Usai Dilantik, Kembang-Ipat Fokus Realisasikan 3 Program Prioritas di 100 Hari Kerja

Kompas.com - 02/03/2025, 12:57 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat) menargetkan tiga dari 24 program unggulan untuk segera bisa direalisasikan dalam 100 hari kerja ke depan.

Namun, Kembang menyadari bahwa tantangan saat ini cukup sulit karena adanya efisiensi anggaran yang cukup besar dari pemerintah pusat.

Meski begitu, dirinya bersama Bang Ipat tetap optimistis jika program-program unggulan yang telah dicanangkan dapat direalisasikan sebelum 100 hari kerja.

Agar tepat sasaran, pihaknya pun telah menghitung program-program apa yang bisa dikerjakan mengacu pada 24 program unggulan itu.

Baca juga: Resmi Pimpin Jembrana, Pasangan Bang Ipat Berkomitmen Kembangkan Potensi Daerah

"Salah satu programnya adalah dana talangan tanpa bunga dan jaminan. Kami akan memberikan subsidi kepada salah satu bank untuk bisa kemudian anak-anak yang mau kerja ke luar negeri itu bisa meminjam," ujar Kembang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (2/3/2025).

Selanjutnya, tambah Kembang, ada program penyediaan mobil pikap bagi desa adat dan dinas untuk menunjang kegiatan masyarakat adat dan dinas.

Pihaknya mengaku akan menyiapkan sebanyak 21 hingga 70 unit mobil pikap pada gelombang pertama.

Terakhir, program rumah singgah untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat Jembrana yang pergi ke Denpasar, baik untuk berobat maupun urusan lainnya.

Baca juga: Resmi Pimpin Jembrana, Pasangan Bang Ipat Berkomitmen Kembangkan Potensi Daerah

"Kami juga siapkan rumah singgah. Jadi, tidak ada lagi masyarakat Jembrana yang menunggu pasien atau bahkan sampai tidur di gang rumah sakit. Nanti, masyarakat Jembrana bisa tidur di rumah singgah. Jalan 5-10 menit sudah bisa sampai," ucapnya.

Untuk merealisasikan semua target itu, Kembang menyebutkan bahwa dirinya telah berbagi peran dengan Bang Ipat dalam upaya melaksanakan efisiensi dan menggali potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan Wabup Ipat ke sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana untuk mengetahui hal-hal yang bisa diefisienkan ataupun dijadikan sumber PAD bagi Jembrana.

"Kami mempunyai visi misi dan program-program unggulan yang cukup banyak. Kami akan mencoba memaksimalkan pendapatan yang ada. PAD akan ditingkatkan. Kami juga coba lakukan pendekatan BKK ke provinsi, Badung, dan Gianyar, serta menggali potensi-potensi pendapatan baru yang selama ini belum tergali," kata Kembang.

Tak hanya itu, Bang Ipat pun direncanakan untuk melakukan reorganisasi terhadap empat hingga lima dinas.

Baca juga: Pangdam IX/Udayana Apresiasi Program MBG di Jembrana: Sudah Terpola dengan Baik

Ia juga akan melakukan penghematan perjalanan dinas, termasuk mengurangi kegiatan seremonial dan rapat-rapat, hibah, serta kajian-kajian.

"Beberapa efisiensi sudah kami lakukan. Namun, kami akan maksimalkan lewat desk anggaran. Kami akan lihat satu persatu di dinas ada tidak dana yang bisa diefisiensi. Itu kami mulai dari diri sendiri. Biaya perjalan dinas saya dan mamin juga dipotong. Kiranya, yang membuat belanja kurang tepat itu kami geser," kata Kembang.

Kembang menambahkan, beberapa penyesuaian terhadap anggaran akan terus dilakukan agar seluruh program-program dapat terealisasikan.

"Kami kerjakan dari 24 program sambil menyisir anggaran agar bisa memberikan yang lain," terangnya.

 

Terkini Lainnya
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Jembrana
Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Jembrana
Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com