Berjasa terhadap Penanganan Pandemi, Petugas Kebersihan IGD Ini Dapat Hadiah Rumah

Kompas.com - 19/07/2021, 15:36 WIB
A P Sari,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dayat Hidayat (47) mungkin tidak menyangka jika pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di instalasi gawat darurat ( IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang bisa membawanya mendapatkan hadiah rumah dari Jabar Bergerak.

Hadiah berupa rumah tipe 36 yang terletak di Bukit Esma, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung tersebut merupakan hasil rekomendasi 30 karyawan RSUD Soreang yang melihat kerja keras dan pengabdiannya dalam menangani pandemi Covid-19.

Ia mengaku sangat bahagia karena akhirnya bisa memiliki rumah sendiri. Sebab, selama ini ia dan keluarganya hanya tinggal di rumah kontrakan.

“Perasaan saya sangat senang dan bahagia. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Atalia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Juga para dokter dan perawat di RSUD Cicalengka,” ujar Dayat dengan penuh haru, Jumat (16/7/ 2021) lalu.

Baca juga: Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Menurut dia, rumah dengan luas tanah 66 meter persegi itu sudah cukup untuk membahagiakan istri dan ketiga anaknya.

“Tidak perlu lagi diusir dari rumah kontrakan karena tidak bisa bayar sewa. Cukup menjadi pengalaman masa lalu,” kata Dayat.

Dayat sendiri merupakan petugas kebersihan yang berjuang dengan pekerjaan kasar. Setiap hari, di usianya yang tak lagi muda, ia harus membersihkan area sekitar IGD.

Selain membersihkan ruang IGD, Dayat rupanya secara sukarela membantu para keluarga pasien Covid-19 yang terus berdatangan ke IGD.

Ia selalu bersiaga selama 24 jam menyemprotkan disinfektan, mengantar pasien ke ruang isolasi, hingga mengurus jenazah pasien Covid-19.

Baca juga: Hari Ini, Pemprov Jabar Mulai Distribusikan Bansos PPKM Darurat, Penerima dapat Beras dan Uang Rp 600.000

Dayat tahu betul bahwa dirinya rawan tertular Covid-19 serta menempatkan istri dan anak-anaknya dalam bahaya. Namun, hal itu tidak meruntuhkan semangat dan ketulusannya.

Atas dasar itu, ia kemudian dinobatkan sebagai “pahlawan Covid-19”. Dayat merupakan satu di antara 884 peserta program Roemah Nyaman Gratis (Romantis) yang digagas Jabar Bergerak.

Jabar Bergerak merupakan organisasi mandiri yang tidak terafiliasi dengan anggaran pengeluaran dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Organisasi ini bergerak di bidang kemanusiaan.

Setelah mendapatkan “calon-calon pahlawan”, panitia Jabar Bergerak menyeleksi para peserta.

Baca juga: Pemprov Jabar sampai Harus Berburu Oksigen ke Sumsel dan Kalimantan karena Stok Menipis

Mereka melakukan survei ke lokasi kerja Dayat. Pihak pewawancara menanyai orang-orang yang memberikan referensi serta datang langsung ke kediaman Dayat tanpa sepengetahuannya.

Setelah dirasa cukup pantas, panitia pun menetapkan bahwa Dayat berhak mendapatkan rumah impiannya sendiri.

Tak ingin menyiakan rezeki, Dayat dengan segera memboyong istri dan ketiga anaknya ke rumah barunya.

Selain Dayat, Jabar Bergerak juga menobatkan Sujono (34) sebagai pahlawan Covid-19. Ia dinilai sebagai sosok berjasa saat menjadi relawan di Puskesmas Padasuka, Kota Bandung.

Baca juga: Lewat Aksi Tali Intan, Pemprov Jabar Berantas Serangan Hama

Sujono adalah satu dari 886 peserta program Motor Gratis Idaman (Modis) milik Jabar Bergerak. Ia sebelumnya dinominasikan oleh dua petugas Puskesmas Padasuka.

