Bersama “Gercep”, Walkot dan Ketua TP-PKK Semarang Aktif Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Senin, 9 Agustus 2021
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi saat mengunjungi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang mendampingi Wali Kota Semarang Hendrar atau yang dikenal Hendi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Senin (9/8/2021).
DOK. Humas Pemkot Semarang Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi saat mengunjungi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang mendampingi Wali Kota Semarang Hendrar atau yang dikenal Hendi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Senin (9/8/2021).

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi aktif memberikan pendampingan kepada anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pendampingan tersebut dilakukan bersama Gerakan Remaja Cegah dan Pantau Covid-19 (Gercep) Kota Semarang melalui pemberian vaksinasi hingga pemeriksaaan kesehatan berkala.

"Alhamdulillah, pada hari ini, Senin (9/8/2021), adik-adik dari Gercep Kota Semarang aktif membantu memberikan pendampingan. Insya Allah dengan sinergi yang terus terbangun, kami bisa terus mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menangani pandemi Covid-19," ujar Krisseptiana atau yang akrab disapa Tia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat mengunjungi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang sekaligus mendampingi Wali Kota Semarang Hendrar atau yang dikenal Hendi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Senin.

Baca juga: Pemkab Semarang Targetkan Vaksinasi Covid-19 Rampung Desember 2021

Dalam kesempatan itu, Hendi dan Tia tampak nyaman berinteraksi dengan anak- anak berkebutuhan khusus yang hadir saat itu.

Bahkan, keduanya terlihat aktif menenangkan anak-anak yang kurang nyaman dalam menjalankan pemeriksaan kesehatan.

"Sudah, sudah, sudah. Baru ditensi saja, nggak disuntik," ucap Hendi kepada salah satu anak yang dipeluknya karena terlihat ketakutan.

Sementara itu, Tia berusaha meyakinkan anak-anak yang lain agar berkenan mengikuti arahan para relawan dalam pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Rutin di Masa Pandemi, Apa yang Perlu Diperhatikan?

"Tidak apa-apa, itu Om-nya (relawan) baik, takut kenapa?" imbuh Tia.

Sebagai Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang, Tia menyatakan bahwa pendampingan anak berkebutuhan khusus menjadi bagian dari komitmennya.

Tak lupa, ia pun turut memberi apresiasi kepada Gercep Kota Semarang karena aktif mendukung upaya yang dilakukannya.

Menurut Tia, diperlukan perhatian khusus kepada para ABK di masa pandemi Covid-19. Sebab, mereka masuk dalam kelompok rentan terpapar virus SARS-CoV-2.

Baca juga: Pandemi Berkepanjangan: Derita Kesehatan Kelompok Rentan

Terlebih, kelompok tersebut sangat bergantung terhadap orangtua maupun pendamping dalam memenuhi kebutuhan khususnya. Hal ini termasuk mendukung mobilitas, gerak, dan komunikasi.

Bahkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Republik Indonesia (RI) menegaskan, diperlukan penanganan yang ekstra dan khusus agar anak berkebutuhan khusus dapat terlindungi dari bahaya Covid-19.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat
semarang
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo
semarang
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa
semarang
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023
semarang
Terima Bantuan untuk Korban Banjir, Plt Wali Kota Semarang: Alhamdulillah Banyak Masyarakat Peduli
Terima Bantuan untuk Korban Banjir, Plt Wali Kota Semarang: Alhamdulillah Banyak Masyarakat Peduli
semarang
Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan
Kali Semarang Akan Direstorasi Guna Perbaiki Penataan Kawasan Pecinan
semarang
Pemkot Semarang bersama DP2K Bahas Refleksi 2022 dan Prioritas Pembangunan Kota 2023
Pemkot Semarang bersama DP2K Bahas Refleksi 2022 dan Prioritas Pembangunan Kota 2023
semarang
Pemkot Semarang Bakal Evaluasi Perijinan Perumahan, yang Melanggar Akan Ditindak
Pemkot Semarang Bakal Evaluasi Perijinan Perumahan, yang Melanggar Akan Ditindak
semarang
Kota Semarang Catatkan Angka Inflasi Terendah Se-Jateng
Kota Semarang Catatkan Angka Inflasi Terendah Se-Jateng
semarang
Mitigasi Banjir Bandang, Plt Walkot Semarang Jalin Koordinasi dengan Pemkab Semarang
Mitigasi Banjir Bandang, Plt Walkot Semarang Jalin Koordinasi dengan Pemkab Semarang
semarang
Pemkot Semarang Intensif Lakukan Pembersihan Lumpur di Lingkungan Terdampak Banjir
Pemkot Semarang Intensif Lakukan Pembersihan Lumpur di Lingkungan Terdampak Banjir
semarang
Respons Cepat Banjir di Dinar Indah Semarang, Plt Wali Kota Ita Siapkan Dapur Umum hingga Tempat Pengungsian
Respons Cepat Banjir di Dinar Indah Semarang, Plt Wali Kota Ita Siapkan Dapur Umum hingga Tempat Pengungsian
semarang
Wujudkan Ketahanan Pangan, Plt Walkot Semarang Berencana Masukkan Urban Farming ke Kurikulum Merdeka Belajar
Wujudkan Ketahanan Pangan, Plt Walkot Semarang Berencana Masukkan Urban Farming ke Kurikulum Merdeka Belajar
semarang
Bantu Atasi Banjir di Kota Semarang, Kementerian PUPR Datangkan Pompa Air Tambahan
Bantu Atasi Banjir di Kota Semarang, Kementerian PUPR Datangkan Pompa Air Tambahan
semarang
Pemkot Semarang Berkolaborasi dengan BBWS Tangani Banjir, dari Tarik Air hingga Bangun Sheet Pile
Pemkot Semarang Berkolaborasi dengan BBWS Tangani Banjir, dari Tarik Air hingga Bangun Sheet Pile
semarang