bantuan operasional Rp 25 juta per tahun untuk setiap rukun tetangga (RT) akan segera direalisasikan.

"Dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), kami membahas perubahan anggaran agar selaras dengan visi-misi walkot terpilih. Artinya, janji kampanye ini benar-benar akan direalisasikan melalui anggaran perubahan," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (11/3/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Agustina dalam acara Buka Puasa Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang di Halaman Kantor Kecamatan Gunungpati, Senin (10/3/2025). 

Menanggapi keraguan sebagian masyarakat terkait program Rp 25 juta per RT, Agustina menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar wacana.

Baca juga: Prabowo Umumkan 4 Kebijakan Jelang Lebaran 2025: Tiket Pesawat Turun hingga THR Ojol

"Kalau masih ada yang ragu atau belum percaya, hari ini saya umumkan secara resmi. Program ini pasti akan direalisasikan melalui keputusan anggaran perubahan," tegasnya.

Selain itu, Agustina juga merespons harapan warga terkait peningkatan operasional bagi ketua dan sekretaris RT. 

Agustina menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah ( PAD) agar lebih banyak anggaran yang bisa dikembalikan kepada masyarakat.

"Doakan PAD kita bertambah sehingga semakin banyak yang bisa diberikan kembali kepada warga," katanya.

Baca juga: Tak Hasilkan PAD, 2 Perkebunan Sawit Dibekukan Pj Bupati Aceh Timur

Tambahan dana operasional bagi PKK

Tak hanya untuk RT, Agustina menegaskan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di tingkat RT akan mendapatkan tambahan dana operasional.

Tambahan dana tersebut bertujuan untuk mendukung program Semarang Bersih, yang menjadi salah satu prioritas 100 hari kerja Walkot dan Wawalkot Semarang.

"Kami meminta bantuan ibu-ibu PKK dalam program Semarang Bersih. Tentu ada biaya operasional untuk itu. Jadi, PKK di tingkat RT akan mendapatkan tambahan dana," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, warga Gunungpati menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan, jembatan, dan saluran air, agar fasilitas di wilayah mereka bisa setara dengan pusat kota. 

Baca juga: Pemkot Batam Batalkan Anggaran Mobil Dinas Usai Ubah Prioritas untuk Kepentingan Publik

Agustina memastikan, pemerintah tengah menghitung kebutuhan anggaran dan berharap proyek infrastruktur di Gunungpati bisa menjadi prioritas pada 2025.

"Mudah-mudahan bisa terlaksana tahun ini. Doakan PAD kita banyak, supaya pembangunan bisa lebih merata," ujarnya.

Acara buka puasa bersama tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota DPRD Kota Semarang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungpati, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gunungpati, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunungpati, Komandan Komando Rayon Militer (Danramil), tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kegiatan itu merupakan putaran kelima yang digelar di berbagai kecamatan, bertepatan dengan hari ke-10 Ramadhan. Acara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Setelah berbuka puasa, Agustina dan Wawalkot Semarang Iswar Aminuddin berinteraksi dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai dengan kebutuhan warga.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com