Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan Kemenkeu

Kompas.com - Senin, 6 Mei 2019
Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan KemenkeuDok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratSekretaris Daerah Iwa Karniwa saat penandatanganan Kesepakatan Induk Penyediaan Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendamping Transaksi pada Proyek KPBU Tempat Pengolahan dan Pemprosesan Akhir Sampah (TTPAS) Regional Legoknangka, di Ruang Auditorium Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan, Gedung Frans Seda Lt 1, Jalan Dr. Wahidin No. 1 Jakarta Pusat, Jumat (3/5/19) lalu.

KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) mempercepat penyelesaian pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemprosesan Akhir Sampah (TTPAS) Regional Legoknangka di Kabupaten Bandung.

Salah satu upaya untuk mempercepat itu adalah dengan menandatangani kesepakatan pembiayaan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Iwa Karniwa mengatakan ia telah menandatangani Kesepakatan Induk Penyediaan Fasilitas Penyiapan Proyek dan Pendamping Transaksi pada Proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) TTPA Regional Legoknangka. 

Tandatangan itu dilakukan bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan (Dirjen PPR-Kemenkeu) Luki Alfirman, Jumat (3/5/2019) lalu.

Menurut Iwa, penandatanganan kesepakatan induk ini merupakan dukungan yang luar biasa dari Kemenkeu terhadap percepatan penyelesaian proyek TPPAS Legoknangka.

Menurutnya, PPR-Kemenkeu menilai TPPAS Legoknangka sangat penting untuk segera dioperasikan. Ini karena TPPAS ini direncanakan akan menerapkan metode waste to energy atau mengubah sampah menjadi sumber daya listrik.

Awalnya, kata Iwa, pembangunan TPPAS Legoknangka lebih ideal menggunakan pola business to business. Namun karena kurang memungkinkan, diputuskan menggunakan pola KPBU atau kerja sama pemerintah dengan pihak Badan Usaha.

"Sekarang sedang disiapkan bantuan dokumennya, kami pada saat ini melakukan perjanjian itu," paparnya.

Iwa berharap, TPPAS Legoknangka segera rampung dan mulai beroperasi pada 2022 seperti yang diharapkan banyak daerah.

Dengan demikian, nantinya Legoknangka mampu mengolah sampah dari enam kabupaten dan kota di Bandung Raya, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang dan sebagian dari Kabupaten Garut.

"Harapan kami sampai dengan financial close Juni 2022, sehingga diharapkan pada 2021 atau 2022 sudah bisa selesai dan bisa melayani enam kabupaten kota di Bandung Raya," harap Iwa.

Dirjen PPR-Kemenkeu Luky Alfirman menegaskan, poin penting TPPAS Legoknangka terdapat pada Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

"Proyek KPBU TPPAS Regional Legoknangka merupakan salah satu proyek yang masuk program pengolah sampah dalam Perpres no 35 tahun 2018," ujar Luky.

Pada Perpres tersebut tertulis, selain Legoknangka, ada 11 kota lainnya yang direncanakan memiliki TPPAS. Kota tersebut diantaranya yakni, Kota Bekasi, Kota Surabaya, Kota Makassar, Kota Palembang, dan Kota Manado.

Luky menambahkan, dokumen Outline Business Case (OBC) untuk proyek Legoknangka ini disiapkan dan difasilitasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), dengan dibantu konsultan dari Price Waterhouse Coopers (PWC) dan Hermawan Juniarto (konsultan hukum).

EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Bangun Infrastruktur dan Revitalisasi BUMD, Pemprov Jabar Gandeng IFC
Bangun Infrastruktur dan Revitalisasi BUMD, Pemprov Jabar Gandeng IFC
jawa barat
Infrastruktur Mendukung, Bandara Kertajati akan Jadi Pusat Kargo Terbesar Indonesia
Infrastruktur Mendukung, Bandara Kertajati akan Jadi Pusat Kargo Terbesar Indonesia
jawa barat
Ketua TP KK Jabar Resmi Buka Berkah Ramadhan
Ketua TP KK Jabar Resmi Buka Berkah Ramadhan
jawa barat
Sekda Jawa Barat Perkenalkan Program Satu Perawat Satu Desa
Sekda Jawa Barat Perkenalkan Program Satu Perawat Satu Desa
jawa barat
Di Safari Ramadan, Wagub Jabar Uu Bagikan Santunan
Di Safari Ramadan, Wagub Jabar Uu Bagikan Santunan
jawa barat
Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan Kemenkeu
Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan Kemenkeu
jawa barat
Dongrak Pariwisata, Pemdaprov Jabar Luncurkan 50 Taksi Daring di Bandara Husein
Dongrak Pariwisata, Pemdaprov Jabar Luncurkan 50 Taksi Daring di Bandara Husein
jawa barat
Kang Emil Targetkan STQH Jabar Masuk 3 Besar di Tingkat Nasional
Kang Emil Targetkan STQH Jabar Masuk 3 Besar di Tingkat Nasional
jawa barat
Ridwan Kamil Kukuhkan Ribuan Laskar Penggedor Sukses Program Jabar
Ridwan Kamil Kukuhkan Ribuan Laskar Penggedor Sukses Program Jabar
jawa barat
Jabar akan Jadi Lumbung Jahe Merah, Mungkinkah?
Jabar akan Jadi Lumbung Jahe Merah, Mungkinkah?
jawa barat
Hindari Kenaikan Inflasi, Emil Minta Masyarakat Tak Konsumtif Jelang Ramadhan
Hindari Kenaikan Inflasi, Emil Minta Masyarakat Tak Konsumtif Jelang Ramadhan
jawa barat
Paling Kreatif di Jabar, 13 Daerah Ini Dapat Penghargaan dari Emil
Paling Kreatif di Jabar, 13 Daerah Ini Dapat Penghargaan dari Emil
jawa barat
Pemdaprov Jabar Targetkan 4.454 Aset Disertifikasi Pada 2022-2023
Pemdaprov Jabar Targetkan 4.454 Aset Disertifikasi Pada 2022-2023
jawa barat
Lewat Program Baju Baja, 19 Desa di Jabar Sukses di Bina
Lewat Program Baju Baja, 19 Desa di Jabar Sukses di Bina
jawa barat
Selama Ramadhan, Sekda Jabar Minta Kinerja ASN Jangan Loyo
Selama Ramadhan, Sekda Jabar Minta Kinerja ASN Jangan Loyo
jawa barat