Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Selasa, 20 April 2021
Bupati Wonogiri Joko Sutopo.
DOK. Humas Pemkab Wonogiri Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Wonogiri mengambil satu kebijakan pelonggaran terhadap ruang ekonomi, ruang publik dan ruang sosial setelah satu tahun masyarakat teredukasi tentang Covid-19.

Kebijakan kelonggaran itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Wonogiri No. 443.2/825 tentang Pemberlakuan Pelonggaran Kegiatan Perekonomian Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri.

“Berangkat dari pemikiran Covid-19 yang sudah berjalan satu tahun lebih, dalam kurun waktu satu tahun merupakan langkah strategis edukasi Covid-19 bagi masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (20/4/2021).

Dengan demikian, lanjut pria yang akrab disapa Jekek tersebut, masing-masing individu sudah paham kewajiban dan tindakan yang diperbolehkan serta dilarang.

Adapun, Pemkab Wonogiri mengambil kebijakan memberikan izin pembukaan tempat wisata dan ruang publik di masa pandemi guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Buka Lagi Mulai 17 April 2021

Jekek mencontohkan, pembukaan ruang ekonomi itu dengan memberikan izin pembukaan alun-alun untuk pedagang kaki lima berjualan. Namun, kapasitas yang diperbolehkan untuk berjualan 50 persen saja.

“Tetapi dengan catatan mereka harus memiliki tanggung jawab untuk menjadi tim mengakselerasi tingkat kepatuhan dan kedisiplinan warga masyarakat yang beraktivitas di alun-alun,” ujarnya.

Tak hanya alun-alun, tempat wisata juga boleh buka dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Untuk itu pihak-pihak terlibat seperti pedagang kaki lima, petugas, dan produk tertentu yang bergerak bidang wisata harus mempunyai tanggung jawab untuk memonitoring aktifitas pengunjung.

Jekek menyatakan, pembatasan pengunjung di ruang publik dan tempat wisata menjadi penting untuk mencegah penularan covid-19.

Baca juga: Tak Ditemukan Penularan Covid-19, Dua Sekolah di Wonogiri Kembali Belajar Tatap Muka

Ia mengkhawatirkan, bila tidak dilakukan pembatasan maka akan berpotensi tinggi terjadi penularan.

“Kami jangan dibandingkan dengan kabupaten lain yang tetap eksis. Faktanya mereka tingkat penularannya cukup tinggi. Kasus konfirmasi aktif tinggi dan meningga cukup tinggi,” jelasnya.

Jekek mengungkapkan, tingginya tingkat kedisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan menjadikan Wonogiri menjadi daerah terendah penularannya se-eks karesidenan Surakarta.

“Makanya kami sampaikan buah yang kami dapat dengan disiplin kita berada di angka-angka yang terendah se-eks karisidenan Surakarta,” ujar Jekek.

Perbolehkan hajatan

Lebih lanjut, Pemkab Wonogiri juga memperbolehkan warga menggelar hajatan dengan tetap ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Maka begitu ruang budaya dibuka bukan berarti sebebas-bebasnya. Kapasitas tetap dibatasi 50 persen dan wajib menerapkan protokol Covid-19. Hiburan tidak boleh besar campur sari dan yang lain. Cukup dengan orgen tunggal dan jam-jam tertentu,” jelas Jekek.

Kebijakan itu tertuang dalam SE Bupati Wonogiri No. 443.2/826 tentang Pelonggaran Hajatan Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonogiri.

Jekek mencontohkan, tamu undangan yang datang tidak boleh duduk di lokasi hajatan. Pasalnya hidangan untuk tamu sudah dikemas dalam kardus makanan sehingga bisa dibawa pulang ke rumah.

Begitu pula dengan hiburan diperbolehkan hanya berupa organ tunggal. Selain itu penyelenggaraan hajatan hanya boleh dilaksanakan pagi sampai sore hari.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Wonogiri Larang Bukber dan Halal Bihalal

“Intinya kapasitas dan pengawasan dilonggarkan, tetapi aspek teknis penanganan Covid-19 diselenggarakan secara ketat dan disiplin protokol kesehatan," imbuh Jekek.

Bagi penyelenggara hajatan wajib mengajukan perizinan kepada Kapolres dengan tembusan Kapolsek setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah desa. Selain itu, penyelenggara mengatur jumlah tamu agar tidak terjadi kerumunan.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026
Wonogiri Maju
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP
Wonogiri Maju
Bupati Wonogiri Harapkan Revitalisasi Waduk Gajah Mungkur Datangkan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Wonogiri Harapkan Revitalisasi Waduk Gajah Mungkur Datangkan Kesejahteraan Masyarakat
Wonogiri Maju
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi
Wonogiri Maju
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program
Wonogiri Maju
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program
Wonogiri Maju
Wonogiri Dinobatkan Sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia
Wonogiri Dinobatkan Sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia
Wonogiri Maju
Wujudkan Wonogiri Maju dan Sejahtera, Bupati Jekek Prioritaskan 4 Sektor Pembangunan
Wujudkan Wonogiri Maju dan Sejahtera, Bupati Jekek Prioritaskan 4 Sektor Pembangunan
Wonogiri Maju
Jadi Penyangga Kawasan Wisata Nasional, Wonogiri Siap Terapkan Smart City
Jadi Penyangga Kawasan Wisata Nasional, Wonogiri Siap Terapkan Smart City
Wonogiri Maju
Gelar Wonogiri Innovation Awards, Bupati Jekek Ingin Desa Punya Tata Manajerial Sendiri
Gelar Wonogiri Innovation Awards, Bupati Jekek Ingin Desa Punya Tata Manajerial Sendiri
Wonogiri Maju
Wonogiri Jadi Daerah Terkondusif Selama Pilkada, Bupati Jekek Apresiasi Masyarakat
Wonogiri Jadi Daerah Terkondusif Selama Pilkada, Bupati Jekek Apresiasi Masyarakat
Wonogiri Maju
Bupati Jekek Pastikan Pemkab Wonogiri Tanggung Biaya Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19
Bupati Jekek Pastikan Pemkab Wonogiri Tanggung Biaya Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19
Wonogiri Maju
Terjadi Lonjakan Kasus, Pemkab Wonogiri Kaji Kembali Kebijakan Hajatan di Masa Pandemi Covid-19
Terjadi Lonjakan Kasus, Pemkab Wonogiri Kaji Kembali Kebijakan Hajatan di Masa Pandemi Covid-19
Wonogiri Maju
Pemkab Wonogiri Gunakan APBD Rp 2,3 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian
Pemkab Wonogiri Gunakan APBD Rp 2,3 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian
Wonogiri Maju
Antisipasi Dampak Bencana, Pemkab Wonogiri Bentuk Tagana dan Desa Tangguh Bencana
Antisipasi Dampak Bencana, Pemkab Wonogiri Bentuk Tagana dan Desa Tangguh Bencana
Wonogiri Maju