Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Rabu, 14 April 2021
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026 dan Rencana Kerja (Renja) 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu (10/3/2021).DOK. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi saat membuka kegiatan Forum Komunikasi Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026 dan Rencana Kerja (Renja) 2022 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan, Rabu (10/3/2021).

KOMPAS.com – Kota Semarang kembali dinobatkan sebagai kota terbaik pertama dalam Penghargaan Pembangunan Daerah ( PPD) tahun 2021 Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu (14/4/2021).

Penghargaan tersebut diterima Kota Semarang sebanyak tiga kali berturut-turut. Sebelumnya pada 2019 dan 2020, Semarang juga menyabet penghargaan yang sama di tingkat provinsi dan nasional.

Usai menerima penghargaan itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  pun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng atas penilaian yang diberikan.

“Sekarang ini yang paling penting adalah mengawal teman-teman organisasi perangkat daerah (OPD) untuk merealisasikan pekerjaan dan program yang telah direncanakan,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Selalu Pantau Kadernya, Megawati Jadikan Hendrar Prihadi sebagai Percontohan

Beberapa program yang telah direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang itu, jelas dia, terkait dengan daya ekonomi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), properti dan konstruksi.

Adapun penilaian dalam PPD Jateng terdiri dari tiga kriteria aspek

Pertama yang meliputi pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), ketimpangan, kualitas pelayanan public, keamanan dan ketertiban, pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabilitas, serta capaian pembangunan spesifik daerah.

Kemudian aspek kualitas dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang meliputi penyusunan RKPD dan keterlibatan stakeholders serta aspek inovasi daerah.

Ketiga, didasarkan pada kebijakan setiap daerah untuk penanganan Covid-19. Untuk kriteria ini khusus ada di PPD tahun 2021.

Baca juga: Calon Tunggal Pilkada Semarang, Hendrar Prihadi, Nyoblos ke TPS Bareng Istri dan Anaknya

Dalam penilaian PPD, Pemkot Semarang menjadikan program Kampung Tematik bersama Kampung Siaga Candi Hebat inovasi unggulan.

Program tersebut dinilai dapat memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi, utamanya dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada dengan tetap menjaga aspek kesehatan, ketahanan pangan, dan keamanan.

“Kampung Tematik itu merupakan program unggulan dari kami. Biaya stimulasi tidak besar tetap bisa berubah secara signifikan,” jelas Wali Kota Hendi.

Selain itu, kata dia, terwujudnya kampung tersebut karena adanya konsep bergerak bersama program corporate social responsibility (CSR) dari korporasi dan kekuatan masyarakat.

Baca juga: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Sembuh dari Covid-19

“Rencananya akan ada 50 Kampung Tematik yang akan kami kembangkan setelah ini,” imbuh Hendi.

Sebagai informasi, penyelenggaraan PPD itu dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Selain itu juga sebagai akses motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas.

PPD dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi sampai nasional. Penilaian dilakukan terhadap dokumen perencanaan RKPD, presentasi, wawancara, dan verifikasi lapangan.

Kota atau kabupaten yang memenangkan penghargaan tersebut di tingkat provinsi akan diikutsertakan dalam penilaian tingkat nasional.

Baca juga: Hendrar Prihadi Calon Wali Kota Petahana Semarang Positif Covid-19, KPU: Pilkada Terus Berjalan

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan
semarang
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini
semarang
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya
semarang
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya
semarang
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling
semarang
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan
semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
BIN Donasikan Mobile Lab dan Vaksin untuk Kota Semarang
semarang
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI
semarang
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
Tingkatkan Target Penurunan Mobilitas Warga, Kota Semarang Akan Perbanyak Titik Penyekatan
semarang
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
Tegur Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha, Walkot Hendi: Sampaikan dengan Santun
semarang
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
Dukung PPKM Darurat, Walkot Hendi Buka Kuota 20 Persen Vaksinasi Tanpa Pendaftaran
semarang
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
Hari Pertama PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi: Restoran Boleh Buka, Tapi Malnya Harus Tutup
semarang
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
Jalankan PPKM Darurat di Semarang, Walkot Hendi Jabarkan Aturan Kegiatan Baru
semarang
Pemkot Semarang Percepat Vaksinasi untuk Masyarakat Umum Daerah Rentan
Pemkot Semarang Percepat Vaksinasi untuk Masyarakat Umum Daerah Rentan
semarang
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19
semarang