KOMPAS.com — Salah satu peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026, Heri Pari, tak bisa menyembunyikan rasa haru saat mengikuti parade budaya tersebut.
Meski sempat basah kuyup akibat hujan, pria asal Bondowoso, Jawa Timur, itu tetap berupaya menuntaskan penampilannya.
Heri yang mengenakan defile foniks sempat tampil di bawah guyuran hujan saat pembukaan SNC 2026. Meski cuaca dingin, ia tetap menunjukkan semangat.
“Tadi, saya sempat tampil karena saya masuk bagian nomor urut pertama. Saat opening, kami tampil, meski di bawah guyuran hujan,” ujar Heri.
Bagi Heri, tampil di tengah hujan menjadi pengalaman pertamanya. Meski demikian, ia tetap ingin menyelesaikan seluruh rangkaian acara.
Heri bersama sejumlah peserta lain kemudian diangkut menggunakan mobil terbuka dari Balai Kota Semarang menuju titik akhir di kawasan Simpang Lima.
Di lokasi tersebut, para peserta tetap diberi kesempatan untuk tampil di hadapan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan masyarakat yang telah menunggu.
“Karena hujan, beban kostum jadi lebih berat. Bagaimanapun caranya, kami harus tetap menjaga keseimbangan,” kata dia.
Baca juga: Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina
Untuk mengikuti SNC 2026, Heri telah mempersiapkan diri sekitar tiga bulan, termasuk merancang kostum yang akan dikenakan. Oleh karena itu, ia merasa kurang puas apabila tidak dapat menuntaskan seluruh rangkaian acara.
Ia sendiri sudah dua kali mengikuti SNC dan selalu terkesan dengan suasana Kota Semarang serta antusiasme para peserta dalam memeriahkan parade budaya tahunan tersebut.
“Mengikuti Semarang Night Carnival ini kebanggaan bagi saya. Di sini, saya bisa melebarkan sayap, mengingat saya berasal dari Bondowoso, Jawa Timur. Saya daftar acara ini secara pribadi,” ujarnya.
Agustina mengaku sempat khawatir karena para peserta sempat membubarkan diri akibat hujan deras. Usai reda, acara kembali dilanjutkan dan peserta tetap antusias untuk tampil. Ia pun merasa lega, akhirnya rangkaian SNC 2026 tuntas diselenggarakan.
Agustina memahami persiapan panjang yang dilakukan para peserta. Ia bahkan menyaksikan sejumlah peserta sudah bersiap sejak pagi, mulai dari mengenakan kostum hingga merias wajah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada peserta Semarang Night Carnival yang berjuang tetap perform dalam kondisi apa pun. Kami tunggu partisipasi mereka di tahun depan,” ujar Agustina.
Baca juga: Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas
Agustina mengakui sebagian peserta SNC 2026, termasuk dari luar negeri, tidak dapat menuntaskan penampilan hingga titik akhir di Simpang Lima.
Ia memahami kondisi tersebut karena setelah hujan deras, sejumlah titik di kawasan Simpang Lima tergenang air.