Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Kompas.com - 30/04/2026, 17:36 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Forum ASEAN–ID Nourish yang digelar di Kota Semarang menyoroti isu pemenuhan gizi anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4/2026)–Rabu (29/4/2026) ini mempertemukan delegasi negara-negara ASEAN dan mitra internasional untuk membahas penguatan sistem pangan dan gizi dalam mendukung pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Kota Semarang menjadi tuan rumah forum tersebut sebagai bagian dari keterlibatannya dalam Steering Committee Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) kawasan Asia-Pasifik periode 2026–2028.

MUFPP merupakan jejaring kota dunia yang berfokus pada penguatan kebijakan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan pentingnya pemenuhan gizi bagi pelajar sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang harus belajar dengan perut kosong agar mereka bisa fokus meraih cita-cita,” ujarnya.

Baca juga: Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Agustina mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus mendukung program Makan Bergizi Gratis ( MBG) sebagai upaya memastikan setiap siswa mendapatkan asupan gizi yang layak selama berada di sekolah.

Forum tersebut juga menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari tingkat nasional dan internasional. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Ina H Krisnamurthi menekankan pentingnya kerja sama regional yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penting untuk menerjemahkan komitmen di tingkat ASEAN menjadi kerja sama praktis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Sementara itu, Deputi Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN) Suardi Samiran menyebut program MBG bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi muda.

“Dengan memastikan setiap anak memperoleh makanan sehat dan bergizi di sekolah, kita sedang membangun fondasi generasi yang mampu bersaing di tingkat global,” katanya.

Selain sesi diskusi, peserta forum juga mengunjungi tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Semarang, yakni SPPG Polda Jawa Tengah, SPPG Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), dan SPPG Padalangan.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung implementasi program MBG serta membuka peluang kerja sama lintas negara dalam penguatan sistem pangan dan gizi.

Baca juga: Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Sebagai platform knowledge sharing, ASEAN–ID Nourish diikuti sekitar 120 peserta dari tujuh negara ASEAN, 11 negara mitra eksternal, serta sejumlah organisasi internasional dan masyarakat sipil.

Forum itu diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam isu kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga ketahanan pangan di kawasan.

Terkini Lainnya
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Semarang
Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Semarang
Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Semarang
800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

Semarang
Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com