Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran "Padjadjaran K-Lab" Didukung Pemprov Jabar

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Kamis, 29 April 2021
(kiri-kanan) Direktur Injabar Keri Lestari dan Asisten Daerah Bidang Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Dudi Sudrajat Abdurachim saat meresmikan Padjadjaran K-Lab di Klinik Layanan Kesehatan Unpad, Kota Bandung, Kamis (29/4/2021).DOK. Humas Pemprov Jabar (kiri-kanan) Direktur Injabar Keri Lestari dan Asisten Daerah Bidang Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Dudi Sudrajat Abdurachim saat meresmikan Padjadjaran K-Lab di Klinik Layanan Kesehatan Unpad, Kota Bandung, Kamis (29/4/2021).

KOMPAS.com – Asisten Daerah Bidang Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Jawa Barat (Jabar) Dudi Sudrajat Abdurachim mengatakan, pihaknya mendukung inovasi Institut Pembangunan Jabar (Injabar) menciptakan layanan “Padjadjaran K-Lab”.

Menurut dia, hadirnya inovasi itu dapat memudahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam menyediakan layanan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), khususnya bagi daerah yang belum memiliki laboratorium kesehatan (labkes).

“Kami tidak menampik jika saat ini kapasitas laboratorium kesehatan daerah milik Jabar belum bisa memenuhi kebutuhan pengetesan harian,” ungkap Dudi seperti tertulis dalam keterangan persnya, Kamis (29/4/2021).

Dukungan terhadap inovasi itu, sebut dia, sesuai dengan amanat Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Baca juga: UPDATE: Sebaran 5.241 Kasus Baru Covid-19, Jabar Terbanyak dengan 1.354 Orang

“Kita sudah membentuk Injabar dan salah satu implementasinya dalam peresmian ini. Jadi kita sangat dukung,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar menyambut baik inovasi Injabar untuk menciptakan tes PCR yang cepat dan relatif ekonomis untuk masyarakat dengan meluncurkan Padjadjaran K-Lab.

Adapun peluncuran itu dilaksanakan di Klinik Layanan Kesehatan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Jabar, Kamis (29/4/2021).

Sementara itu, Direktur Injabar Keri Lestari menjelaskan, salah satu keunggulan swab PCR di Padjadjaran K-Lab adalah hasil yang bisa diketahui pada hari yang sama.

“Dengan harga sama dengan kebanyakan tes PCR, yakni Rp 780.000 per tes, Padjadjaran K-Lab dapat menampung 1.000 tes per hari,” tuturnya.

Baca juga: Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan

Ia menjelaskan, munculnya inovasi tersebut didasarkan pada kebutuhan masyarakat akan pemeriksaan swab PCR secara cepat dengan harga terjangkau.

Namun, faktanya, tes PCR memerlukan waktu beberapa hari untuk selesai. Layanan cepat bisa dilakukan, tetapi dengan harga yang lumayan tinggi.

“Maka dari itu, kami cari solusi bagaimana supaya layanan itu bisa diberikan secara cepat dengan harga terjangkau,” imbuhnya.

Keri menjelaskan, Padjadjaran K-Lab merupakan hasil kerja sama antara LG Internasional dan Klinik Unpad.

“Bisa lebih murah karena inovasi dan alat yang cepat dengan durasi yang cepat pula, baik dari alat ekstraksi maupun PCR. Ini kolaborasi dengan LG Internasional, karena dari sisi harga operasional dibuat seefisien mungkin,” paparnya.

Baca juga: Kasus Suap Proyek Indramayu, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke DPRD Jabar

Sebagai informasi, Injabar adalah salah satu lembaga publik yang didirikan untuk menjadi lembaga kepakaran. Badan ini merupakan perpanjangan tangan dari Unpad dan menjadi salah satu satuan unit usaha di kampus.

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
jawa barat
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
jawa barat
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran "Padjadjaran K-Lab" Didukung Pemprov Jabar
jawa barat
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
jawa barat
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan "Petani Ikan Milenial"
jawa barat
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
jawa barat
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
jawa barat
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
jawa barat
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
jawa barat
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
jawa barat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
jawa barat
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"
jawa barat
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
jawa barat
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
jawa barat
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
jawa barat