Kang Emil Minta 6 Kepala Daerah di Jabar Kelola Bersama TPPAS Legok Nangka

Kompas.com - 29/10/2021, 09:50 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani kesepakatan bersama enam kepala daerah Bandung Raya dan Garut perihal kerja sama pengelolaan TPPAS Regional Legok Nangka di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (27/10/2021)
DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menandatangani kesepakatan bersama enam kepala daerah Bandung Raya dan Garut perihal kerja sama pengelolaan TPPAS Regional Legok Nangka di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (27/10/2021)

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta enam kepala daerah di provinsi yang ia pimpin ini untuk sepakat mengelola Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka secara bersamaan.

Adapun enam kepala daerah tersebut yaitu Wali Kota Bandung Oded M Danial, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, dan Bupati Garut Rudy Gunawan.

“Kami harus sepakat bahwa masalah sampah ini menjadi urusan bersama. Sebab, untuk urusan regional tidak bisa dilakukan mandiri," imbuh Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/10/2021).

Pernyataan tersebut Kang Emil sampaikan saat menandatangani naskah perubahan perjanjian kerja sama pengelolaan TPPAS Regional Legok Nangka bersama empat kepala daerah di Bandung Raya dan perwakilan dari Sumedang serta Garut di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan, Bandung Raya dihitung sebagai aglomerasi Cekungan Bandung, termasuk dalam urusan sampah.

Cekungan Bandung sendiri berakhir di Kabupaten Garut. Oleh karenanya, Kang Emil turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Garut untuk turut serta dalam pengelolaan sampah berkelanjutan tersebut.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memiliki kewenangan dalam urusan sampah regional atau lintas daerah,” ucapnya.

Terkait finalisasi TPPAS Legok Nangka, Kang Emil mengaku bersyukur program tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Terlebih, sudah ada komitmen dari enam daerah perihal jumlah tonase sampah.

Baca juga: Pemdaprov Jabar Subsidi Tipping Fee TPPAS Regional Legok Nangka

“Akhirnya tonase sampah tersebut dapat memenuhi perhitungan perekonomian dari proyek Legok Nangka,” ujarnya.

Pemenuhan perekonomian yang dimaksud adalah tonase sampah di TPPAS Legok Nangka harus memenuhi batas maksimal sesuai ketetapan pemerintah pusat agar pengolahan sampah dapat memberi nilai ekonomi.

“Kalau tidak masuk ke dalam hitungan ekonomi, maka subsidi senilai Rp 1,7 triliun rupiah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak akan turun,” imbuhnya.

Baca juga: Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan Kemenkeu

Dalam kesempatan tersebut Kang Emil mengatakan, TPPAS Regional Legok Nangka akan mulai beroperasi pada 2023.

Dengan begitu, enam daerah dari Bandung Raya hingga Garut dapat membuang sampah mereka ke TPPAS Regional Legok Nangka mulai 2023 yang sebelumnya melakukan pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Bandung Barat.

Insya Allah pada 2023 akan menjadi penutupan TPA Sarimukti. TPPAS Regional Legok Nangka sudah bisa berfungsi di tahap satunya,” ucapnya.

Selain sampah Bandung Raya, Kang Emil mengatakan, TPPAS Regional Lulut Nambo di Kabupaten Bogor juga menjadi atensi pihaknya untuk segera diselesaikan.

Baca juga: Proyek TPPAS Lulut Nambo Dilanjutkan, Jabar Sedot Investasi 133,3 Juta Dollar AS

Untuk diketahui, TPPAS Regional Lulut Nambo akan menjadi tempat pengelolaan sampah kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), dan Tangerang di Provinsi Banten.

Rencananya, TPPAS Regional Lulut Nambo akan mulai beroperasi pada 2022 dengan persentase kapasitas pengelolaan sampah sekitar 40 persen.

Terkini Lainnya
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
jawa barat
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
jawa barat
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
jawa barat
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
jawa barat
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
jawa barat
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
jawa barat
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
jawa barat
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
jawa barat
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
jawa barat
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
jawa barat
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
jawa barat
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
jawa barat
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
jawa barat
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke