AHY Kunjungi Tol Semarang-Demak Seksi I, Lindungi Pesisir dan Tingkatkan Ekonomi Daerah

Kompas.com - 15/01/2025, 18:35 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah terus berupaya membangun infrastruktur strategis yang berdampak pada kehidupan masyarakat melalui Program Strategis Nasional (PSN).

Salah satu PSN itu adalah Tol Semarang-Demak Seksi I yang berfungsi ganda sebagai tanggul laut untuk mengatasi banjir rob di pesisir Semarang. 

Tol Semarang-Demak Seksi I dirancang untuk meminimalkan dampak banjir rob yang selama ini mengancam kawasan pesisir. 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) mengatakan, proyek itu tidak hanya menjadi jalan tol, tetapi juga simbol perlindungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. 

“Setelah rampung, lahan yang sebelumnya tergenang akan diubah menjadi kawasan ekonomi produktif,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (15/1/2025). 

AHY mengatakan itu saat mengunjungi lokasi pembangunan ruas Tol Semarang-Demak Seksi I di Semarang, Sabtu (11/1/2025). 

Baca juga: Begini Progres Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I

Tol Semarang-Demak dinilai menjadi adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan infrastruktur berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. 

AHY menegaskan, pemerintah akan terus berinovasi menghadirkan solusi yang melindungi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka. 

Proyek tersebut diharapkan selesai tepat waktu, menjadi tonggak penting dalam upaya pengendalian banjir rob, dan pengembangan pesisir Semarang-Demak sebagai pusat ekonomi baru.

Adapun proyek tersebut mencakup pembangunan tanggul laut sepanjang 26,9 kilometer (km) dengan teknologi inovatif, termasuk struktur bambu berlapis hingga 13 lapisan. 

Hingga kini, pengerjaan struktur bambu telah mencapai 5,2 km, menyisakan 1 km lagi untuk diselesaikan. 

Baca juga: Puluhan Hektare Mangrove Tergusur Proyek Tol Semarang-Demak, Ekosistem Laut dan Nelayan Terancam

Pembangunan itu melibatkan investasi senilai Rp 10,8 triliun dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan didukung kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Struktur bambu yang digunakan dirancang untuk menghadapi tekanan air laut, dengan tinggi timbunan mencapai 13,5 meter (m). 

Proses pemasangannya memerlukan ketelitian tinggi dan waktu pengerjaan hingga 425 hari. 

Proyek itu juga melindungi 576 hektar (ha) lahan dari genangan air laut, membuka peluang untuk pengembangan kawasan baru. 

Selain mengatasi banjir rob, Tol Semarang-Demak diharapkan meningkatkan konektivitas antara Semarang dan Demak sehingga memudahkan mobilitas barang dan manusia, sekaligus meningkatkan nilai ekonomis tanah di wilayah tersebut. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi pemerintah pusat dan masyarakat setempat. 

Baca juga: Tol Semarang-Demak Pakai Bambu, AHY Puji Karya Anak Bangsa

“Terima kasih kepada Presiden, pemerintah pusat, dan warga yang mendukung pembangunan ini. Dengan kolam retensi dan tanggul laut, kami optimistis banjir rob akan teratasi,” ucapnya. 

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Semarang
Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Semarang
Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Semarang
Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Semarang
Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Semarang
Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Semarang
Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Semarang
10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

Semarang
Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Semarang
Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Semarang
Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Semarang
Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Semarang
Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Semarang
Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Semarang
Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke