Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Kompas.com - 03/07/2025, 15:26 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana merespons cepat musibah kapal tenggelam Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya yang terjadi di perairan Selat Bali, Kamis (3/7/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Madé Budiasa mengatakan, pihaknya bersama unsur terkait dikerahkan Bupati Jembrana I Madé Kembang Hartawan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan di lokasi kejadian.

“Terkait kejadian tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama di perairan Selat Bali, kami dari Pemkab Jembrana bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Pak Komandan Kodim (Dandim), Ibu Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) mengecek proses evakuasi,” ujarnya dalam siaran pers.

Pemkab Jembrana juga mengaktifkan posko darurat dan menyiapkan fasilitas medis untuk membantu korban yang selamat.

“Kami dan masyarakat juga bekerja sama mengevakuasi korban-korban yang ditemukan tadi di sekitaran Pantai Pebuahan, Pantai Candikusuma, dan Pantai Cekik,” terang Budiasa.

Baca juga: Daftar 14 Penumpang Selamat KMP Tunu Pratama Jaya yang Ditemukan di Pantai Jembrana

Ia menjelaskan, evakuasi di sekitar Pantai Pebuahan telah menemukan enam orang, terdiri atas dua orang selamat dan empat orang meninggal dunia.

“Dari evakuasi ini, kami sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jembrana dan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara menyiapkan ambulans,” jelas Budiasa.

Dia menyebutkan, ambulans itu digunakan untuk mengangkut korban yang selamat, sementara korban meninggal telah dievakuasi ke RSU Negara.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan medik RSU Negara Ngurah Putu Adnyana memastikan pihaknya siap menangani korban dari kapal tenggelam di selat Bali.

“Kami di pelayanan kesehatan, utamanya di RSU Negara sudah siap untuk menangani pasien ataupun korban dari kapal tenggelam,” tegasnya. 

Baca juga: Penumpang KMP Tunu Ditemukan Nelayan Jembrana: Saya Selamat karena Jaket Pelampung

Putu menyebutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta menyiapkan posko bencana di RSU Negara.

“Untuk saat ini, sudah ada petugas yang jaga. Kemudian, dari tim medis, kami sudah mengerahkan tim instalasi gawat darurat (IGD) di kamar jenazah yang juga ful tim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Putu mengatakan bahwa RSU Negara telah menerima enam pasien, terdiri atas dua orang selamat dan empat orang meninggal dunia.

“Untuk dua korban yang selamat kondisinya sangat baik, hanya mengeluh nyeri kepala, mual, dan mengalami hipotermia ringan. Jadi, sudah diberikan penanganan, diberikan konsumsi,” katanya. 

Adapun empat korban meninggal dunia terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan. Tim jenazah RSU Negara tengah melakukan visum luar untuk mengidentifikasi identitas para korban.

“Sudah ada dua jenazah yang dikenali keluarga korban. Saat ini sedang dalam proses administrasi untuk dibawa jenazahnya ke rumah masing-masing di Jawa Timur,” paparnya.

Baca juga: RSU Negara Jembrana Identifikasi 4 Jenazah Penumpang Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam

Putu menegaskan, RSU Negara siap menerima kedatangan korban evakuasi berikutnya, mengingat masih ada korban yang belum ditemukan.

“RSU Negara sudah siap dengan mobil jenazah, kemudian untuk tim IGD siaga 24 jam, dan posko bencana juga aktif 24 jam,” ujarnya.

Terkini Lainnya
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Jembrana
Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Jembrana
Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com