Pemuda dan Mahasiswa Kota Semarang Ciptakan Aplikasi Tumbasin

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Senin, 13 Januari 2020
Pemuda dan Mahasiswa Kota Semarang Ciptakan Aplikasi TumbasinDOK. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hedrar Prihadi, mengajak warga Kota Semarang manfaatkaan aplikasi Tumbasin.

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi mengatakan, pemuda dan mahasiswa Kota Semarang berhasil menciptakan aplikasi Tumbasin.

Tumbasin merupakan aplikasi belanja online di pasar tradisional, yang bisa digunakan sebagai alat transaksi dan pemesanan berbagai jenis belanjaan.

“Hari ini masyarakat bisa langsung download aplikasi Tumbasin di Google Playstore. Masyarakat bisa langsung memilih barang yang diinginkan di manapun dan kapan pun,” kata Hendi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta Sadman mengatakan, aplikasi belanja tradisional tersebut merupakan kerja sama awal antara Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, dan operator aplikasi Tumbasin.

“Kami memfasilitasi warga Kota Semarang berbelanja di pasar tradisional dengan cara modern,” kata Fravarta, seperti dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/1/2020).

Hendi pun mengajak warga Kota Semarang yang tidak sempat pergi ke pasar, untuk memanfaatkan aplikasi tersebut. Terlebih, saat ini sedang musim hujan.

“Malam hari bisa langsung milih, pesan melalui aplikasi. Pagi harinya ada kurir yang langsung mengantar ke rumah,” kata Hendi.

Hendi dalam akun instagram-nya menyebutkan, sejauh ini sudah ada empat pasar di Kota Semarang yang terhubung dengan aplikasi Tumbasin.

Keempat pasar tersebut adalah Pasar Karangayu, Pasar Peterongan, Pasar Pedurungan, dan Pasar Bulu.

“Ke depan mungkin akan berkembang dan bertambah menjadi tujuh pasar,” kata Hendi.

Fravarta berharap, Tumbasin dapat membantu warga yang tidak sempat ke luar rumah, dan memajukan pasar tradisional di Kota Semarang.

“Apalagi sekarang ini pasar-pasar modern di Kota Semarang semakin menjamur,” kata Fravarta.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sambut
Sambut "New Normal", Pemkot Semarang Tingkatkan Pelaksanaan Rapid Test Massal
semarang
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
semarang
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
semarang
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
semarang
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
semarang
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
semarang
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
semarang
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
semarang
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
semarang
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
semarang
Wali Kota Semarang Puji Warga yang Kelola Lumbung Kelurahan Jadi Dapur Umum
Wali Kota Semarang Puji Warga yang Kelola Lumbung Kelurahan Jadi Dapur Umum
semarang
Hari Pertama PKM di Kota Semarang, Hendi Hentikan Kendaraan Plat Nomor Luar Kota
Hari Pertama PKM di Kota Semarang, Hendi Hentikan Kendaraan Plat Nomor Luar Kota
semarang
Tidak Terapkan PSBB, Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Semarang Terus Bertambah
Tidak Terapkan PSBB, Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Semarang Terus Bertambah
semarang
Resmi, Mulai Senin Besok Kota Semarang Berlakukan PKM Non PSBB
Resmi, Mulai Senin Besok Kota Semarang Berlakukan PKM Non PSBB
semarang
Bukan PSBB, Kota Semarang Akan Berlakukan Konsep Jogo Tonggo
Bukan PSBB, Kota Semarang Akan Berlakukan Konsep Jogo Tonggo
semarang