Biosalin Bikin Tanah Tidak Produktif Jadi Aktif, Mbak Ita Ingin Kecamatan Tugu Jadi Percontohan

Kompas.com - 21/01/2025, 17:03 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menginstruksikan perangkat kecamatan dan kelurahan termasuk Dinas Pertanian (Distan) Semarang untuk melibatkan petani di kelompok tani (poktan) di Kecamatan Tugu dalam pelatihan dan edukasi penanaman biosalin

Walkot yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengatakan, pengembangan teknologi biosalin sangat potensial untuk memanfaatkan lahan sawah yang sebelumnya tidak produktif. 

Pasalnya, sebut dia, teknologi biosalin memungkinkan tanaman padi tumbuh subur di lahan dengan tingkat salinitas tinggi. 

Inovasi tersebut terbukti meningkatkan hasil panen hingga mencapai 6-7 ton per hektar (ha), jauh lebih tinggi dibandingkan varietas padi biasa. 

“Kita harus memastikan semua petani di sini memahami teknologi ini. Jangan sampai tetangga dekat justru tidak tahu, sedangkan benih sampai ke daerah lain,” katanya.

Baca juga: 7 Lokasi di Semarang Sempat Terendam Banjir, Begini Kondisinya Kini

Hal tersebut disampaikan dalam acara Gerakan Pembudayaan Pertanian Perkotaan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Jumat (17/1/2025). 

Dengan total luas lahan sawah sekitar 400 ha di Kecamatan Tugu, Mbak Ita optimistis program tersebut akan mendukung swasembada pangan.

Sebab, kata dia, bila terjadi surplus benih padi, beras tersebut bisa menjadi bahan konsumsi pangan di Kota Semarang. 

Dia juga menegaskan keinginannya agar Kecamatan Tugu dijadikan percontohan penerapan teknologi biosalin di sektor pertanian sekaligus menjadi gudangnya benih biosalin. 

“Semoga Tugu ini menjadi contoh untuk daerah lain bahwa lahan idle bisa menjadi persawahan produktif yang sangat luar biasa,” tuturnya dalam siaran pers, Selasa (21/1/2025). 

Mbak Ita berharap, kawasan Tugu menjadi percontohan bahwa semua padi di kawasan ini merupakan produk biosalin dan dengan hasil lebih optimal untuk rawa dan daerah pesisir lainnya. 

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemkot Semarang Resmikan Embung Geomembran

Selain dilakukan tanam padi biosalin 1 dan 2, Mbak Ita juga meresmikan embung geomembran dan rumah produk olahan pertanian hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bank Jateng, Pertamina, dan Perusahaan Gas Negara (PGN). 

Mbak Ita mengapresiasi dukungan program tanggung jawab sosial (CSR) dari berbagai pihak yang telah menyumbangkan dana hingga Rp 5 miliar untuk mendukung program ketahanan pangan. 

"Geomembran ini bermanfaat dan dibutuhkan para petani sebagai sumber kolam penampungan air yang penting untuk pengairan sawah, khususnya saat kemarau," terangnya. 

Mbak Ita menilai, kolaborasi tersebut menjadi solusi atas keterbatasan anggaran di sektor pertanian. 

“Anggaran dinas pertanian kami memang kecil, tapi berkat bantuan BRIN, Bank Jateng, Pertamina, PGN dan lainnya, kami bisa mencapai target swasembada pangan lebih cepat,” katanya.

Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Pemkot Semarang Kenalkan Pertanian Terpadu di Sekolah

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Semarang
Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Semarang
Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Semarang
Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Semarang
Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Semarang
Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Semarang
Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Semarang
10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

Semarang
Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Semarang
Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Semarang
Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Semarang
Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Semarang
Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Semarang
Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Semarang
Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke