Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Selasa, 5 Juli 2022
Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin melakukan sosialisasi Jama-PAI di tingkat kecamatan se-Kota Metro untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Aula Kantor Camat Metro Selatan, Senin (4/7/2022).DOK. Humas Pemkot Metro Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin melakukan sosialisasi Jama-PAI di tingkat kecamatan se-Kota Metro untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Aula Kantor Camat Metro Selatan, Senin (4/7/2022).

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya menyiapkan genenasi emas Indonesia dengan memperhatikan kesehatan ibu dan anak, salah satunya dilakukan melalui program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (Jama-PAI).

Paling baru, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin melakukan sosialisasi Jama-PAI di tingkat kecamatan se-Kota Metro di Aula Kantor Camat Metro Selatan, Senin (4/7/2022).

Wahdi memaparkan, Jama-PAI merupakan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro yang berbentuk sinergi, kolaborasi, integrasi komprehensif kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Jama-PAI memiliki lima misi yang menjadi komponen dalam tindakan promotif dan preventif.

“(Pertama) Program Jama-PAI meliputi mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang ditermia Kompas.com, Selasa (5/6/2022).

Baca juga: Dorong Pembiayaan UMKM, Wapres Resmikan Bank Wakaf Mikro di Metro Lampung

Kedua, kata Wahdi, program Jama-PAI bertujuan mewujudkan masyarakat sehat jasmani rohani dan sosial. Ketiga, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan terhormat dan bermartabat.

Keempat, Lanjut Wahdi, program Jama-PAI berupaya untuk meningkatkan masyarakat produktif berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga.

“Kelima, (Jama-PAI) bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas infrastruktur fisik secara efektif, efesien berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Wahdi, program Jama-PAI juga diselenggarakan dalam bentuk gerakan bersama sinergi atau kolaborasi.

Dengan begitu, ada nilai kepatuhan terintergrasi dalam satu bentuk inovasi layanan kesehatan, terutama untuk kesehatan ibu dan anak.

Hal tersebut juga berguna dalam peningkatan kesehatan ibu sehingga upaya menuju peta Indonesia emas 2045 pada 100 tahun Indonesia merdeka bisa tercapai.

Baca juga: Jalin Kerja Sama dengan Jakarta, Kota Metro Kirimkan Produk Pangan UMKM ke DKI

Wahdi juga memaparkan, Jama-PAI memiliki tujuh pesan kunci untuk mencapai pembangunan kesehatan.

Tujuh pesan itu di antaranya pelayanan bagi calon pengantin, pemeriksaan kehamilan berkualitas dengan Request for the Quality of Prenatal Care Questionnaire (QPCQ), serta kehamilan aman dan persalinan bersih aman.

Ada juga pesan kunci untuk mencapai tata laksana komplikasi edukasi melalui Modified Early Obstetrics Warning Score (MEOWS), kesehatan ibu masa menyusui, kesehatan bayi dan balita dengan pencegahan dan intervensi stunting, remaja kesehatan reproduksi dan keluarga berencana (KB), serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti selaku ketua pelaksanaan kegiatan menyampaikan, sosialisasi JAMA-PAI digelar untuk membantu pembangunan Kota Metro.

“Tujuan dilakukan sosialisasi JAMA-PAI untuk membantu Kota Metro mencapai pembangunan kesehatan dalam mewujudkan generasi emas cemerlang,” katanya.

Baca juga: Berkunjung ke Lampung, Anies Baswedan Resmikan Monumen Sakai Sambayan di Kota Metro

Erla juga menyebutkan, sosialisasi tersebut menjadi langkah starategis Pemkot Metro dalam mencapai pembangunan dengan tujuan khusus menurunkan angka kematian ibu dan anak.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati