Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN

Kompas.com - 31/07/2023, 16:01 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang "Center of Excellence Manajemen Aparatur Sipil Negara Berbasis Sistem Merit Jabar" antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (28/7/2023).

"Kami menyambut baik penandatanganan ini dari KASN bersama Pemprov Jawa Barat dalam rangka me-review, mengevaluasi, dan mengapresiasi sebuah inovasi dari reformasi birokrasi Pemprov Jabar berupa sistem merit yang kami kembangkan di tahun-tahun terakhir ini," ungkap Ridwan Kamil dalam sambuatannya secara daring di acara tersebut.

Adapun penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar Setiawan Wangsaatmaja dan Ketua KASN Agus Pramusinto.

Penandatanganan tersebut dilakukan karena Pemprov Jabar dalam manajemen ASN berhasil menerapkan sistem merit dengan kategori sangat baik dengan nilai tertinggi, yakni 396,5 pada 2022.

Baca juga: Berjasa dalam Pembangunan Zona Perdagangan Bebas, Gubernur NTT Terima Medal of Merit dari Presiden Timor Leste

Kang Emil mengatakan, "Center of Excellence Manajemen Aparatur Sipil Negara Berbasis Sistem Merit Jabar" dibutuhkan untuk memastikan kinerja ASN Pemprov Jabar agar memiliki tiga nilai dasar, yakni integritas, profesional, dan ketulusan melayani.

Kang Emil meyakini bahwa sistem yang dibantu secara digital dengan menggunakan teknologi terbaru akan memastikan objektivitas dalam melakukan rotasi dan mutasi terhadap aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Jabar. Hal ini pun akan menjadi inspirasi untuk instansi lainnya di Indonesia.

"Kami juga mengadakan yang namanya Employee of the Month, juga tunjangan remunerasi kinerja berbasis objektivitas dan pencapaian. Mudah-mudahan inovasi yang akan dibahas ini menjadi sebuah pelajaran, inspirasi untuk instansi lainnya di Indonesia," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (31/7/2023).

Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar)  berfoto bersama Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto dan jajarannya usai penandatanganan Memorandum of Understanding (moU) tentang Center of Excellence Manajemen Aparatur Sipil Negara Berbasis antara Pemprov Jabar dengan KASN, di Kota Bandung, Jumat (28/7/2023).DOK. Pemprov Jabar Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berfoto bersama Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto dan jajarannya usai penandatanganan Memorandum of Understanding (moU) tentang Center of Excellence Manajemen Aparatur Sipil Negara Berbasis antara Pemprov Jabar dengan KASN, di Kota Bandung, Jumat (28/7/2023).

Sementara itu, Ketua KASN Agus Pramusinto mengungkapkan bahwa MoU ini akan memudahkan dan mempercepat perbaikan birokrasi di daerah-daerah seluruh Indonesia.

"Dan hari ini kita bersama-sama menandatangani 'Center of Excellence' yang digambarkan di situ ada merit system simulation, merit system community, merit system mentoring, dan lain-lain," kata Agus.

Ia berharap "Center of Excellence Manajemen ASN Berbasis Meritokrasi Jabar" bisa terealisasi di instasi daerah di seluruh Indonesia.

"Tentu saja referensinya adalah Jabar. Saya kira ini luar biasa, mudah-mudahan kerja sama ini bisa bermanfaat bagi kebaikan bangsa," ujar Agus.

Baca juga: Pemkot Cilegon Raih Penghargaan Sistem Merit dengan Kategori Baik dari Kemenpan-RB

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com