Pemkab Wonogiri Komitmen Tuntaskan Penyediaan Rumah Layak Huni, Bupati Jekek: Bantuan Perbaikan RTLH Telah Capai 16.748 Unit

Kompas.com - 11/11/2022, 11:17 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri berkomitmen hadir secara nyata untuk menuntaskan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, komitmen tersebut tersebut ditunjukkan Pemkab Wonogiri dengan mengintervensi program pembangunan rumah layak huni yang telah dilakukan antara tahun 2016-2022.

"Melalui berbagai sumber pendanaan, bantuan pembangunan perbaikan rumah layak tidak huni ( RTLH) telah mencapai angka 16.748 unit," ungkap Bupati yang akrab disapa Jekek ini dalam keterangan pers yang diterima kompas.com, Jumat (11/11/2022).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Joko Sutopo saat menyerahkan secara simbolis bantuan peningkatan kualitas RTLH di Pracimantoro, Senin (7/11/2022).

Jekek mengatakan, pembangunan perbaikan RTLH menjadi rumah layak huni itu akan terus bergerak mendekati 20.000 unit RTLH. Hal ini bisa terjadi apabila ada intervensi dari Dana Desa Tahun 2022 ditambahkan.

Baca juga: Pemkab Wonogiri Segera Saluran BLT DBHCHT, Bupati Jekek: Masing-masing KPM Dapat Rp 1,2 Juta

"Inilah bentuk semangat kebersamaan yang terwujud dalam intervensi penanganan RTLH oleh pemerintah, unsur pendukung, serta pembangunan rumah secara swadaya oleh masyarakat," ujar Jekek.

Lebih lanjut, Jekek mengatakan, ketersediaan rumah yang layak dan nyaman bukan hanya menjadi satu masalah utama bagi Pemkab Wonogiri.

"Penyediaan rumah layak huni menjadi isu dan program utama pembangunan global, nasional, regional maupun lokal yang harus tercantum dalam setiap dokumen perencanaan pembangunan dengan sasaran yang terukur," jelas Jekek.

Jekek menjelaskan, ada tiga nilai pokok yang menunjukkan keberhasilan pembangunan. Pertama, berkembangnya kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

Kedua, meningkatnya rasa harga diri masyarakat sebagai manusia, dan ketiga, meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memilih yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia.

Baca juga: Hadiri Panen Raya Jahe dan Lengkuas dari Program Pemberdayaan Perempuan, Bupati Jekek: Ini Program Sangat Tepat

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo berfoto bersama dengan warga usai menyerahkan secara simbolis bantuan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (7/11/2022).
Dok. Pemkab Wonogiri Bupati Wonogiri, Joko Sutopo berfoto bersama dengan warga usai menyerahkan secara simbolis bantuan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (7/11/2022).

“Rumah sebagai salah satu kebutuhan pokok, tentu juga harus mendapatkan perhatian untuk pemenuhannya, karena akan sangat menentukan kualitas pembangunan manusia. Rumah yang layak dan sehat akan menjadi tempat yang nyaman bagi proses interaksi suatu keluarga untuk pengembangan karakter dan kepribadian bangsa,” ucap Jekek.

Faktanya, kata Jekek, tidak setiap keluarga mampu mewujudkan hadirnya rumah tinggal yang layak sebagai tempat hunian sehingga butuh dukungan dari pihak-pihak lain.

"Untuk itu butuh keseriusan dari seluruh pihak dalam penanganan RTLH di Kabupaten Wonogiri. Dengan demikian secara bertahap, jumlah RTLH di Kabupaten Wonogiri dapat ditangani dan diturunkan jumlahnya," kata Jekek.

Orang nomer satu di Pemkab Wonogiri itu menjelaskan, secara keseluruhan bantuan peningkatan kualitas RTLH adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Wonogiri Tahun 2022 yang berjumlah 969 unit. Bantuan itu diserahkan di 12 Kecamatan yang seluruhnya sudah selesai 100 persen.

Kepada penerima bantuan, Jekek berpesan agar rumah yang telah di perbaiki, benar-benar menunjukkan perubahan yang signifikan dari kondisi sebelumnya.

Baca juga: BBM Naik, Pemkab Wonogiri Siapkan Subsidi Rp 6-8 Miliar untuk Transportasi Umum

Selain itu, ia mengapresiasi semangat tinggi yang telah dipergunakan secara maksimal dalam memperbaiki rumah masing-masing untuk mewujudkan rumah yang aman, nyaman dan sehat.

