Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Senin, 15 Agustus 2022
Wali Kota (Walkot) Metro Wahdi Siradjuddin meresmikan Destinasi Wisata (Dewi) Amor, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Sabtu (14/8/2022).
DOK. Humas Pemkot Metro Wali Kota (Walkot) Metro Wahdi Siradjuddin meresmikan Destinasi Wisata (Dewi) Amor, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Sabtu (14/8/2022).

KOMPAS.com - Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin meresmikan Destinasi Wisata (Dewi) Amor, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Sabtu (14/8/2022).

Kegiatan tersebut juga dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI).

Pada kesempatan itu, Wahdi memberikan apresiasi akan keberadaan Dewi Amor.

Sebab, kata dia, keberadaan Dewi Amor bertujuan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, terutama pada sektor ekowisata di Metro.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, kami menyambut baik dan mengapresiasi adanya Dewi Amor,” ujar Wahdi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Metro Dinobatkan Jadi Kota Layak Anak Level Nindya, Walkot Wahdi: Alhamdulillah

Menurutnya, peresmian destinasi wisata Dewi Amor tidak lepas dari usaha Komunikasi Peduli Yosomulyo (Kopi-Yos) dalam upaya meningkatkan perekonomian dan fasilitas bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif serta pariwisata di kelurahan Yosomulyo.

Upaya yang dilakukan Kopi-Yos, kata Wahdi, sejalan dengan visi dan misi Kota Metro, yaitu mewujudkan kota berpendidikan, sehat, sejahtera, dan berbudaya.

Adapun salah satu misinya, yakni meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga (Wira).

“Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat meramaikan dan terus mengembangkan obyek wisata Dewi Amor sebagai satu bentuk ekonomi kerakyatan yang berkesinambungan,” jelas Wahdi.

Dengan adanya Dewi Amor, ia berharap, masyarakat bisa merasakan manfaat destinasi wisata ini dalam jangka panjang.

Baca juga: Menjajal Pasar Apung Banjir Kanal Barat, Destinasi Wisata Baru di Semarang

Tak lupa, Wahdi juga meminta kepada pengelola Dewi Amor agar memperhatikan aspek pendayagunaan masyarakat dan pemeliharaan sarana prasarana dengan sungguh-sungguh.

“Ke depannya, destinasi wisata Dewi Amor ini diharapkan mampu mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara lebih baik,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, penggerak destinasi wisata Amor Feri Sudarto mengatakan, berharap, obyek wisata tersebut akan menjadi pergerakan perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta bimbingan dari pemerintah daerah setempat dalam menjalankan Dewi Amor. Sebab, pihaknya menyadari bahwa masih memiliki banyak kekurangan dalam berbagai hal.

Untuk diketahui, Dewi Amor dibentuk oleh Kopi-Yos, komunitas yang bergerak di bidang perekonomian. Keberadaan destinasi wisata ini berawal dari Pasar Senja yang diadakan di lingkungan Amor saat bulan puasa.

Baca juga: Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

“Dari pasar itu, kemudian berlanjut karena antusias dari masyarakat yang cukup banyak. Maka dengan itu dibentuknya destinasi wisata Amor,” ujarnya.

Nama Dewi Amor sendiri diberikan karena obyek wisata ini juga berada di lingkungan Amor.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati