Ramaikan BUBOS 2022, Pemkab Sumedang Bagikan 1000 Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Kompas.com - 24/04/2022, 19:07 WIB
Tim Konten,
Wandha Nur Hidayat

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat ( Jabar) kembali mengadakan Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS) yang keenam kali pada Ramadan 2022.

BUBOS merupakan agenda tahunan Provinsi Jabar yang diisi dengan kegiatan sosial berupa pembagian makanan untuk berbuka puasa, paket sembako, dan beberapa kegiatan lainnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan BUBOS bertujuan untuk menambah makna Ramadan 1443 Hijriah. Adapun kegiatan tersebut dilakukan bersama perwakilan dari 27 kabupaten dan kota se-Jabar.

Agenda BUBOS kali ini digelar secara virtual dan tanpa kegiatan buka puasa bersama maupun open house.

"Sesuai arahan Presiden RI bahwa pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) tidak melaksanakan buka bersama dan open house, sehingga BUBOS tahun ini dilaksanakan dengan Bulan Suci Berbagi On The Street," tutur pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Kendati demikian, beberapa agenda BUBOS tetap dilakukan secara offline oleh masing-masing daerah. Salah satunya seperti yang dilakukan Kang Emil bersama Ketua Jabar Bergerak, Atalia Praratya Kamil, di Alun-Alun Kabupaten Kuningan pada Sabtu (23/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut, keduanya hadir menggunakan pakaian bernuansa budaya nusantara sekaligus menyapa perwakilan 27 kabupaten dan kota se-Jabar secara virtual.

"Acara puncak (BUBOS) dilaksanakan di Kabupaten Kuningan sebagai tuan rumah dan diikuti oleh 27 kabupaten/kota se-Jabar secara virtual," jelasnya.

Selain dihadiri oleh para perwakilan dari Jabar, Kang Emil menyebut pihaknya juga tidak lupa mengundang lebih banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Pada BUBOS, kami melibatkan peserta lebih banyak yakni warga asal Jabar yang tinggal di enam provinsi lain, di antaranya Papua, Gorontalo, Bali, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatera Utara," katanya.

Kang Emil menambahkan kegiatan BUBOS juga diselingi dengan berbagai acara hiburan. Mulai dari Kontes Juara Anak Soleh (KOAS), Lomba Pramuka, Rantang Pramuka, Rantang Guru, Rantang Cinta, Komunitas Berbagi, dan Rantang ASN atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan BUBOS dapat berjalan lancar di seluruh kabupaten dan kota.

"Tentunya kegiatan ini, yang merupakan gerakan serentak terbesar, (semoga) bisa menginspirasi seluruh rakyat Indonesia," ujar Kang Emil.

Program sembako Kabupaten Sumedang

Sejalan dengan aktivitas yang dilakukan di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang juga melaksanakan agenda serupa di halaman Gedung Negara.

Agenda tersebut dihadiri oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Susi Gantini.

Hadir juga Ketua Jabar Bergerak Sumedang Yanti Krisyana Dewi, para kepala perangkat daerah Kabupaten Sumedang, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam acara tersebut, Dony mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang telah melaksanakan penyerahan bantuan 1000 Rantang Cinta dari Jabar Bergerak Provinsi.

"Ada pula bantuan 1000 Sembako dan penyerahan bantuan Romantis (Rumah Gratis)," ungkap Dony.

Ia pun berharap agenda rutin tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah kegiatan yang terus meningkat.

"Kegiatan ini sangat dinanti karena memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya masyarakat prasejahtera," tuturnya.

Masih pada agenda yang sama, Dony didampingi Susi Gantini dan perwakilan Forkopimda juga turut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Baznas Kabupaten Sumedang.

Sembako tersebut akan disalurkan langsung kepada para penarik becak dan masyarakat prasejahtera. Tak lupa, selepas acara, Dony bersama Susi Gantini mengunjungi Alun-alun Kabupaten Sumedang untuk menyapa masyarakat yang sedang ngabuburit.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com