Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Kompas.com - 16/02/2026, 13:19 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melepas keberangkatan grup kesenian legendaris Suar Agung untuk menjalankan misi budaya ke Jepang, Minggu (15/2/2026).

Pelepasan tersebut menjadi momentum bersejarah kembalinya Jegog, kesenian bambu khas Kabupaten Jembrana, ke Negeri Sakura setelah sempat terhenti beberapa tahun terakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menilai misi ini sebagai langkah strategis memperkuat identitas Jembrana sebagai Kota Jegog di kancah internasional.

Dalam sambutannya, Kembang menyampaikan kebanggaannya atas konsistensi Suar Agung membawa nama daerah ke panggung dunia.

Ia berharap, keberangkatan para seniman itu menjadi titik kebangkitan seni Jegog sekaligus mempertegas posisi Jembrana sebagai pusat kesenian tersebut.

"Saya atas nama Pemkab Jembrana merasa bangga melihat grup Suar Agung kembali mengawali tradisi misi budaya ke Jepang. Ini adalah langkah besar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat internasional terhadap potensi seni kita," ujar Kembang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Koordinator sekaligus pemimpin rombongan, Putu Bobi Agus Darma, menjelaskan tim pertama telah lebih dulu berangkat untuk proses penyetelan (tuning) instrumen. Selanjutnya, rombongan kedua yang terdiri dari 21 orang menyusul untuk melengkapi tim.

“Ini undangan dari pihak Jepang. Kami membawa misi besar untuk memperkenalkan kembali dentuman bambu khas Jembrana kepada masyarakat Jepang,” ucap Putu Bobi.

Menurutnya, keberangkatan ini menjadi babak baru kejayaan Jegog di Jepang di bawah pimpinan I Gede Oka, putra maestro almarhum I Ketut Suwentra (Pekak Jegog).

Suar Agung sendiri dikenal rutin memukau publik Jepang sejak 1980-an hingga 2016.

Selama 14 hari, Suar Agung dijadwalkan tampil dalam tiga pementasan besar di panggung utama serta enam pementasan skala menengah di tiga provinsi besar Jepang, yakni Fukuoka, Tokyo, dan Aichi (Nagoya).

“Kami mengawali kembali rutinitas yang dulu dirintis almarhum Pekak Jegog. Harapannya, pementasan ini menjadi agenda rutin tahunan yang memberi kontribusi nyata bagi Jembrana, baik dari segi citra budaya maupun dampak ekonomi kreatif,” jelas Putu Bobi.

Dukungan fasilitas kesenian 

Sebagai bentuk komitmen pelestarian Jegog, Bupati Kembang menyatakan Pemkab Jembrana akan menyiapkan panggung reguler bagi pertunjukan Jegog di kawasan Rambut Siwi.

“Ke depan, Jegog akan disiapkan panggung reguler di sana. Ini bentuk dukungan dan apresiasi kami dengan memberi ruang bagi seniman untuk terus berkarya dan memiliki panggung tetap,” katanya.

Putu Bobi mewakili keluarga besar Suar Agung menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Jembrana.

“Terima kasih kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Jembrana atas dukungan dan doanya. Kami bertekad menjaga nama baik daerah dan memastikan misi budaya ini berjalan sukses sesuai harapan masyarakat Jembrana,” ungkapnya.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com