Usai Pemilu, Wali Kota Hendi Imbau Warga Rekatkan Kembali Hubungan di Bulan Ramadan

Auzi Amazia Domasti
Kompas.com - Selasa, 7 Mei 2019
Usai Pemilu, Wali Kota Hendi Imbau Warga Rekatkan Kembali Hubungan di Bulan RamadanDok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang memberi sambutan usai shalat tarawih di rumah dinas bersama ASN Semarang, Senin (6/5/19)

 
KOMPAS.comWali Kota Semarang Hendar Pridadi atau yang akrab disapa Handi mengimbau masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum merekatkan kembali hubungan yang sempat renggang karena pemilu 2019 lalu. 
 
Hendi mengatakan kalau semua warga Kota Semarang merupakan saudara yang hidup berdampingan di dunia nyata, bukan di dunia maya.
 
“Kalau kemarin yang berbeda pilihan, ada ejekan yang menyakiti hati, sehingga bermusuhan, maka bulan Ramadhan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk saling bermaaf-maafan, berbagi kebaikan, untuk bersatu kembali,” ujar Hendi dalam sambutannya di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) peserta Tarawih Keliling atau Tarling, Senin (6/5/19) di Rumah Dinas Wali kota Semarang.
 
Saat itu, Hendi sedang melakukan agenda Tarawih Keliling (Tarling) rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang dilakukan selama bulan puasa.
 
Isu sweeping pun turut dibahas Hendi pada kesempatan itu. Sweeping merupakan permasalahan yang muncul karena kurangnya rasa tenggang rasa warga Kota Semarang. 
 
Karena itu, Hendi meminta warga Kota Semarang untuk tidak bertindak anarkis dengan aksi sweeping
 
“Jangan sweeping, laporkan saja kepada Pemkot, kami yang akan sampaikan kepada Polrestabes, biarkan Polrestabes yang akan menegur secara persuasif, ini untuk menjaga situasi kota Semarang yang sudah kondusif. Perbedaan menjadi kekuatan kita, dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati," pungkasnya.

Pelayanan maksimal selama Ramadan

Selama Ramadan ini, Hendi juga mengingatkan para ASN untuk tetap melayani masyarakat dengan maksimal.
 
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Semarang telah memberikan toleransi dengan menerapkan pengurangan jam kerja ASN menyesuaikan penetapan Pemerintah Pusat.
 
Hal tersebut diterapkan atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 394 Tahun 2019 Tentang Penetapan Jam Kerja selama Bulan Ramadhan 1440 H. 
 
Adapun perubahannya, jam kerja ASN menjadi 32,5 jam per minggu. Hari Senin sampai dengan Kamis (jam 08.00 - 15.15 WIB) dan hari Jumat jam 08.00 - 11.30 WIB. 
 
“Jam kerja selama Bulan Ramadhan kami kurangi dari yang semula 8 jam pada bulan-bulan biasa menjadi 7 jam per hari. Layani masyarakat ikhlas, Insya Allah menjadi ladang pahala bagi ASN,” tegas Hendi.

PenulisAuzi Amazia Domasti
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker
semarang
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis
semarang
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
Hari Anak Nasional, Wali Kota Semarang Dengarkan Cerita Pelajar Selama PJJ
semarang
Konsep
Konsep "New Normal" Pemkot Semarang Dapatkan Penghargaan dari Kemendagri
semarang
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
Wali Kota Semarang Imbau Masyarakat Dukung Pasien Covid-19
semarang
Sambut
Sambut "New Normal", Pemkot Semarang Tingkatkan Pelaksanaan Rapid Test Massal
semarang
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
semarang
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
semarang
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
semarang
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
semarang
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
semarang
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
semarang
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
semarang
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
semarang
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
semarang