Netty Heryawan Minta Perempuan Dilibatkan sebagai Subyek Pembangunan

Kurniasih Budi
Kompas.com - Jumat, 18 Agustus 2017
Netty Heryawan Minta Perempuan Dilibatkan sebagai Subyek PembangunanKetua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Netty Heryawan menilai perempuan dan anak belum sepenuhnya merdeka dari kekerasan. Seharusnya, perempuan dan anak menjadi subjek pembangunan.

KOMPAS.com -Perempuan dan anak seharusnya menjadi subjek pembangunan agar bisa mendapatkan akses pendidikan yang tinggi serta kehidupan yang layak. Perempuan dan anak mestinya memiliki akses kontrol terhadap manfaat pembangunan di alam kemerdekaan ini.

Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mempunyai makna yang penting bagi rakyat Indonesia. Menginjak 72 tahun Indonesia merdeka, hampir setiap hari masih terdengar jerit tangis perempuan dan anak-anak yang belum bisa mengalami kemerdekaan.

Perempuan dan anak Indonesia seolah tidak bebas membangun dan mengembangkan kapasitas dirinya sebagai manusia. Sebab, masih banyak ditemukan kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan, kemerdekaan perempuan dan anak dari kekerasan merupakan hak yang mesti dipenuhi negara. 

"Makna kemerdekaan untuk perempuan dan anak adalah bisa menjadi subjek pembangunan, terlibat secara langsung, serta memiliki akses kontrol terhadap manfaat-manfaat pembangunan," kata Netty Heryawan usai mengikuti Gelar Senja di lapangan Gasibu Bandung, Kamis (17/8/2017) petang.

Baca juga: Aher Sore Ini Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Saat ini, kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin kompleks. Beragam pola dan tingkat kekerasannya. Antara lain, kekerasan dan kejahatan cyber, pelecehan seksual, hingga human trafficking atau perdagangan manusia.

Perempuan dan anak merupakan kelompok yang rentan kekerasan. Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) 2016, tercatat 259.150 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Baca: 2016, Ada 259.150 Kekerasan terhadap Perempuan

Kekerasan terhadap perempuan dan anak diibaratkan fenomena gunung es. Kasus yang muncul ke permukaan hanyalah sebagian kecil, sedangkan yang lebih besar dan luas seolah tak terlihat.

"Tentu saja yang namanya merdeka sejati adalah terbebasnya perempuan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi," ujarnya.

Keluarga merupakan komunitas terpenting bagi anak untuk mencegah terjadinya kekerasan. Orangtua perlu menanamkan perilaku tanpa kekerasan, memantau perkembangan perilaku dan psikologis anak, ikut mengawasi lingkungan sekitarnya, dan membentuk kelembagaan di lingkungan sosial untuk memberikan pengawasan terhadap perilaku anak.

Netty berpendapat peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 sangat relevan untuk dijadikan momentum guna menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Merdeka itu juga bebas dari kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran," katanya.

PenulisKurniasih Budi
EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Upaya Jabar Turunkan Angka Ketimpangan Sosial
Upaya Jabar Turunkan Angka Ketimpangan Sosial
jawa barat
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Makanan di Jabar Terpantau Aman
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Makanan di Jabar Terpantau Aman
jawa barat
Pemda Jabar Dorong UKM Urus Hak Paten
Pemda Jabar Dorong UKM Urus Hak Paten
jawa barat
Jawa Barat Jadi Barometer Kreativitas Nasional
Jawa Barat Jadi Barometer Kreativitas Nasional
jawa barat
Ridwan Kamil Sarankan Tiap Masjid Miliki Tim Medsos
Ridwan Kamil Sarankan Tiap Masjid Miliki Tim Medsos
jawa barat
Pemprov Jabar Pastikan Ada 1.318 Lowker di Job Fair Milenial Festival
Pemprov Jabar Pastikan Ada 1.318 Lowker di Job Fair Milenial Festival
jawa barat
Tak Ingin Seperti Tanjung Priok, Emil Harap Akses Pelabuhan Patimban Dibangun Tertata
Tak Ingin Seperti Tanjung Priok, Emil Harap Akses Pelabuhan Patimban Dibangun Tertata
jawa barat
Gara-gara Berkontribusi dan Inspiratif, Atalia Kamil Sabet Penghargaan
Gara-gara Berkontribusi dan Inspiratif, Atalia Kamil Sabet Penghargaan
jawa barat
Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jabar Adakan Kopdar Kepala Daerah
Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jabar Adakan Kopdar Kepala Daerah
jawa barat
Pusdai Jabar Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Islam dan Kebudayaan
Pusdai Jabar Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Islam dan Kebudayaan
jawa barat
Realisasikan Program Unggulan Pemprov Jabar, 3 Desa Ini Dapat
Realisasikan Program Unggulan Pemprov Jabar, 3 Desa Ini Dapat "Maskara"
jawa barat
Lepas Peserta JIM 2019 di Pangandaran, Ridwan Kamil Berharap Tahun Depan Makin Banyak Peserta
Lepas Peserta JIM 2019 di Pangandaran, Ridwan Kamil Berharap Tahun Depan Makin Banyak Peserta
jawa barat
Di Pangandaran, Emil Ajak Warga Jabar Seimbangkan Urusan Dunia dan Akhirat
Di Pangandaran, Emil Ajak Warga Jabar Seimbangkan Urusan Dunia dan Akhirat
jawa barat
Emil: 60 Persen Perhatian Pemprov Jabar Tertuju ke Pembangunan Desa
Emil: 60 Persen Perhatian Pemprov Jabar Tertuju ke Pembangunan Desa
jawa barat
Dalam 1 Bulan Jabar Menangi 3 Gelar Ajang Olahraga
Dalam 1 Bulan Jabar Menangi 3 Gelar Ajang Olahraga
jawa barat