Wali Kota Semarang Sebut Digitalisasi Jadi Modal Memajukan Kesejahteraan Masyarakat

Kompas.com - 04/05/2023, 19:08 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan bahwa digitalisasi adalah modal dan pondasi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Digitalisasi tidak bisa sekali selesai, karena sifatnya dinamis bukan statis sehingga diperlukan update. Keberadaan digitalisasi juga menjadi pondasi dan dukungan penting untuk kemajuan ke depan,” ucap wanita yang akrab disapa Mbak Ita itu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/5/2023).

Hal tersebut Mbak Ita sampaikan saat membuka Seminar Nasional Smart City bertajuk Semarang Membahas di Shamrock Ballroom MG Setos Lantai 16, Kamis (4/5/2023).  

Baca juga: Sukoharjo Jadi Trending Topic di Twitter karena Dibilang Pelosok, Ini Tanggapan Diskominfo

Mbak Ita mengungkapkan, dukungan smart city telah mengantar Kota Semarang menyabet predikat kota terbaik penyelenggaraan pemerintah daerah (pemda) se-Indonesia. 

“Dalam satu kota, tidak mungkin semua hal yang terbaik karenanya bisa saling melengkapi,” terang Mbak Ita.

Mbak Ita menyebutkan, Kota Semarang juga terus berprogres dan melakukan pembenahan menuju 100 Smart City Indonesia yang diinisiasi oleh kementerian dan lembaga (K/L).

Adapun K/L yang dimaksud, yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri ), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kantor Staf Presiden.

Baca juga: BERITA FOTO: Wali Kota Bandung Yana Mulyana Tersangka Suap Proyek Bandung Smart City

Mbak Ita mengatakan bahwa dalam digitalisasi, terobosan dan inovasi bukan sekadar nama, tetapi harus dapat disertai dengan implementasi.

“Meski tantangan pengembangan smart city tidaklah mudah, namun diyakini kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak dapat membangun kota-kota cerdas yang lebih baik dan lebih maju ke depan,” ucapnya.

Oleh karenanya, ia berharap, keberadaan seminar nasional dapat menjadi sarana berbagi antardaerah sehingga dapat saling melengkapi.

Untuk diketahui, seminar yang diselenggarakan oleh Pemkot Semarang bersama Huawei Indonesia ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-476 Kota Semarang.

Baca juga: Cycling de Jabar 2023, Kolaborasi Sport Tourism Bangkitkan Ekonomi-Pariwisata

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting dalam perwujudan smart city, di antaranya Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas Suhono Harso Supangkat dan perwakilan dari Universitas Katolik (UNIKA) Semarang Ridwan Sanjaya.

Kemudian, hadir juga Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kemenkominfo Bambang Dwi Anggoro, Senior Account Manager PT Huawei Tech Investment Ignatius Beny Wiratmaka, perwakilan dari Inixindo Yogyakarta Andi Yuniantoro.

Selain mereka, seminar juga diikuti oleh kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia.

Tak hanya luring, peserta juga bisa mengikuti acara seminar tersebut melalui live streaming.

Dalam kegiatan seminar tersebut, dilakukan juga peluncuran aplikasi new Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan new Sistem Informasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Sidaksos) yang mengoneksikan berbagai data termasuk data warga miskin.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com