Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Kompas.com - 27/04/2026, 18:42 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menunjukkan lonjakan signifikan pada tahun pertama kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025, Kota Semarang berhasil menembus 10 besar kota dengan status kinerja tinggi secara nasional.

Capaian tersebut menjadi peningkatan tajam dibandingkan evaluasi tahun sebelumnya. Pada 2024, Kota Semarang masih berada di peringkat ke-27 dengan skor 3,2962 dan berstatus kinerja sedang. Kini, nilainya meningkat menjadi 3,5709 dan mengantarkan Semarang masuk jajaran kota berkinerja tinggi.

Selain capaian di tingkat nasional, Pemkot Semarang juga meraih penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30, Semarang meraih peringkat Terbaik II dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota dengan skor 98,49.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Upacara Hari Otoda di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Bidang Pendidikan Ajang National Governance Awards 2026

Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menerima penghargaan dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya atas capaian Pemerintah Kota Semarang dalam Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,5709 dan status kinerja tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025 di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.Dok. Pemkot Semarang Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menerima penghargaan dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya atas capaian Pemerintah Kota Semarang dalam Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,5709 dan status kinerja tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025 di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Sementara itu, penghargaan nasional diberikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Lonjakan kinerja itu mencerminkan hasil konsolidasi internal, pembenahan tata kelola, serta penguatan fokus pada pelayanan dasar yang dilakukan sepanjang 2025.

Agustina Wilujeng menyatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dengan dukungan masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya saat memimpin upacara di halaman Balai Kota Semarang.

Agustina menegaskan, otonomi daerah harus mampu mendorong percepatan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Ketua Komisi II: Data Kependudukan Harus Jadi Basis Pelayanan Publik

Ke depan, lanjut dia, Pemkot Semarang berkomitmen menjaga tren positif tersebut melalui inovasi, penguatan birokrasi berbasis hasil, serta peningkatan kualitas layanan publik yang berdampak langsung bagi warga.

Terkini Lainnya
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang Jadi Tuan Rumah Forum ASEAN-ID Nourish, Bahas Gizi Anak dan Ketahanan Pangan

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Pawai Ogoh-ogoh Semarang Meriah, Agustina: Bukti Komitmen Merawat Harmoni

Semarang
Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Cegah Kecelakaan di Tanjakan Silayur, Aksi Dishub Semarang Hadang Truk Tuai Dukungan Warga

Semarang
Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Wali Kota Agustina Dukung Piala U-13 Semarang, Dorong Talenta Muda Menuju Level Profesional

Semarang
800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

800 Atlet Ikuti Sirnas Padel 2026 di Semarang, Terbesar Sepanjang Sejarah

Semarang
Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Peremajaan Transportasi Digeber, Agustina Wilujeng Tambah 10 Armada Baru Trans Semarang

Semarang
Respons Cepat Aduan Warga, Agustina Wilujeng Perintahkan DPU Keruk Drainase Gajah Raya

Respons Cepat Aduan Warga, Agustina Wilujeng Perintahkan DPU Keruk Drainase Gajah Raya

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Siap Semarakkan Semarang, Catat Info Rekayasa dan Kantung Parkir Resmi

Pawai Ogoh-ogoh Siap Semarakkan Semarang, Catat Info Rekayasa dan Kantung Parkir Resmi

Semarang
Wali Kota Agustina Bawa Semarang Masuk 3 Besar Kota Toleran Nasional

Wali Kota Agustina Bawa Semarang Masuk 3 Besar Kota Toleran Nasional

Semarang
Semarang Night Carnival 2026, 15 Negara Ramaikan Panggung Budaya di Jantung Kota Atlas

Semarang Night Carnival 2026, 15 Negara Ramaikan Panggung Budaya di Jantung Kota Atlas

Semarang
Pawai Ogoh-ogoh Semarang 2026 Tampilkan Seni Budaya Lintas Etnis, Wujud Nyata Kota Toleran

Pawai Ogoh-ogoh Semarang 2026 Tampilkan Seni Budaya Lintas Etnis, Wujud Nyata Kota Toleran

Semarang
6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

Semarang
Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Wali Kota Semarang Agustina Gaungkan Pengelolaan Sampah

Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Wali Kota Semarang Agustina Gaungkan Pengelolaan Sampah

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com