Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Jumat, 3 Juli 2020
Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHODok. Pemprov JabarPengetesan swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

KOMPAS.com – Syarat minimal tes Covid-19 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 1 persen tes masif dari jumlah penduduk.

Provinsi Jawa Barat (Jabar) pun terus berupaya untuk mencapai syarat minimal tersebut sejak pertama kali dilakukan Rabu (25/3/2020).

Per Minggu (28/6/2020), Jabar sudah memiliki 78.108 sampel tes usap dahak hidung tenggorokan (PCR). Rasio tes PCR di Jabar pun masih 1.584 dari 1 juta penduduk.

Jumlah itu masih di bawah 1 persen dari total penduduk Jabar, yakni sekitar 50 juta jiwa, sehingga tes PCR yang harus dilakukan adalah 500.000 sampel.

Baca juga: Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi Pilot Project se-Jabar

Namun jika dikalkulasikan dengan tes pengambilan sampel darah (RDT) yang jumlahnya 176.174 sampel, jumlah tes sudah mencapai 254.302, sehingga Jabar sudah setengah jalan dari syarat minimal WHO.

Per tanggal yang sama, tes PCR di Jabar bertambah 13.076 dari pekan sebelumnya. Untuk RDT, jumlah sampel bertambah 18.413 dari pekan sebelumnya.

Meski jumlahnya masih harus ditingkatkan agar mencapai syarat minimal WHO, sebenarnya rasio tes PCR di Jabar Sudah tinggi.

“Kalau dengan negara lain, Jabar setara dengan Jerman,”kata Ketua Divisi Pelacakan Kontak Deteksi Dini Pengujian Massal dan Manajemen Lab Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jabar Siska Gerfianti dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Juli 2020

Ia melanjutkan, selama tiga bulan ini tim gugus tugas memfokuskan tes PCR di 10 kabupaten atau kota kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), juga Bandung Raya.

“Pertama, kami lakukan Maret pada Pekan Swab Massal. Itu kami keluarkan 15.500 tes PCR serentak,” ujar Siska.

Fokus lokasi saat ini, sambung dia, masih sama karena tingginya kasus di Bodebek dan Bandung Raya masih tinggi.

Selain kedua lokasi itu, tes PCR juga dilakukan di 17 kabupaten/kota lain dengan 25.000 test kit PCR dan berhasil mendapat 3.000 sampel.

Baca juga: Pulihkan Sektor Wisata, Pemprov Jabar Gelar Bulan Diskon

Sementara itu, selama ini Pemprov Jabar membeli 45.000 test kit PCR. Ada pula bantuan dari pemerintah pusat dan sumbangan pihak ketiga sebanyak 10.000 test kit PCR.

Saat ini, masih ada stok 70.000 test kit PCR yang disimpan di Balai Laboratorium Provinsi Jawa Barat (Labkes) di Jalan Sederhana, Kota Bandung.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pun akan membeli 150.000 test kit PCR, baik dari dalam dan luar negeri untuk meningkatkan efektivitas kerja.

Menurut Siska, alat tes terkadang tidak langsung datang secara utuh, misal reagent ekstraksi dahulu dan mesin PCR menyusul kemudian.

Baca juga: Kemensos Salurkan 1.000 Paket Sembako kepada Lansia di Jabar

“Kami berharap tes PCR di Jabar makin cepat dan mendekati standar 1 persen WHO,” sambung dia.

Oleh karena itu, tim gugus tugas kini tengah gencar menggelar Pekan Swab Massal, terutama di perbatasan Jabar dengan provinsi lain dan tempat ramai seperti pasar tradisional.

Pihaknya pun mengapresiasi kesadaran masyarakat yang makin baik, seiring gencarnya sosialisasi dan edukasi.

Memang ada beberapa warga yang menolak tes PCR, tetapi sebagian warga senang mengikutinya.

Baca juga: Wisatawan Jabar ke Tempat Wisata Pangandaran Tidak Perlu Rapid Test

Hasilnya, tes masif di Jabar terbilang efektif jika dibandingkan kasus positif per 1 juta penduduk. Saat ini indeks risiko Covid-19 Jabar berada di angka 62. Artinya, tiap 1 juta penduduk hanya 62 orang positif Covid-19.

Secara nasional, angka positif Jabar ada di peringkat 28 atau peringkat tujuh dari tujuh provinsi di Pulau Jawa–Bali.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
jawa barat
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
jawa barat
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
jawa barat
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
jawa barat
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
jawa barat
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
jawa barat
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
jawa barat
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
jawa barat
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
jawa barat
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
jawa barat
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
jawa barat
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
jawa barat
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
jawa barat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
jawa barat
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
jawa barat