Emil Dukung Raperda Pasar Pusat Distribusi Jadi Perda, Asalkan..

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Jumat, 15 November 2019
Emil Dukung Raperda Pasar Pusat Distribusi Jadi Perda, Asalkan..DOK. Humas Pemerintah Jawa BaratGubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan pendapat terkait Prakarsa Raperda Pasar Pusat Distribusi oleh DPRD Jabar dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (15/11/19).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendukung Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pasar Pusat Distribusi yang diprakarsai DPRD Jabar.

Meski mendukung, Gubernur yang karib disapa Emil ini memberikan beberapa tanggapan.

Menurutnya, pembangunan pasar pusat distribusi diperlukan kajian menyeluruh mengenai dukungan daerah produsen, potensi wilayah yang dilayani, hingga penetapan lokasi penempatan pasar pusat distribusi.

Penetapan lokasi pasar pusat distribusi juga harus mempertimbangkan jumlah penduduk, aksesibilitas, daerah konsumen, pusat konsolidasi, dan distributor.

"Kami belum melihat Raperda ini menyentuh keterkaitan dengan sektor lain terutama bidang perhubungan," ujarnya dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat yang digelar Jumat (15/11/19).

Emil mencontohkan, keberadaan pasar pusat distribusi yang ada di provinsi lain bisa bermasalah jika tidak dikaitkan dengan pembangunan insfrastruktur di wilayah sekitarnya.

Untuk itu, pembangunan jalan tol harus bisa diantisipasi.

Baca juga: Ridwan Kamil Dorong Pengusaha Jepang Berinvestasi di Jawa Barat

"Ini salah satu masalah yang harus diantisipasi dalam Raperda ini agar akses para pelaku usaha dapat terfasilitasi," katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Emil menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan pasar pusat distribusi di era digital harus didukung dengan ketersediaan data dan informasi yang akurat. Sistem informasi diperlukan untuk mengintegrasikan kegiatan dalam sistem logistik.

Untuk itu, dia mengusulkan agar pembangunan sistem informasi logistik dibicarakan dengan pihak terkait agar kegiatan koordinasi dan operasional untuk menjamin ketersediaan barang dan stabilitas harga di pasar dapat optimal.

Akan dijadikan Perda

Adapun tindak lanjut dari Raperda yang diprakarsai oleh DPRD Jabar ini adalah akan disahkannya menjadi Perda.

Emil pun sudah sepakat karena regulasi itu akan mengatur kegiatan perdagangan barang dan menjamin pasokan kebutuhan barang pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jawa Barat Harus Menjadi Provinsi Pariwisata

"Kami (Pemda Provinsi Jabar) sepakat karena itu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas distribusi, peningkatan iklim dan kepastian berusaha, perlindungan petani, UMKM dan pedagang pasar," kata Emil.

Walau begitu, Emil menyebut bahwa Raperda itu perlu dibahas lebih dalam. Utamanya, pengaturan pembangunan koridor ekonomi khususnya pengembangan pusat produksi serta pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan di setiap wilayah Jabar

"Strategi apa yang akan dikembangkan untuk mencapai arahan kebijakan tersebut sehingga dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, ini masih harus dibahas oleh DPRD Jabar," tutur Emil.

Adapun Raperda tentang Pasar Pusat Distribusi memiliki dua fungsi, yaitu sebagai distribusi utama dan khusus.

Distribusi utama berfungsi melakukan pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok dengan volume yang cukup, berkualitas, dan harga stabil.

Sementara itu, distribusi khusus berfungsi sebagai penyangga dan agen kegiatan perdagangan untuk mendorong terciptanya pemerataan usaha, meningkatkan pendapatan pedagang dan pelaku UMKM.

Baca juga: Kembangkan Perdesaan, Pemuda Jawa Barat Jadi Patriot Desa

Menurut Emil, untuk mencapai dua fungsi tersebut perlu arahan lebih lanjut dari Raperda tersebut sebagai kebijakan yang sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

"Bagaimana juga Raperda ini mengatur distribusi barang penting," kata Emil.

Sementara itu, Raperda tentang Pasar Pusat Distribusi ini akan kembali dibahas oleh DPRD dan Pemda Provinsi Jawa Barat pada rapat paripurna yang rencananya digelar akhir November mendatang.

Agenda utama rapat paripurna nantinya menghadirkan jawaban fraksi-fraksi terhadap pandangan Gubernur Jabar tentang Raperda Pasar Pusat Distribusi tersebut.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
Sekitar 22.000 Kepala Keluarga di Indramayu Dapat Bantuan Sosial
jawa barat
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
Mulai 27 Juli, Warga Tak Pakai Masker di Jabar Didenda Hingga Rp 150.000
jawa barat
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi
jawa barat
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur
jawa barat
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19
jawa barat
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia
jawa barat
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR
jawa barat
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
Kejar Tes PCR 15.000 Per Minggu, Jabar Lakukan Penguatan Kesiapan Laboratorium
jawa barat
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
SMAN 4 dan Ponpes Assobariyyah Sudah Jalankan KBM, Wapres Tinjau Penerapan Protokol Kesehatannya
jawa barat
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
“New Normal”, Orangtua Diminta Utamakan Pencegahan Covid-19 terhadap Anak
jawa barat
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK
jawa barat
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan
jawa barat
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan
jawa barat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat
jawa barat
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
Terkait Penyebaran Covid-19, Ridwan Kamil Minta Bupati Pangandaran Tingkatkan Komunikasi ke Warga
jawa barat