Tingkatkan Kunjungan Wisata, Revitalisasi Kawasan Pecinan Tahap Pertama Rampung

Kompas.com - 11/01/2025, 14:57 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil merampungkan tahap pertama program revitalisasi kawasan Pecinan

Tahap pertama penataan ini meliputi perbaikan jalan, pedestrian, dan saluran air di sejumlah ruas jalan yang ada di kawasan Pecinan.

Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti mengatakan, Dinas Permukiman (Disperkim) sudah melakukan penataan fasilitas jalan, pedestrian, termasuk lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Pekojan, Gang Mangkok, Gang Pasar baru, Gang Gambiran, Jalan Inspeksi, dan Gang Cilik.

Walkot yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengatakan itu yang akrab di kantor Pemkot Semarang, Jumat (10/1/2025).

Mbak Ita mengatakan, penataan itu diharapkan mampu menggeliatkan wisata Kota Semarang.

Sebab kawasan Pecinan termasuk bagian kawasan Semarang Lama selain Kota Lama dan Kampung Melayu. 

Baca juga: Banjir di Semarang Sebabkan Kerugian Rp 850 Miliar Setahun

“Ke depan, kawasan Pecinan ini akan dibuat menjadi kawasan khusus perdagangan sehingga wisata Semarang Lama dapat terintegrasi satu dengan yang lainnya," ujarnya dalam siaran pers.

Adapun keberadaan Pecinan di Kota Semarang sudah ada sejak 1679. 

Saat itu, imigran Cina datang dan hidup berdampingan dengan orang Jawa, Arab, dan Melayu. 

Komunitas Cina, baik pedagang kelas atas maupun kelas bawah, memainkan peran ekonomi di Semarang jauh sebelum kehadiran perusahaan dagang Belanda (VOC). 

Sampai pada 1742, VOC memindahkan orang-orang Cina yang kebanyakan tinggal di Gedong Batu ke daerah yang kini dikenal dengan Kawasan Pecinan di sepanjang Kali Semarang.

Di kawasan itu pula, konon, Laksamana Cheng Ho datang menggunakan kapal menyusuri Sungai Semarang hingga sekitar Kelenteng Tay Kak Sie. 

Baca juga: Cerita Siswa Makan Bergizi Gratis di Semarang, Lebih Hemat dan Bisa Nabung

Kelenteng terbesar itu sering digunakan umat Cina di Kota Semarang sebagai tempat ibadah dan perayaan keagamaan.

Mbak Ita mengatakan, kelenteng Tay Kak Sie sudah menjadi ikon Kota Semarang. 

Dengan berjalannya revitalisasi itu harapannya mampu mendongkrak aktivitas ekonomi kawasan sekitar. 

“Terlebih, sebentar lagi umat Tionghoa akan merayakan Imlek, ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk sembahyang bagi wisatawan asal Cina sekaligus bernostalgia," paparnya.

Dia juga menjelaskan mengenai anggaran yang digelontorkan Pemkot Semarang untuk mendukung program revitalisasi tersebut mencapai Rp10,5 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2024.

Sebelumnya, Pemkot Semarang bermaksud melakukan revitalisasi kawasan Pecinan secara bertahap dengan alokasi anggaran sebesar Rp 76 miliar.

Baca juga: Pemkot Semarang Cegah Kenakalan Remaja Lewat RDRM, Mbak Ita; Kami Sediakan Banyak Psikolog

Untuk langkah awal, Pemkot Semarang menggelontorkan sekitar Rp10,5 miliar dan pengerjaannya selesai pada Desember 2024. 

Adapun revitalisasi tahap kedua sekitar Rp 30 miliar dan sisanya pada tahap ketiga sekitar Rp 36 miliar.

Sesuai rencana, Mbak Ita mengatakan, penataan tahap kedua akan segera dilaksanakan pada 2025. 

Pihaknya kini tengah berkomunikasi dengan konsultan yang terlibat dalam revitalisasi kawasan Pecinan.

"Tahapan kedua masih dalam penggodokan detail engineering design (DED)-nya. Semoga tidak memerlukan waktu lama untuk pembahasan agar kawasan Pecinan tidak hanya lebih bagus bangunannya, melainkan ada marwahnya," tandasnya.

Baca juga: Diharapkan Teruskan Profesi Orangtua, Pemkot Semarang Berikan Beasiswa bagi Anak Nelayan dan Petani

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Pemkot Semarang Cairkan Rp 25 Juta per RT untuk HUT RI ke-80

Semarang
Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Lewat Pakta Integritas, Walkot Semarang Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Bebas Korupsi

Semarang
Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Denok dan Kenang Semarang 2025 Sudah Dinobatkan, Agustina Minta Mereka Jadi Duta Pembangunan

Semarang
Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Targetkan Bangun 177 Koperasi Merah Putih, Agustina: Harus Dirancang sesuai Kebutuhan Riil Warga Semarang

Semarang
Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Perkuat Kualitas Pendidikan PAUD, Wali kota Semarang Agustina Jalin MoU dengan Yayasan Kemala Bhayangkari

Semarang
Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Karnaval Paskah 2025 Kota Semarang, Masyarakat Sambut dengan Damai dan Gembira

Semarang
Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Kabar Gembira, Pemkot Semarang Sediakan Layanan Cepat PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Semarang
10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

10.000 Jemaat Ikuti Karnaval Paskah 2025, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin

Semarang
Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Sejumlah Titik di Kota Semarang Tergenang Air, Walkot Agustina Turun Langsung Periksa Keadaan

Semarang
Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Biayai BPJS Kesehatan 10 Ribu Warga Tak Mampu, Pemkot Semarang Tambah Anggaran UHC Rp 15 Miliar

Semarang
Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Agar Efisien dan Transparan, Pendaftaran SPMB TK hingga SMP Negeri Dibuka secara Online

Semarang
Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Kota Semarang Bakal Gelar Karnaval Paskah 2025, Simbol Kerukunan Umat Beragama 

Semarang
Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Walkot Agustina Ingin Kota Semarang Jadi Juara Umum Popda Jateng 2025

Semarang
Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Respons Keluhan Warga, Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Kontainer Truk Sampah

Semarang
Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Nanjing, Pemkot Semarang Buka Peluang Pertukaran Pelajar

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke