Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Kompas.com - 21/02/2026, 14:01 WIB
ADW,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bertepatan dengan satu tahun pelantikan pada Kamis (20/2/2025), Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Kembang-Ipat) memaparkan capaian kinerja kepemimpinan mereka. 

Mengusung semangat “Ikrar Pengabdian”, pasangan itu mengklaim telah merealisasikan 20 program unggulan.

Bupati Kembang Hartawan menegaskan, satu tahun pertama pemerintahannya menjadi ruang pembuktian. Di tengah tantangan infrastruktur dan kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana memilih bergerak dengan perencanaan matang.

Baca juga: Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Astungkara, beberapa program prioritas mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai jawaban atas janji yang kami emban,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (21/2/2026). 

Sektor kesehatan dan sosial

Di sektor kesehatan dan sosial, Pekab Jembrana menghadirkan layanan antar-jemput pasien rawat jalan yang berobat ke luar Kabupaten Jembrana untuk menekan biaya transportasi warga kurang mampu. 

Selain itu, disediakan pula Rumah Singgah di Denpasar, Bali, bagi keluarga pasien yang menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Pemerintah juga menyerahkan 70 unit kendaraan pikap kepada desa adat dan kelurahan guna menunjang kegiatan sosial dan budaya. Layanan massal gratis, seperti Ngaben, Metatah, dan sunatan, turut digelar untuk membantu masyarakat.

Pendidikan dan generasi muda

Di bidang pendidikan, nilai beasiswa mahasiswa berprestasi dinaikkan dari Rp 3 juta menjadi Rp 4,5 juta per semester. 

Tahun ini, beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa Universitas Terbuka serta mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di Kabupaten Jembrana.

Baca juga: Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan Gelar River Adventure, Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Rehabilitasi sekolah dilakukan secara bertahap, meliputi satu TK serta 18 SD melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN), serta empat SMP. 

Selain itu, pemerintahan Kembang-Ipat juga menghadirkan tes psikologi gratis bagi siswa SMP untuk memetakan minat dan bakat sejak dini.

Penguatan ekonomi lokal

Untuk mendukung ketahanan ekonomi, Pemkab menyalurkan dana talangan kepada koperasi kakao dan koperasi unit desa (KUD) guna menjaga stabilitas harga gabah dan kakao, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Bantuan juga disalurkan kepada kelompok ternak Jembrana.

Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, Pemkab menyiapkan skema kredit tanpa agunan, tanpa bunga dan biaya provisi. 

Baca juga: Mengenal Tiga Tokoh Seni yang Dikukuhkan sebagai Legenda Jegog Khas Jembrana

Di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Pemkab melakukan bedah 20 unit warung, menyediakan dua unit food truck, serta menjalin kemitraan dengan ritel modern. 

Penataan pedagang kaki lima (PKL) Dauhwaru juga dilakukan melalui relokasi ke lokasi yang lebih representatif.

Infrastruktur dan digitalisasi

Di bidang infrastruktur, pemerintah meningkatkan kualitas 20 ruas jalan kabupaten sepanjang 31,51 km serta 4,01 km jalan desa. Pembangunan jembatan gantung, sumur pertanian, dan bendungan turut dilakukan untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian.

Digitalisasi parkir diterapkan di Terminal Manuver Gilimanuk menggunakan sistem e-money untuk meningkatkan transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai 2026. 

Sementara itu, Mall Pelayanan Publik (MPP) kini menyediakan tenaga arsitek tersertifikasi untuk membantu warga menyusun gambar teknik Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis.

Adapun komitmen terhadap pelestarian budaya juga ditunjukkan melalui penyelenggaraan Jegog Spirit Festival. 

Pemkab Jembrana juga tetap menggelar kegiatan mekepung sebagai ruang ekspresi seniman lokal sekaligus penguatan identitas tradisi Jembrana.

Fokus tahun kedua

Memasuki tahun kedua pemerintahan, Kembang-Ipat menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk 2026. Beberapa di antaranya adalah penataan Jalan Ngurah Rai menjadi kawasan pedestrian yang estetik dan nyaman, serta pembangunan Jembrana Creative Hub sebagai pusat kolaborasi generasi milenial dan Gen Z di 17 subsektor ekonomi kreatif. 

Baca juga: Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Kemudian, pengawalan Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti Pengambengan, lapangan golf, RS Internasional Pekutatan, hingga pembangunan sekolah berbasis Hindu (Widyalaya) di Penyaringan.

Pasangan Kembang-Ipat menegaskan, percepatan pembangunan Jembrana membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Apa yang diraih hari ini bukanlah garis akhir. Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, pemuda, hingga pelaku usaha, untuk menyatukan langkah. Pembangunan Jembrana bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan penguatan karakter dan gotong royong,” ungkap keduanya.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com