Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Jumat, 10 Juli 2020
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Berli Hamdani saat melakukan konferensi pers di Gudang Bulog Divre Jabar, Kota Bandung, Rabu (8/7/2020). 
DOK. Humas Pemprov Jabar Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Berli Hamdani saat melakukan konferensi pers di Gudang Bulog Divre Jabar, Kota Bandung, Rabu (8/7/2020).

KOMPAS.com – Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat ( Jabar) Berli Hamdani mengatakan, pihaknya berupaya memenuhi standar pengetesan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Standar tersebut, yakni melakukan 10.000-15.000 swab test dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam satu minggu.

"Untuk itu, penguatan kesiapan laboratorium harus dilakukan, supaya tes masif berjalan optimal," katanya di Gudang Bulog Divre Jabar, Kota Bandung, Rabu (8/7/2020), seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Tak hanya tes, Berli menyatakan, Jabar juga konsisten meningkatkan pelacakan dan isolasi. Sebab, ketiga hal tersebut merupakan kunci penanganan Covid-19.

Baca juga: Ridwan Kamil Imbau Warga Jawa Barat Tak Euforia Jalani New Normal

"Kami akan melakukan identifikasi terhadap potensi-potensi penyebaran, baik melalui klaster maupun penyebaran yang ada di masyarakat, dengan melakukan pengetesan lebih masif lagi," kata dia.

Sebab, pengetesan dan pelacakan perlu dilakukan secara intens untuk mengidentifikasi klaster baru sekaligus mencegah sebaran Covid-19 di tempat-tempat rawan penularan.

Terutama, lanjutnya, di tempat seperti pasar, asrama, industry, stasiun, dan destinasi wisata.

Berli menyebut, saat ini terdapat dua klaster baru di Jabar, yakni klaster industri dan klaster institusi pendidikan Kenegaraan di Bandung Raya.

Dia pun menargetkan pelacakan di dua klaster tersebut selesai pekan depan.

Baca juga: Ini 5 Jurus Ridwan Kamil Kendalikan Corona di Jawa Barat

"Mudah-mudahan paling lambat minggu depan sudah menyelesaikan semua klaster. Kami juga intens mencegah munculnya klaster baru dengan meningkatkan pengetesan masif," ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Tak hanya itu, Berli juga menyebut, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan CovidD-19 Jabar akan menggelar tes masif di sekitar 20 institusi pendidikan kenegaraan di Jabar.

"Kami akan identifikasi mana-mana yang harus dilakukan pemeriksaan. Untuk selanjutnya, nanti akan dikunjungi petugas kesehatan, baik dari gugus tugas provinsi, kabupaten/kota setempat, bahkan puskesmas," jelasnya.

Adapun, berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) pada Rabu (8/7/20) pukul 14:00 WIB, sebanyak 1.763 pasien Covid-19 sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Jawa Barat Jamin Kesehatan Wisatawan Saat New Normal

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 yakni 3.779 orang, 1,836 pasien positif aktif, dan 180 meninggal dunia.

Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 10.872, selesai pengawasan 9.613 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 1.259 orang.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 55.655 orang, selesai pemantauan 53.413 orang, dan orang masih dalam pemantauan 2.242 orang

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021
jawa barat
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai
jawa barat
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan
jawa barat
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi
jawa barat
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023
jawa barat
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
Saksikan Penyaluran Bansos ke Seniman, Kang Emil Sebut Saat Ini Tidak Ada Pilihan Ideal
jawa barat
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga
jawa barat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat
jawa barat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat
jawa barat
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University
jawa barat
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus
jawa barat
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia
jawa barat
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi
jawa barat
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta
jawa barat
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi
jawa barat