Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Fathia Yasmine
Kompas.com - Minggu, 25 Juli 2021
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam.Dok. Pemda Jabar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam.

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ( Jabar) berencana menyalurkan sejumlah bantuan sosial ( bansos) kepada masyarakat sebagai salah satu usaha mendongkrak perekonomian rakyat.

Penyaluran bansos ditujukan kepada masyarakat yang terdampak aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), terutama pelaku usaha, pekerja seni, dan pekerja harian lepas.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam mengungkapkan, sebanyak 1,9 juta keluarga rumah tangga sasaran (KRTS) akan menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jabar.

Angka tersebut didasarkan pada penerima bantuan sosial (bansos) 2020 yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh pemerintah pusat. 

Baca juga: Pemerintah Beri Bansos untuk Kepala Keluarga yang Positif Covid-19

Adapun dana bansos tersebut berasal dari pergeseran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 400 miliar yang dilakukan Pemprov  Jabar pada 12 Juli 2021. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 144 miliar berasal dari penghentian sementara proyek strategis.

Pergeseran anggaran dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri tersebut dikeluarkan pada 2 Juli 2021.

“Intinya, (Inmendagri) memperbolehkan daerah untuk melakukan pergeseran anggaran jika anggaran untuk bantuan sosial dan dukungan PPKM darurat di daerah tidak memadai," kata Nanin melalui pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (25/7/2021).

Percepat realisasi anggaran penanganan Covid-19

Sejalan dengan pemberian bansos kepada masyarakat, Pemrpov Jabar juga terus mendorong percepatan realisasi anggaran penanganan Covid-19.

Nanin menyebut, per Jumat (23/7/2021), realisasi anggaran penanganan Covid-19 telah mencapai 17,58 persen atau Rp 204,5 miliar dari total anggaran Rp 1,1 triliun. Sementara itu, anggaran insentif tenaga kesehatan telah mencapai 58,15 persen.

" Anggaran untuk insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 57,7 miliar, sudah direalisasikan sebesar Rp 33,5 miliar atau sekitar 58,15 persen," ujar Nanin.

Meski demikian, Nanin mengungkapkan bahwa target realisasi anggaran pemerintah Provinsi Jabar diprediksi tidak akan mencapai target di akhir 2021. Ia menyebut, menurunnya pendapatan daerah membuat realisasi anggaran mengalami ketimpangan.

Realisasi anggaran pemerintah Provinsi Jawa Barat per tanggal 23 juli 2021, yakni pendapatan 40,91 persen dan belanja 39,82 persen, sehingga diprediksi tidak akan mencapai target pada akhir 2021 sebesar Rp 5,6 triliun," ujarnya.

PenulisFathia Yasmine
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi
jawa barat
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
jawa barat
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
jawa barat
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
jawa barat
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
jawa barat
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
jawa barat
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
jawa barat
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
jawa barat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
jawa barat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
jawa barat
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
jawa barat
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
jawa barat
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
jawa barat
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
jawa barat
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
jawa barat