Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Selasa, 13 April 2021
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung  (KCJB) di Stasiun Padalarang dan Depo Tegalluar, Senin (12/4/2021).DOK. Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Stasiun Padalarang dan Depo Tegalluar, Senin (12/4/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebutkan bahwa proses pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sampai saat ini sudah mencapai 70 persen.

Kereta cepat pertama di Indonesia dengan panjang rel 142 kilometer (km) itu rencananya akan beroperasi pada 2022.

“Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada semester dua tahun 2022 kereta harus sudah bisa dipakai dari Jakarta ke Bandung,” kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil tersebut.

Sebelumnya, pada 26 November 2020, telah diputuskan bahwa Padalarang menjadi stasiun konektivitas KCJB menuju Stasiun Bandung di Kebon Kawung.

Baca juga: Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Oleh karena itu, untuk membangun konektivitas jalur kereta dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung, perlu dibangun empat sampai lima flyover atau jembatan layang.

"Aspirasi saya cuma satu. Sekarang saja tanpa ada kereta cepat jalur Padalarang-Bandung itu bikin macet karena ada perlintasan sebidang. Maka perlu dibangun flyover," ujar Kang Emil dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/4/2021).

Masukan itu pun mendulang respons positif dari pemerintah pusat. Mereka rencananya akan membangun lima titik flyover dan underpass di sekitar jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung.

Baca juga: Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Dengan adanya lima flyover itu, diharapkan aktivitas kereta cepat di stasiun tidak akan mengganggu lalu lintas di jalan raya.

“Sehingga nanti ada perlintasan tambahan untuk kereta cepat yang frekuensinya bisa 15 menit tidak mengganggu lalu lintas jalan raya,” tuturnya.

Sebagai informasi, paparan tersebut disampaikan Kang Emil usai menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan Jabar 2021 di Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin (12/4/2021).

Sebelum menghadiri Musrenbang, Kang Emil bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pengerjaan proyek KCJB di Stasiun Padalarang dan Depo KCJB di Tegalluar.

Baca juga: Pemprov Jabar Raih 2 Penghargaan MURI, Kang Emil: Ini Peristiwa Bersejarah

Selain mereka bertiga, hadir pula pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diwakili Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Dari pantauan tersebut, disebutkan bahwa pembangunan proyek KCJB di Stasiun Padalarang saat ini tengah dalam proses penambahan stasiun. Hal ini dilakukan untuk membangun konektivitas ke Kota Bandung.

Sementara itu, Stasiun Padalarang juga tengah mengalami renovasi dan Depo Tegalluar yang sedang mengalami pemasangan rel kereta api.

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
jawa barat
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
jawa barat
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
jawa barat
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
jawa barat
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
jawa barat
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
jawa barat
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
jawa barat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
jawa barat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
jawa barat
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
jawa barat
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
jawa barat
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
jawa barat
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
jawa barat
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
jawa barat
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi
jawa barat