Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Jumat, 30 April 2021
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri seminar virtual bertajuk Pelatihan Usaha Pemuda Sektor Energi di Era New Normal yang diselenggarakan Dewan Energi Mahasiswa Indonesia, Jumat (30/4/2021). DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri seminar virtual bertajuk Pelatihan Usaha Pemuda Sektor Energi di Era New Normal yang diselenggarakan Dewan Energi Mahasiswa Indonesia, Jumat (30/4/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengaku optimis kemandirian energi dengan energi terbarukan bisa dicapai.

Dia mengatakan, proses transisi ini pun harus ditangkap untuk melakukan langkah awal.

“Karena di situlah peluang bisnis untuk pemuda ini banyak sekali. Mari kita bersemangat memanfaatkan peluang tersebut, bahkan bisa menjadi sumber profesi atau sumber karir baru,” kata Emil, sapaan akrabnya.

Dia mengatakan itu saat menghadiri seminar virtual bertajuk "Pelatihan Usaha Pemuda Sektor Energi di Era New Normal" yang diselenggarakan Dewan Energi Mahasiswa Indonesia, Jumat (30/4/2021).

Emil yang juga Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) mengatakan, peluang memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) harus mulai dibangun.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Hal ini mengingat EBT akan terus ada sepanjang masa, selama masih ada matahari, angin, air, panas bumi, dan energi penggerak lainnya.

“Kami punya organisasi ADPMET. Itu kita punya komitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia. Jadi nanti bikin mobil listrik, solar cell ya pemuda Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dia mencontohkan, kampung adat di Jawa Barat bisa memanfaatkan aliran sungai. Dengan mikrohidro desa pun bisa mandiri secara energi.

“Itu yang harus kita hadirkan kepada Jawa Barat kepada Anda semua pemuda untuk masa depan,” tambah Kang Emil.

Bahkan, Emil menilai kemandirian energi terbarukan bisa terwujud pada 2050 mendatang.

Baca juga: Pemprov Jabar dan Baznas Akan Bangun Klinik Lansia Inggit Garnasih

Menurutnya, hal itu sesuai desakan ketersediaan cadangan akan bahan bakar fosil yang terus menurun dari tahun ke tahun.

Padahal, kebutuhan energi untuk pemenuhan kehidupan manusia di muka bumi terus meningkat. Transisi energi mutlak dilakukan demi masa depan.

Maka dari itu, peluang tersebut harus segera ditangkap, khususnya oleh para pemuda yang akan menyambut konsep energi masa depan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Migas Hulu Jabar Begin Troys mengaku, pemahaman generasi muda terhadap sektor energi harus terus ditingkatkan. Mereka harus dibekali dua aspek, yakni regulasi dan komersial.

“Maka masih banyak pekerjaan rumah pengelolaan energi yang terdapat di setiap daerah, sehingga sangat penting, percepatan transfer pemahaman dalam pengelolaan tidak hanya dilakukan secara dini kepada pemuda, namun juga secara merata di setiap daerah dan melibatkan banyak pihak,” terangnya.

Baca juga: Hari Bumi, SUN Energy Gelar Pelatihan Youth Forum Batur UNESCO Dukung Energi Terbarukan

Begin juga memberikan pemahaman kepada peserta tentang urgensi ketahanan, kedaulatan dan kemandirian sektor energi di daerah terutama potensi usaha sektor energi Migas dan Energi Terbarukan di Indonesia dari aspek peraturan.

"Kami juga mendorong peserta untuk menjalin interaksi dan melakukan sinergi dengan Pemerintah Daerah atau Badan Usaha Milik Daerah dalam menjalankan program usaha,” jelasnya.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
jawa barat
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
jawa barat
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran "Padjadjaran K-Lab" Didukung Pemprov Jabar
jawa barat
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
jawa barat
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan "Petani Ikan Milenial"
jawa barat
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
jawa barat
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
jawa barat
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
jawa barat
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
jawa barat
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
jawa barat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
jawa barat
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"
jawa barat
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
jawa barat
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
jawa barat
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
jawa barat