Selama ini, Sujono tidak memiliki pekerjaan tetap. Meski demikian, dedikasinya sebagai petugas nonmedis sangatlah luar biasa. Ia banyak membantu petugas memudahkan urusan isolasi mandiri (isoman).

Hal-hal lain yang dikerjakan, antara lain membantu mengecek kondisi warga terindikasi Covid-19, membantu warga isoman dengan memperhatikan kondisi kesehatan mereka, serta membantu edukasi masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M.

Tak hanya itu, ia bahkan sosok yang menginisiasi pengumpulan dana bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang terkena Covid-19.

Baca juga: Pemprov Jabar Dorong Produsen Tingkatkan 3 Kali Lipat Produksi Tabung Oksigen

“Saya bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada Jabar Bergerak dan sponsor atas penghargaan ini. Sangat bermanfaat bagi saya,” kata Sujono saat menerima hadiah motornya, Rabu (14/7/2021).

Ketua Umum (Ketum) Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, hadiah rumah dan motor untuk para pahlawan Covid-19 itu berasal dari sumbangan para donatur.

"Ini adalah dari kebaikan para donatur. Jabar Bergerak hanya menjadi kepanjangan tangan dari mereka. Kebaikan hati para donatur itu sudah selayaknya diterima dengan hati juga," kata Atalia melalui keterangan tertulisnya, Senin (19/7/2021).

Lebih lanjut, Atalia berpesan kepada setiap warga untuk selalu mengedepankan solidaritas selama masa sulit pandemi Covid-19.

Baca juga: Pemprov Jabar Alihkan Anggaran Pembangunan Rp 140 Miliar untuk Penuhi Kebutuhan Pasien Covid-19

“Lakukan pekerjaan saat ini dengan tulus dan ikhlas, selebihnya rezeki tidak ada yang tahu,” pesannya.

Sebagai informasi, kisah inspiratif Dayat dan Sujono di atas merupakan bab pertama program Romantis dan Modis. Rencananya, program serupa akan digelar dalam waktu dekat.

Terkini Lainnya
Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

Elektabilitas Capres Versi Survei Indikator: Prabowo Teratas, Dedi Mulyadi di Posisi Kedua

jawa barat
Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

Imbau Massa Tak Rusak Fasilitas Publik, Dedi Mulyadi: Pihak yang Rugi Rakyat Kecil

jawa barat
Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

Dedi Mulyadi Ingatkan Aksi Protes Tak Boleh Rugikan Warga

jawa barat
Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

Telepon Ibunda Affan Kurniawan, KDM Sampaikan Belasungkwa dan Tawarkan Bantuan

jawa barat
Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban Pembunuhan Oknum Polisi Rp 50 Juta

jawa barat
Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

Terbitkan Larangan Knalpot Brong di Jabar, Dedi Mulyadi: Mari Ciptakan Kenyamanan Berlalu Lintas 

jawa barat
Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

Anak-anak Jabar Seberangi Sungai demi Sekolah, KDM: Kita Bangun Banyak Jembatan Tahun Depan

jawa barat
Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

jawa barat
Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

Gempa Bekasi-Karawang, KDM Pastikan Pemprov Jabar Bantu Perbaikan Rumah dan Puskesmas

jawa barat
BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

BPS: Ekonomi Jabar Tumbuh 5,23 Persen di Triwulan II-2025, Penyumbang Terbesar dari Industri Pengolahan

jawa barat
Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

Dedi Mulyadi: Kemerdekaan Sejati adalah Rakyat Berdaulat atas Tanahnya

jawa barat
Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

Hari Jadi Jabar Ke-80, KDM: Momentum Bangun Jabar Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata

jawa barat
Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

Soal Kasus Balita Raya, Gubernur Dedi Mulyadi: Pemerintah Jangan Kalah Gesit dari Relawan Sosial

jawa barat
Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

Prihatin Kasus Balita Meninggal Dipenuhi Cacing, KDM: Kami Sudah Kirim Tim

jawa barat
Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

Lewat Penertiban Bangunan Liar, KDM Kembalikan Fungsi Lahan di Jabar

jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com