Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Kompas.com - 17/09/2025, 21:18 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mewajibkan toko modern berjejaring di wilayahnya untuk menampung dan menjual produk-produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jembrana.

Kebijakan itu merupakan bagian dari komitmen Pemkab Jembrana untuk memperkuat sektor UMKM dan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, ada tiga syarat toko ritel modern dapat beroperasi di Jembrana.

Pertama, mewajibkan menerima produk UMKM Jembrana masuk gerai. Kedua, menyisihkan corporate social responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat Jembrana. Ketiga, meniadakan penambahan unit toko baru. 

"Pada juni lalu, kami sudah bersepakat untuk tiga permohonan di atas. Hari ini, kami resmikan stan UMKM Jembrana di gerai Alfamart,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com. 

Baca juga: Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Hal tersebut dikatakannya dalam acara peluncuran produk UMKM lokal di gerai Alfamart, Jalan Gajahmada, Desa Dangintukadaya, Jembrana, Rabu (17/9/2025). 

Dalam acara itu, Kembang mengaku terkesan dengan display produk UMKM karena pengunjung langsung bisa melihatnya.

Kembang menambahkan, saat ini baru ada 13 produk dari 6 UMKM Jembrana yang masuk garai.

Dia berharap, jumlah itu bisa bertambah sekaligus mewajibkan toko ritel modern berkontribusi langsung kepada kemajuan UMKM. 

"Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dan berdaya saing,” terangnya. 

Kembang mengatakan, pihaknya juga akan meningkatkan kualitas UMKM Jembrana dengan mengikuti standar dari Alfamart. 

Baca juga: Sekian Lama Dinanti Siswa, Jembatan Gantung Sri Kirana di Jembrana Akhirnya Terwujud

"Kemarin sudah dilakukan proses kurasi dari beberapa produk yang diberikan. Kemudian, laporan terakhir ada 13 produk. Kami bersyukur ini bisa masuk dulu,” ujarnya.

Dia juga meminta UMKM lain yang belum bisa masuk agar bisa bersabar. 

Lebih lanjut, Kembang meminta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Jembrana untuk terus melakukan pendampingan dan memfasilitasi para pelaku UMKM. 

"Jangan sampai puas dan berhenti di sini. Jadi, harus terus tingkatkan produk-produk UMKM kita. Jangan biarkan mereka sendiri,” ungkapnya. 

Dia menyebutkan, upaya yang perlu dilakukan agar bisa masuk ke gerai ritel modern dan laku atau tidak akan kembali kepada kemampuan UMKM lokal.

Baca juga: Banjir di Bali, Bupati Jembrana Minta ASN Siaga Bantu Warga

Sementara itu, Corporate Communications di PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) Baharudin menegaskan, pihanya berkomitmen berkolaborasi terus untuk menghidupkan UMKM di Jembrana.

“Mudah-mudahan dengan launching UMKM yang ada di toko, kita bisa maju bersama, kita hidupkan UMKM di Kabupaten Jembrana,” katanya. 

Baharudin mengatakan, hal yang terpenting adalah UMKM bisa konsisten, terutama dari sisi produksi. Dia berharap, tidak ada kendala produksi produk UMKM, apalagi bila produk tersebut mendapat respons bagus di pasar. 

Terkini Lainnya
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Jembrana
Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Pemkab Jembrana Kerahkan Polres dan RSU Negara

Jembrana
Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Bantu 40 Penyandang Disabilitas, Pemkab Jembrana Bagikan Alat Bantu Senilai Rp 96 Juta 

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com