Program Makan Bergizi Gratis Bergulir di Jembrana, 3.109 Porsi Makanan Didistribusikan ke 15 Sekolah 

Kompas.com - 09/01/2025, 12:47 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai bergulir di Kabupaten Jembrana, Bali.

Bupati Jembrana, Tamba menyampaikan bahwa kick off program Makan Bergizi Gratis dari program Asta Cita Prabowo-Gibran mulai diterapkan di Jembrana pada Senin (6/1/2025). 

Untuk mengawali program itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana akan mendistribusikannya ke 15 sekolah dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sampai sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Negara.

Sebanyak 3109 porsi makanan bergizi akan didistribusikan kepada para peserta didik secara bertahap dan akan terus berlanjut hingga bisa dinikmati sesuai yang terdata.

"Astungkara semua berjalan baik. Semoga terus berjalan baik. Perdana secara total di Jembrana ada 15 sekolah yang menjadi lokasi penerima manfaat program MBG," ucap Bupati Tamba dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/1/2025).

Dia mengatakan itu saat memantau pendistribusian makanan tahap awal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana, Senin. 

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Gizi Siswa, Bupati Jembrana Pantau Program Makan Bergizi Gratis

Tamba mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Jembrana serta pihak terkait yang sudah berkolaborasi membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

"Terima kasih tentunya kepada seluruh stakeholder yang menyukseskan kick off program MBG. Astungkara semua berjalan dengan baik," ujarnya dalam siaran pers.

Dengan demikian, Kabupaten Jembrana menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang mendistribusikan makanan bergizi kepada peserta didik yang diprogramkan pemerintah pusat.

Sesuai dengan hasil verifikasi dari Badan Gizi Nasional, Jembrana adalah salah satu kabupaten yang menerapkan program tersebut dan memiliki dapur sehat

Tanggung jawab pendistribusian makanan yang ditunjuk sebagai mitra adalah Yayasan Boga Bahagia Jembrana.

Hadir dalam kesempatan itu Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1617/Jembrana M Adriansyah dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jembrana Endang Tri Purwanto.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Komandan Kodim 1617/Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah dan Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengecek pendistribusian makanan tahap awal Program Makan Bergizi Gratis di SD 1 Banjar Tengah, Jembrana, Bali, Selasa (31/12/2024).DOK. Pemkab Jembrana Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Komandan Kodim 1617/Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah dan Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengecek pendistribusian makanan tahap awal Program Makan Bergizi Gratis di SD 1 Banjar Tengah, Jembrana, Bali, Selasa (31/12/2024).

Komandan Kodim 1617/Jembrana M Adriansyah mengatakan, Jembrana merupakan kabupaten dengan satu-satunya dapur sehat yang sudah dapat beroperasi dan sudah terverifikasi Badan Gizi Nasional.

"Jadi, seluruh Indonesia itu yang terverifikasi dan bisa melaksanakan dapur sehat itu 181 dapur. Dari 52 itu adalah milik dari Badan Gizi Nasional,” ujarnya.

Baca juga: Pria di Jembrana Modifikasi Mobil dengan Tangki Tambahan untuk Timbun BBM Bersubsidi, Berakhir Ditangkap

Dia menyebutkan, Bali seharusnya memiliki tiga dapur sehat di tiga titi, tetapi belum bisa beroperasional semua.

“Bali saat ini diwakili Jembrana sudah terverifikasi dengan Badan Gizi Nasional. Astungkara, hari ini berjalan dengan baik," ungkapnya.

M Adriansyah menambahkan, saat ini hanya terdapat satu dapur sehat yang hanya bisa memenuhi 3.109 paket makanan bergizi. 

Oleh karenanya, agar bisa memenuhi 58.000 paket makan bergizi untuk peserta didik di Jembrana, perlu segera ditambah jumlah dapur terverifikasi.

M Adriansyah beharap, akan ada 21 dapur lain yang dapat segera beroperasi.

"Seharusnya sesuai dengan jumlah siswa, yaitu 58.000, kalau kami hitung kasar 1 dapur 3.109, berarti harus ada 21 dapur,” katanya.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan IKM, Disnakerprin Jembrana Gelar Temu Bisnis dan Pameran IKM

Dengan begitu, kata dia, dapur sehat yang terlaksana, yaitu Boga Bahagia, hanya mampu mendistribusikan 3.109 makanan di 15 sekolah. 

“Ke depannya, diharapkan 21 dapur di seluruh Kabupaten Jembrana dari Pekutatan sampai Melaya, ini akan bertahap," ujarnya.

Adapun tiga sekolah yang mendapat perhatian dari bupati beserta jajaran, yakni SD 1 Banjar Tengah, SD 2 Kaliakah, serta SMP 2 Negara yang seluruhnya berlokasi di Kecamatan Negara.

Terkini Lainnya
Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Satu Tahun Kepemimpinan Kembang-Ipat di Jembrana, Hadirkan 20 Capaian Strategis

Jembrana
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com