Selama Ramadhan, Sekda Jabar Minta Kinerja ASN Jangan Loyo

Kompas.com - Kamis, 2 Mei 2019
Selama Ramadhan, Sekda Jabar Minta Kinerja ASN Jangan Loyo Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratSekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa saat mengisi sebuah acara di Gedung Satw, Jalan Diponegoro beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa meminta aparatur sipil negara ( ASN) tak menurunkan kualitas kinerjanya selama bulan Ramadan.

Sebab, menurut Iwa, para ASN sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi kerja selama Ramadan.

"Jam kerja ada perubahan. Tapi saya meminta agar pelayanan tetap maksimal sebagai baian dari ibadah. Produktivitas harus sama, bahkan harus lebih meningkat," kata Iwa, Kamis (2/5/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, Iwa menjelaskan, Pemprov Jabar telah membuat surat edaran tentang perubahan jadwal jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan Ramadan.

Hasilnya, para ASN, akan mendapat jam kerja lebih pendek selama awal puasa hingga menjelang lebaran.

Rinciannya, pada Senin-Kamis jam kerja ASN berlaku sejak pukul 07.30-14.30 WIB dengan waktu istriahat pukul 12.00-12.30 WIB.  Sementara itu, hari Jumat jam kerja dimulai pukul 07.30-15.00 WIB dengan waktu istriahat pukul 11.30-12.30 WIB.

Sedangkan bagi perangkat daerah yang melakukan pelayanan pada hari Sabtu, jam kerja berlaku pukul 08.00-12.00 WIB.

Menurut Iwa, jam kerja para ASN ini berlaku di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemprov maupun pemerintah daerah yang ada di Jabar.

"Kami sudah membuat surat edaran baik itu kepada kepala OPD, maupun kepada bupati walikota untuk diinformasikan bahwa jam kerja PNS ada sedikit perubahan," ungkapnya.

Selain itu, Iwa juga menginstruksikan para pegawainya untuk memberikan porsi waktu lebih banyak untuk beribadah.

"Silaturahim harus dijaga agar hubungan baik tetap terjaga walaupun mungkin kita beda pilihan, beda pendapat. Semoga puasa kita diberi kelancaran oleh Allah," katanya.

EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD
Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD
jawa barat
Atasi Sampah di Citarum, Emil Usul Percepat Pencairan Dana Bantuan Bank Dunia
Atasi Sampah di Citarum, Emil Usul Percepat Pencairan Dana Bantuan Bank Dunia
jawa barat
Wagub Jabar: Jangan Sampai Mahasiswa Hanya Belajar Saja
Wagub Jabar: Jangan Sampai Mahasiswa Hanya Belajar Saja
jawa barat
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi
jawa barat
Kembangkan Perdesaan, Pemuda Jawa Barat Jadi Patriot Desa
Kembangkan Perdesaan, Pemuda Jawa Barat Jadi Patriot Desa
jawa barat
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat
jawa barat
Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak
Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak
jawa barat
Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah
Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah
jawa barat
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis
jawa barat
Pemerintah Jawa Barat Ajak ISKI Berkolaborasi
Pemerintah Jawa Barat Ajak ISKI Berkolaborasi
jawa barat
Wagub Jabar Apresiasi Upaya Tasikmalaya Gairahkan Sektor Pariwisata
Wagub Jabar Apresiasi Upaya Tasikmalaya Gairahkan Sektor Pariwisata
jawa barat
Di West Java Green 2019, Pelaku Usaha Diajak Garap Bisnis Ramah Lingkungan
Di West Java Green 2019, Pelaku Usaha Diajak Garap Bisnis Ramah Lingkungan
jawa barat
Hati-hati Kacanduan Gawai pada Anak Bisa Sebabkan Depresi
Hati-hati Kacanduan Gawai pada Anak Bisa Sebabkan Depresi
jawa barat
Aplikasi 'Siraru' Diharapkan Genjot Kunjungan Wisatawan ke Jabar
Aplikasi 'Siraru' Diharapkan Genjot Kunjungan Wisatawan ke Jabar
jawa barat
Pemdaprov Jabar Subsidi
Pemdaprov Jabar Subsidi "Tipping Fee" TPPAS Regional Legok Nangka
jawa barat