"Untuk rumah yang telah dibangun, selalu dijaga, dirawat dan dapat ditingkatkan sesuai kemampuan masing-masing. Dengan demikian tidak hanya menjadi layak huni tapi juga lebih indah dan estetis yang menciptakan rasa bahagia bagi penghuninya," ujarnya.

Terkini Lainnya
Kontrak Guru PPPK di Wonogiri Diperpanjang, Bupati Jekek: Selama Kinerjanya Baik Kontrak Diperpanjang

Kontrak Guru PPPK di Wonogiri Diperpanjang, Bupati Jekek: Selama Kinerjanya Baik Kontrak Diperpanjang

Wonogiri Maju
Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu

Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu

Wonogiri Maju
Bupati Jekek Tuntaskan Rehabilitas 25.002 RTLH di Wonogiri

Bupati Jekek Tuntaskan Rehabilitas 25.002 RTLH di Wonogiri

Wonogiri Maju
Berikan Beasiswa Perguruan Tinggi Rp 10 Miliar, Bupati Jekek Minta Mahasiswa Turun ke Masyarakat

Berikan Beasiswa Perguruan Tinggi Rp 10 Miliar, Bupati Jekek Minta Mahasiswa Turun ke Masyarakat

Wonogiri Maju
Raih Penghargaan dari Ombudsman RI, Bupati Jekek: Ini Hasil Kerja Sama Kolektif Pemkab Wonogiri dan Masyarakat

Raih Penghargaan dari Ombudsman RI, Bupati Jekek: Ini Hasil Kerja Sama Kolektif Pemkab Wonogiri dan Masyarakat

Wonogiri Maju
Program CMK dan IMK Pemkab Wonogiri Masuk Nominasi IGA 2024

Program CMK dan IMK Pemkab Wonogiri Masuk Nominasi IGA 2024

Wonogiri Maju
Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkab Wonogiri Bagikan Seragam Gratis untuk Belasan Ribu Siswa

Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkab Wonogiri Bagikan Seragam Gratis untuk Belasan Ribu Siswa

Wonogiri Maju
Netralitas Diperlukan ASN Saat Pilkada, Bupati Jekek Minta Mereka Bijak Bermedsos

Netralitas Diperlukan ASN Saat Pilkada, Bupati Jekek Minta Mereka Bijak Bermedsos

Wonogiri Maju
Kera Turun ke Lahan Pertanian, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Kembalikan Ekosistem Hutan

Kera Turun ke Lahan Pertanian, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Kembalikan Ekosistem Hutan

Wonogiri Maju
Serahkan Bantuan Rp 17,2 Miliar untuk Petani, Bupati Jekek Harap Ketahanan Ekonomi Wonogiri Terjaga

Serahkan Bantuan Rp 17,2 Miliar untuk Petani, Bupati Jekek Harap Ketahanan Ekonomi Wonogiri Terjaga

Wonogiri Maju
Wonogiri Masuk Wilayah Gempa Megathrust, Bupati Jekek: BPBD Gencar Sosialisasi Mitgasi Bencana di Desa

Wonogiri Masuk Wilayah Gempa Megathrust, Bupati Jekek: BPBD Gencar Sosialisasi Mitgasi Bencana di Desa

Wonogiri Maju
Pemkab Wonogiri Gandeng LPS untuk Atasi Krisis Air Bersih, Wabup Setyo Sampaikan Apresiasi

Pemkab Wonogiri Gandeng LPS untuk Atasi Krisis Air Bersih, Wabup Setyo Sampaikan Apresiasi

Wonogiri Maju
Wakil Bupati Wonogiri: Linmas Diperlukan untuk Jaga Pilkada Serentak 2024 Aman dan Tertib

Wakil Bupati Wonogiri: Linmas Diperlukan untuk Jaga Pilkada Serentak 2024 Aman dan Tertib

Wonogiri Maju
Cakupan Masyarakat Wonogiri Terdaftar JKN Lebih dari 100 Persen, Pemkab Raih UHC Awards 

Cakupan Masyarakat Wonogiri Terdaftar JKN Lebih dari 100 Persen, Pemkab Raih UHC Awards 

Wonogiri Maju
Cegah Korupsi, Bupati Jekek Minta Pimpinan OPD Wonogiri Tanda Tangani Pakta Integritas

Cegah Korupsi, Bupati Jekek Minta Pimpinan OPD Wonogiri Tanda Tangani Pakta Integritas

Wonogiri Maju
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com