Pangdam IX/Udayana Apresiasi Program MBG di Jembrana: Sudah Terpola dengan Baik

Kompas.com - 15/01/2025, 12:26 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Muhammad Zamroni memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jembrana.

"Saya kira di Jembrana sudah berpengalaman, (program MBG) sudah seminggu berjalan, dan sudah terpola dengan baik. Mudah-mudahan, bisa kita tingkatkan kualitasnya mulai dari pelayanan hingga kualitas makanan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (15/1/2025).

Dengan begitu, lanjut Zamroni, program pemerintah yang sangat baik ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu.

Baca juga: Kisah Haqiqi, Dulu Mahasiswa Kurang Mampu di ITB Kini Punya Usaha Pertambangan

Pernyataan tersebut disampaikan Zamroni saat meninjau pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat di Yayasan Boga Bahagia Jembrana (BBG) dan program MBG di SMP Negeri 2 Negara, Selasa (14/1/2025).

Kedatangan Pangdam IX/Udayana yang didampingi pejabat Kodam IX/Udayana disambut baik oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Forkopimda Jembrana.

Bupati Tamba mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Pangdam IX/Udayana terhadap pelaksanaan program di Jembrana.

"Astungkara, Pangdam IX/Udayana sudah melihat dan menilai langsung dapur di Yayasan BBG, mulai dari proses penyediaan hingga distribusi dan pelaksanaan MBG di SMP Negeri 2 Negara," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Distribusi 2 Juta Vaksin PMK sampai Maret 2025

Pastikan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan MBG

Untuk diketahui, kunjungan Pangdam IX/Udayana bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung mekanisme pelaksanaan MBG yang merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

Pada kesempatan tersebut, Zamroni menjelaskan bahwa Kodim pertama yang mendirikan dapur di Bali sebenarnya adalah Kodim di Karangasem.

Namun, kata dia, pelaksanaan di Karangasem masih dalam tahap awal dan belum optimal. Sebaliknya, Jembrana sudah lebih dulu menjalankan program MBG, bahkan sebelum wilayah lainnya mulai bergerak.

Baca juga: Penjelasan Zulhas soal Dana MBG, Bisa Capai Rp 420 Triliun untuk 2025

"Di Karangasem, dapur baru saja didirikan kemarin, dan pelaksanaannya masih mencari pola yang baik. Tetapi di Jembrana, pelaksanaannya sudah jauh lebih efisien dan tidak semrawut seperti di tempat lain yang baru bergerak," jelas Zamroni.

Ia juga menyoroti bahwa program MBG memang inisiasi dari pemerintah, dengan dapur-dapur yang dibangun di tanah TNI, dan komandan kodim yang bertanggung jawab atas pengaturan titik-titik pembangunan serta distribusi makanan bergizi.

Terkini Lainnya
Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Bupati Jembrana Lepas Misi Budaya Suar Agung ke Jepang, Perkuat Identitas Kota Jegog

Jembrana
Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan

Pemkab Jembrana Dukung Pengembangan "Gelar River Adventure", Bupati Kembang: Cocok untuk Relaksasi

Jembrana
Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Transfer Pusat Turun Rp 99,4 Miliar, Bupati Jembrana Instruksikan Penghematan Ketat

Jembrana
Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Pemkab Jembrana Luncurkan JISC, Permudah Investor Tanpa Hambatan

Jembrana
Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Dorong Dapur Bersih, 10.000 Meter Persegi Keramik Disalurkan Kepada IKM Jembrana

Jembrana
Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Lewat Program Kredit Bersubsidi, Bupati Jembrana Antar Langsung 2 PMI ke Luar Negeri

Jembrana
“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

“Raya Jembrana”, Cokelat Premium dari Ketekunan Petani Kakao Jembrana

Jembrana
Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Baler Bale Agung Jadi Kelurahan Terbaik Bali 2025, Bupati Jembrana: Bukti Program Unggulan Terimplementasi

Jembrana
Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Pemkab Jembrana Wajibkan Ritel Modern Tampung Produk UMKM Lokal

Jembrana
Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Bupati Kembang Resmikan Jembatan Gantung Yehembang, Permudah Akses Siswa ke Sekolah

Jembrana
Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Hari Kemerdekaan RI, Bupati Jembrana Lepas Ekspor Kakao ke Belanda

Jembrana
Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara,

Peringatan HUT Ke-130 Kota Negara, "Negaroa Pride"' Diusung Satukan Kebanggaan Lokal dan Jati Diri Daerah

Jembrana
Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Lindungi Petani Lokal, Pemkab Jembrana Salurkan Pinjaman Rp 2,9 Miliar ke KUD untuk Serap Gabah

Jembrana
Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Respons Musibah di Selat Bali, Bupati Jembrana Inisiasi Upacara Segara Kerthi Mulang Pekelem

Jembrana
Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Bupati Jembrana Beri Penghargaan 22 Nelayan dan Relawan Penolong Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Jembrana
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com