Tingkatkan Kemudahan Akses Warga, Kunci Pemerataan Infrastruktur di Jabar

Kompas.com - 31/08/2019, 21:32 WIB
Alek Kurniawan,
Kurniasih Budi

Tim Redaksi

Salah satu progres pembangunan Jembatan Gantung Desa di Jabar.Dok. Humas Pemprov Jabar Salah satu progres pembangunan Jembatan Gantung Desa di Jabar.

KOMPAS.com —  Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya untuk meningkatkan kemudahan akses pendidikan dan perekonomian, meningkatkan penanganan bencana, dan pengembangan potensi wisata.

Untuk meraihnya, Pemprov Jabar pun menggagas tiga program dalam rangka pemerataan infrastruktur desa.

Ketiga program itu ialah Jembatan Gantung (Jantung) Desa, Jalan Mulus, dan Listrik Pedesaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM-Desa) Dedi Supandi mengatakan, pihaknya akan membangun 23 Jantung Desa yang tersebar di delapan kabupaten pada 2019.

Baca juga: Raih Emas di Swiss, 3 Pebulu Tangkis Jabar Ini Dapat Apresiasi

Pemilihan lokasi pembuatan jembatan gantung, kata dia, didasarkan pada skala prioritas.

Ada dua prioritas yang ditentukan DPM-Desa Jabar, yakni akses sekolah dan perputaran roda ekonomi sehingga, kata Dedi Supandi, tujuan utama program-program pembangunan desa dapat terealisasi dengan cepat.

“Kami sedang membangun 23 titik Jembatan Gantung Desa yang bisa membangkitkan ekonomi dengan menyambungkan konektivitas antar-desa, antar-desa dengan kecamatan, dan konektivitas anak-anak dengan wilayah sekolahnya,” kata Dedi melalui rilis tertulis, Sabtu (31/8/2019).

Ujungnya, lanjutnya, adalah peningkatan ekonomi efektivitas waktu dan efektivitas biaya.

"Mereka yang harus berkeliling sekian kilometer cukup menyeberang dengan waktu relatif singkat, mengangkut hasil pertanian tidak terlalu lama," ujar Dedi.

Baca juga: Ridwan Kamil: Yang Pindah Pusat Pemerintahan, Ibu Kota Bisa Saja Tetap di Bandung

Dengan menetapkan skala prioritas, DPM-Desa Jabar dapat menentukan 23 lokasi dari 84 lokasi yang diusulkan masyarakat.

Menurut Dedi, selain mengutamakan skala prioritas, pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Pencarian lokasi sebetulnya sudah masuk lewat usulan. Usulan ada yang masuk ke Gubernur Ridwan Kamil dan ada yang lewat media sosial DPM-Desa sendiri disertai dengan foto-foto. Sampai sekarang, sudah ada 84 usulan. Dari jumlah ini, kami lakukan peninjauan lokasi,” ucapnya.

Desa Malati

Adapun salah satu titik pembangunan Jantung Desa berada di Desa Malati, Kecamatan Naringgul, dan Kabupaten Cianjur.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Desa Malati, Rusman, mengatakan keberadaan Jantung Desa mampu mempercepat perekonomian masyarakat desa yang notabane berprofesi sebagai petani.

"Kebermanfaatannya sangat besar karena masyarakat yang ada di wilayah Desa Malati mengerjakan dan mengambil hasil tani dari desa sebelah. Kalau Jantung Desa tidak dibangun di sini, akses masyarakat sangat sulit,” katanya.

Baca juga: Wacana Ibu Kota Jabar Pindah dari Bandung, Ridwan Kamil Usulkan 3 Lokasi Baru

Warga Desa Malati yang berprofesi sebagai petani, Ujang, mengamini pernyataan Rusman.

Menurut dia, apabila Jantung Desa tidak dibangun, dirinya beserta petani lain harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer untuk sampai ke lahan garapan.

“Kalau hujan, air sungai ini sangat tinggi. Saya tidak bisa lewat sini. Jadi, harus muter ke desa lain yang punya Jembatan Gantung. Ya, jaraknya lumayan jauh sekitar 3 kilometer dari sini,” ujar dia.

Terkini Lainnya
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
Pastikan ASN Miliki 3 Nilai Dasar, Kang Emil Apresiasi Penandatanganan MoU Pemprov Jabar dengan KASN
jawa barat
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
Pocari Sweat Run Indonesia 2023 Sukses Digelar, Kang Emil: Pecah Rekor Semuanya, Luar Biasa
jawa barat
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
Strategi Pemprov Jabar Kembangkan Desa Wisata, Rekrut 1.000 Kreator Konten hingga Latih 18 Desa
jawa barat
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
Jadi Sekda Provinsi dengan Kepemimpinan Digital Terbaik, Sekdaprov Jabar: Ini Jerih Payah Seluruh Perangkat Daerah
jawa barat
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
Konsorsium Jepang Bakal Garap Proyek TPPAS Legok Nangka
jawa barat
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
Program Desa Digital dan Startup eFishery Ubah Cara Pandang Masyarakat tentang Teknologi Digital
jawa barat
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
Di Era Ridwan Kamil, Transaksi Digitalisasi Pajak Jabar Capai Hampir Rp 700 Miliar pada 2022
jawa barat
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
Jabar Buka Program Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor, Cek Ketentuannya
jawa barat
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
JQR Bangun Jembatan Baru di Pelosok Garut Selatan, Warga Tak Perlu Lagi Seberangi Jembatan Reyot
jawa barat
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan Pimpinan Pesantren Al-Zaytun
jawa barat
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
Hadiri PKN ll Angkatan XXVII: Wagub Uu: Kalau Kita Diam Tidak Tambah Ilmu, Kita Ketinggalan
jawa barat
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
Hadapi Ancaman Kekeringan, Dinas Sumber Daya Air Jabar Prioritaskan Antisipasi Gagal Panen
jawa barat
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Berinovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan 50 Juta Masyarakat Jabar
jawa barat
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
HealthHeroes Nutrihunt, Aplikasi Baru yang Bantu Pindai Kandungan Nutrisi Makanan
jawa barat
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
Lewat Kredit BJB Mesra, Kang Emil Bantu Tingkatkan Perekonomian 15.000 Orang di Jabar
jawa barat
Bagikan artikel ini melalui
Oke