HUT Ke-478 Kota Semarang, Walkot Agustina Ajak Warga Ambil Peran dalam Pembangunan

Kompas.com - 02/05/2025, 20:14 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengoptimalkan pembangunan kota.

Ajakan tersebut disampaikan Agustina saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-478 Kota Semarang di halaman Balai Kota, Jumat (2/5/2025).

Dalam pidatonya, Agustina mengutip kutipan inspiratif dari film animasi Jumbo

“Saya teringat kalimat karakter Oma ‘Setiap cerita pasti punya banyak peran. Cerita ini butuh peran kamu.’ Ini menggambarkan bahwa pembangunan Kota Semarang tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif dari seluruh warga,” ungkapnya.

Baca juga: Tema Hardiknas 2025: Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Menurut Agustina, semua pihak memiliki peran penting untuk mewujudkan Kota Semarang yang lebih hebat dan maju. 

“Bukan hanya saya, tapi kita semua punya tanggung jawab untuk membawa Kota Semarang melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Capaian positif 100 hari pertama

Pada momen tersebut, Agustina juga memaparkan berbagai capaian positif dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin. 

Lima program prioritas telah dijalankan, di antaranya pengelolaan sampah melalui gerakan Semarang Bersih yang menumbuhkan budaya baru, seperti pemilahan sampah di tingkat RT-RW, pembuatan eco-enzim, dan rumah maggot sebagai bagian dari ekonomi sirkular.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen memberikan beasiswa bagi 8.220 siswa dari keluarga kurang mampu serta menyelesaikan persoalan ijazah yang tertahan di sekolah-sekolah swasta. 

Baca juga: Hardiknas, Pemprov Banten Luncurkan Sekolah Gratis, Total 811 Swasta

“Bertepatan dengan Hari Pendidikan, kami meluncurkan Kartu Bus Gratis bagi pelajar dan mahasiswa ber-KTP Semarang,” ujar Agustina.

Ia juga memastikan pembangunan infrastruktur dasar akan menjadi fokus utama pada 2025, termasuk perbaikan jalan, jembatan, dan gorong-gorong. 

Di bidang kesehatan, Pemkot Semarang berkomitmen menambah kuota universal health coverage (UHC) dan memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal dan rentan.

Tak hanya infrastruktur fisik, Agustina juga menekankan pentingnya infrastruktur sosial, seperti pendidikan, kebersihan, kesehatan, dan kesetaraan. 

Salah satunya diwujudkan dengan pembangunan “Rumah Inspirasi” di setiap kecamatan sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Baca juga: Premanisme Bersenjata di Kemang: Krisis Keamanan Ruang Publik

“Terima kasih atas dukungan seluruh unsur pemerintahan, para pemangku kepentingan, dan masyarakat sehingga Kota Semarang mampu melangkah lebih jauh dan berlari lebih kencang menjadi makin hebat,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Agustina mengajak warga menikmati layanan bus rapid transit (BRT) Semarang secara gratis. 

“Masyarakat bisa naik BRT secara gratis mulai hari ini, Jumat (2/5/2025) sampai Kamis (8/5/2025) nanti,” pungkasnya.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com