Ancam Ekosistem Perairan, Warga Jabar Diminta Serahkan Ikan Predator

Mikhael Gewati
Kompas.com - Rabu, 18 September 2019
Ancam Ekosistem Perairan, Warga Jabar Diminta Serahkan Ikan PredatorDOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratSalah seorang masayarakat di Pangandaran saat menyerahkan jenis ikan aligator kepada pemerintah setempat beberapa waktu lalu.


KOMPAS.com
- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jabar mengimbau masyarakat agar tak memelihara ikan predator atau invasif (buas).

Kepala DKP Jabar, Jafar pun mengimbau masyarakat agar segera menyerahkan ikan invasif atau spesies asing kepada dinas maupun stasiun karantina.

"Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan ke kami, baik itu provinsi, ke dinas kabupaten kota atau ke badan karantina agar ikan buas itu kami musnahkan," ujar Jafar di Bandung, Rabu (18/9/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Imbauan tersebut muncul karena saat ini aktivitas jual beli ikan predator mulai marak di masyarakat.

Padahal, sesuai peraturan Menteri Kalautan dan Perikanan Nomor 41 tahun 2014 terdapat 152 jenis ikan yang dilarang masuk di perairan Indonesia.

Baca juga: Fenomena Ikan Mati di Ambon Meluas hingga ke 3 Kecamatan

Pada akhir 2011 lalu, para nelayan di Waduk Jatiluhur menemukan ikan jenis aligator yang diduga sengaja dipelihara dalam keramba jaring apung.

Ikan endemik sungai hutan hujan tropis Amazon tersebut dianggap berbahaya karena bisa mengganggu kelestarian sumber daya perairan dengan memangsa ikan liar lain.

"Pernah kejadian di Jatiluhur itu ada ikan (predator) sampai menimbulkan korban masyarkat juga. Takutnya tidak terkendali oleh si pemelihara ya, kalau sudah besar mungkin jaring ikannya dimakan dia bisa lepas ke danau atau perairan umum. Nanti habitat ikan di sini habis," paparnya.

Jafar menjelaskan, dari 12 Januari 2018 hingga 23 Agustus 2019, Stasiun Karantina ikan kelas II Bandung telah menyita 446 ekor ikan invansif. Jenis ikan yang di sita terdiri dari aligator hingga piranha.

"Kami khawatirkan itu menyerang kepada manusia juga. Nanti kalau ikannya lapar bisa ke manusia, karena ini pernah kejadian," jelasnya.

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
Athalia Ridwan Kamil: Meski PSBB, Layanan Posyandu Tidak Boleh Berhenti
jawa barat
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
Ridwan Kamil: Berdonasi dan Berdiam di Rumah adalah Bentuk Bela Negara
jawa barat
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
Keterlibatan Semua Pihak Dalam Gerakan Nasi Bungkus Diapresiasi Atalia Kamil
jawa barat
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
Soal Larangan Warga Tidak Keluar dari Daerahnya, Emil Minta Bantuan Kepolisian
jawa barat
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
Pemerintah Berikan Jabar 21.000 Reagen PCR dari Korsel dan Tiongkok
jawa barat
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
Pemprov Jawa Barat Kembali Terima Donasi Penanganan Covid-19
jawa barat
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
Warga Jabar Terdampak Covid-19 Dapat 9 Jenis Bantuan
jawa barat
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
Percepat Penanggulangan Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng LIPI
jawa barat
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
Wagub Uu Dukung Pengusulan 2 Tokoh Jabar Jadi Pahlawan Nasional
jawa barat
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
Gandeng Ojek Online dan PT Pos Indonesia, Pemprov Jabar Genjot Penyaluran Bansos
jawa barat
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
Program Gasibu di Gunung Putri Bogor Bagikan 500 Nasi Bungkus Setiap Hari
jawa barat
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
Di Rapat Paripurna DPRD, Emil Beberkan Keberhasilan Jabar Raih 131 Penghargaan
jawa barat
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
Jabar Paling Tinggi dalam Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19
jawa barat
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
jawa barat
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
Jelang PSBB Jabar, 5.492 KK Terdampak Covid-19 Mulai dapat Bansos
jawa barat