Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Selasa, 30 November 2021
Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat memberikan materi dalam sarasehan terkait pupuk bersubsidi di Kabupaten Wonogiri, Selasa (23/11/2021).
DOK. Humas Pemkab Wonogiri Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat memberikan materi dalam sarasehan terkait pupuk bersubsidi di Kabupaten Wonogiri, Selasa (23/11/2021).

KOMPAS.com - Bupati Wonogiri Joko Sutopo berharap, para petani di wilayahnya dapat mengembangkan modifikasi dan inovasi.

Inovasi tersebut dilakukan guna mengantisipasi ketersediaan pupuk bersubsidi yang terbatas. Terlebih saat ini pemerintah pusat tidak dapat mencukupi seluruh kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani di masa tanam.

“Agar kebutuhan semasa musim tanam terpenuhi maka perlu adanya modifikasi dan inovasi para petani,” ujar pria yang akrab disapa Jekek itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/11/2021).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memberikan materi dalam sarasehan terkait pupuk bersubsidi di Kabupaten Wonogiri, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Stok Pupuk Bersubsidi di Jateng Dipastikan Aman Selama Musim Tanam Kedua

Dalam kesempatan itu, Jekek mengatakan, persoalan pupuk di Kabupaten Wonogiri memang kompleks.

Hal tersebut lantaran kebutuhan petani yang dituangkan dalam rencana definitif kebutuhan kelompok tani (RDKK) itu tidak bisa dipenuhi oleh pemerintah.

“Karena di dalam RDKK ada subsidi pupuk, maka pemerintah berharap ada kolaborasi kemampuan atau ketersediaan dari seluruh pihak terkait. Sebab, pupuk subsidi yang disediakan pemerintah tidak bisa meng-cover 100 persen,” kata Jekek.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kabupaten Wonogiri itu juga meminta agar keberadaan kartu tani bisa dimanfaatkan petani secara optimal.

Baca juga: Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Salah satunya memanfaatkan kartu tani untuk mengetahui pasti jumlah pupuk bersubsidi yang didapatkan dari pemerintah.

“Selain modifikasi dan inovasi, satu sistem juga dikontrol dengan kartu tani. Jadi harus ada pemahaman dari petani secara utuh apa itu to sistem kartu tani,” ujar Jekek.

Ia mengklaim dari 179.000 kartu tani yang dicetak hanya 58 persen yang baru digunakan petani. Sementara itu, sebanyak 42 persen sistem kartu tani belum digunakan para petani sebagai transaksi niaganya.

Menurut Jekek kompleksitas persoalan penyaluran pupuk subsidi tidak bisa serta merta diselesaikan dengan menerbitkan dengan satu sistem niaga.

Baca juga: Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi di Jabar Dipastikan Aman

“Butuh satu sosialisasi untuk pendampingan dan pemahaman agar tujuan besar pemerintah mengatur pemanfaatan pupuk bersubsidi sesuai target bersama,” ucapnya.

Hanya saja, Jekek menyadari bahwa sosialisasi dan pendampingan itu belum berjalan optimal.

Oleh karenanya, hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana menyosialisasikan kepada petani agar. Sosialisasi ini bertujuan agar ada satu pemahaman yang utuh bahwa proses niaga, kebermanfaatan transaksi pupuk yang diatur dalam kartu tani itu harus melibatkan semua pihak.

Untuk itu, kata Jekek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan memantapkan komitmen bersama antara pemangku kepentingan, baik dari bank sebagai mitra, produsen, distributor, pengecer, hingga petani yang tergabung dalam wadah kelompok atau gabungan kelompok petani (gapoktan).

Baca juga: Petani Bisa Pinjam Alsintan dengan Mudah Melalui Gapoktan

Seperti diketahui, pemerintah memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Maka dari itu, kata Jekek, pemberian pupuk bersubsidi harus memenuhi enam prinsip utama yang sudah dicanangkan atau disebut 6T, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu.

Lebih lanjut ia mengatakan, peran pemerintah daerah (pemda) dalam kebijakan pupuk bersubsidi hanya pada fungsi pengusulan rencana RDKK alokasi dan RDKK kebutuhan.

“Kami hanya monitoring aspek perniagaan pertani. Kalau nanti ada kekurangan kuota pupuk bersubsidi, maka kami berkewajiban mengusulkan penambahan kuota pupuk,” ucap Jekek.

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD
Wonogiri Maju
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes
Wonogiri Maju
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit
Wonogiri Maju
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir
Wonogiri Maju
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat
Wonogiri Maju
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah
Wonogiri Maju
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik
Wonogiri Maju
Wujudkan Wonogiri Maju, 615 Mahasiswa Beprestasi Terima Beasiswa Rp 7,5 Miliar
Wujudkan Wonogiri Maju, 615 Mahasiswa Beprestasi Terima Beasiswa Rp 7,5 Miliar
Wonogiri Maju
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini
Wonogiri Maju
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat
Wonogiri Maju
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan
Wonogiri Maju
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi
Wonogiri Maju
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024
Wonogiri Maju
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi
Wonogiri Maju
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan
Wonogiri Maju