Pemerintah Kota Semarang Raih Penghargaan Kehumasan

Kompas.com - Senin, 2 April 2018
Kota Semarang meraih penghargaan tiga kategori sekaligus, yaitu Kategori Pemerintah Kota terpopuler, Owned Media, serta program PR. Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO PR Indonesia dalam ajang PR Indonesia Award 2018 yang digelar di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya, Kamis (29/3/2018).

Dok. Humas Pemkot Semarang Kota Semarang meraih penghargaan tiga kategori sekaligus, yaitu Kategori Pemerintah Kota terpopuler, Owned Media, serta program PR. Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO PR Indonesia dalam ajang PR Indonesia Award 2018 yang digelar di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya, Kamis (29/3/2018).

KOMPAS.com - Kinerja Pemerintah kota Semarang kembali diapresiasi. Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Semarang memperoleh penghargaan tiga kategori sekaligus, yaitu Kategori Pemerintah Kota terpopuler, Owned Media, serta program PR, Kamis (29/3/2018) lalu.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO PR Indonesia dalam ajang PR Indonesia Award 2018 yang digelar di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya, Jawa Timur.

PR Indonesia Award atau PRIA merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah PR Indonesia terhadap kinerja Humas atau Public Relations bagi lembaga negara, Kementrian, Pemerintah daerah, BUMN, serta korporasi swasta se-Indonesia.

(Baca: Kota Semarang Kembali Raih Penghargaan IRSA 2017)

Menurut Founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan, ajang tersebut merupakan pesta ‘olimpiade’ paling komprehensif yang dihadirkan untuk mengukur kinerja dan produk humas atau PR sepanjang satu tahun.

“Ini dapat dijadikan persembahan dari PR atau Humas yang akan dibawa ke kantor masing-masing untuk menunjukkan bahwa peran PR sangat penting,” imbuhnya di depan 500 praktisi PR setanah air dan para pemimpin mulai dari kepala daerah hingga CEO.

Menurut dia, praktisi Humas ini adalah perangkat hebat bagi instansi. “Mari jadikan PR di kantor anda sebagai posisi yang strategis agar mudah menyosialisasikan keberhasilan-keberhasilan yang anda lakukan. Jangan sampai Humas hanya dijadikan sebagai tukang foto dan kliping koran,” ujarnya.

Awalnya kompetisi ini diikuti oleh lembaga negara dan korporasi swasta saja, tapi kemudian langkah-langkah ini mulai diikuti oleh Government PR (GPR) lain. Artinya, dia melanjutkan, sudah terjadi revolusi cara berpikir di instansi pemerintah.

(Baca juga: Dapat Tiga Penghargaan, Semarang Kini Jadi Kota Terbaik)

Sebanyak 16 juri dari praktisi PR pun dikerahkan untuk memberikan penilaian obyektif. Antara lain, Maria Wongsonagoro dan Magdalena Wenas (PR INDONESIA Gurus), Noke Kiroyan (Kiroyan Partners), Ariani Djalal (Kantor Staf Presiden), Troy Pantouw (Senior Consultant AIS Training and Consulting), Titis Widyatmoko (Pimred Brilio.net), Arbain Rambey (KOMPAS), Gunawan Alif (Indonesia CSR Society) serta bekerjasama dengan Insentia dalam menentukan instansi yang populer di Media.

 “Dari dua kali ini saya menjadi juri untuk PRIA, lompatan mereka tahun ini luar biasa,” kata Magdalena, juri kategori Program PR dan Departemen PR.

Selain itu, juri pun menyoroti hal menarik lain. Banyak kategori, khususnya Program PR, yang mengarah ke digital dan menyasar kaum milennial. “Yang pasti, juri mencari siapa di antara para peserta yang berani tampil fokus, clear, dan otentik,” kata Asmono yang juga didaulat sebagai juri Owned Media, Program PR, dan Departemen PR.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Semarang, Agus Joko Triyono, mengungkapkan bahwa pencapaian kali ini tidak lepas dari kerja keras staf humas dan sinergi dari OPD. “Kami berusaha terus menyajikan informasi yang cepat dan akurat melalui kanal-kanal informasi yang kami miliki seperti sosial media dan media informasi lainnya,” ujarnya.

(Baca: Semarang Siapkan CCTV Terintegrasi)

Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyatakan bahwa pihaknya merasa terkesan atas apresiasi yang diberikan oleh PR Indonesia. Menurutnya, Humas telah memberikan kontribusi yang optimal bagi Pemerintah Kota Semarang, utamanya dalam menginformasikan program dan kebijkan Pemerintah serta pencapaian-pencapaian yang telah diraih.

“Tanpa Humas dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang tentu kita sebagai pelayan publik tidak bisa berjalan dengan optimal. Saya berpesan bahwa Humas jangan berpuas diri. Jangan hanya menjadi bayang-bayang saja melainkan dapat menjadi kuda hitam serta dapat menciptakan inovasi-inovasi yang sejalan dengan tugas dan fungsinya,” katanya.

EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
semarang
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
semarang
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
semarang
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
semarang
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
semarang
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
semarang
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
semarang
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
semarang
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
semarang
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
semarang
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
semarang
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
semarang
Pemkot Semarang Percepat Vaksinasi untuk Masyarakat Umum Daerah Rentan
Pemkot Semarang Percepat Vaksinasi untuk Masyarakat Umum Daerah Rentan
semarang
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19
semarang