Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Selasa, 20 April 2021
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat bersilahturahmi dengan Gubernur Jatim dan menghadiri Muslimat NU di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/4/2021). 
DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat bersilahturahmi dengan Gubernur Jatim dan menghadiri Muslimat NU di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/4/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berkomitmen untuk menyampaikan dakwah melalui infrastruktur. Salah satunya dengan mendesain masjid di berbagai daerah dan negara.

Perlu diketahui, Ridwan Kamil atau yang kerap disapa Kang Emil rencananya akan membuat desain masjid di Islamic Center Surabaya, Jawa Timur ( Jatim).

"Bu Khofifah (Gubernur Jatim) meminta saya untuk mendesainkan masjid di Surabaya. Alhamdulillah, jadi ladang ibadah. Insya Allah, nanti di Jatim akan didesainkan masjid paling keren se-Indonesia," ucapnya, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (20/4/2021).

Selain di Indonesia, Kang Emil juga mendesain Masjid Syeikh Ajlin di Gaza Palestina. Bahkan, peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut diselimuti rasa haru Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/4/2021).

Tak hanya bersilaturahmi, dalam agenda itu, Kang Emil turut menghadiri Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jabar.

Ia mengaku terharu akan kerinduan Muslimat NU Jabar untuk bertemu secara langsung dengan pemimpinnya.

“Sangat terasa memang kalau pidato dari hati, bergetar lahir batin saking bahagianya. Hal ini karena memang selama Covid-19, tatap muka dibatasi,” imbuh Kang Emil.

Baca juga: Fatwa MUI: Buka Bersama di Masjid hingga Kantor Boleh asal Taati Prokes

Menurutnya, bertemu secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dapat melepas kerinduan dalam organisasi tersebut.

Nikmat terbesar, kata dia, adalah nikmat silaturahmi. Pasalnya, para pemimpin Muslimat NU jarang bertemu. Adapun pertemuan itu biasa dilakukan sebulan sekali saat di Jakarta.

“Dan karena Covid-19 ini, pertemuan kami dibatasi. Saya dengar, Bu Khofifah juga dua tahun menahan diri. Tadi, kerinduan Muslimat NU luar biasa terasa sekali,” imbuh Kang Emil.

Baca juga: Jokowi Tertawa Ketika Khofifah Ditanya Arah Dukungan Muslimat NU di Pilpres 2019

Kekaguman Gubernur Jatim akan desain masjid Kang Emil

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku kagum dengan berbagai desain masjid yang dibuat oleh Kang Emil.

“Tadi saya juga matur kepada beliau (Kang Emil), memohon untuk dukungannya terkait arsitektur yang sudah beliau lakukan. Saya ke Padang dan menikmati sekali bagaimana arsitektur masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) yang luar biasa dan di Makassar juga,” katanya.

Khofifah berharap, akan ada pula sentuhan untuk arsitektur masjid yang sedang disiapkan pihaknya untuk Islamic Center di Surabaya.

Tak hanya itu, orang nomor satu se-Surabaya ini juga berharap, desain masjid di Islamic Center Surabaya dapat segera diselesaikan.

Baca juga: Ridwan Kamil dan Khofifah Berbicara Empat Mata, Ini yang Dibahas

Dengan begitu, peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dapat dilakukan.

“Semoga desain masjid bisa disegerakan dari berbagai kesibukan beliau karena kami berharap di 2021 bisa memulai proses groundbreaking. Mudah-mudahan silaturahmi ini akan menjadi bagian dari saling menyambung program di provinsi masing-masing,” ucap Khofifah.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang
jawa barat
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes
jawa barat
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran
Percepat Layanan Swab Test dan Murah, Kehadiran "Padjadjaran K-Lab" Didukung Pemprov Jabar
jawa barat
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
Sekolah Tahan Ijazah, Disdik Jabar Siapkan Sistem Aduan
jawa barat
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan
Sektor Perikanan Dinilai Menguntungkan, Pemprov Jabar Luncurkan "Petani Ikan Milenial"
jawa barat
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
Jadi Primadona Investor, Jabar Sumbang 16,9 Persen dari Total Investasi Nasional
jawa barat
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
Ditengah Isolasi Mandiri, Atalia Praratya Lantik Ketua TP-PKK
jawa barat
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
Ratusan Ribu Siswa Jabar Ikut Sedekah Nasi, Bukti “Rantang Siswa” Tumbuhkan Budaya Baik
jawa barat
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
Turut Berdedikasi Perangi Pandemi, Dua Tenaga Non Medis Dapat Apresiasi Pemprov Jabar
jawa barat
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga
jawa barat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat
jawa barat
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"
jawa barat
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini
jawa barat
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran
jawa barat
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”
jawa barat