Berhasil Kelola Data Geospasial, Kota Semarang Raih 2 Penghargaan Emas Bhumandala Award 2024

Kompas.com - 05/11/2024, 19:32 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kota Semarang meraih dua penghargaan berpredikat Bhumandala Kanaka atau emas dalam ajang Bhumandala Award 2024 yang diadakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Nama Rupabumi dan Informasi Geospasial Batas Desa atau Kelurahan.

Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita menerima penghargaan tersebut secara langsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Senin (4/11/2024).

“Ini adalah satu penghargaan yang luar biasa. Tidak banyak yang memperoleh dua penghargaan emas sekaligus dan Alhamdulillah Kota Semarang berhasil mendapatkannya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).

Kota Semarang berhasil meraih prestasi tersebut melalui berbagai inovasi program yang dijalankan, di antaranya Semarang Monitoring Aktivitas Rupabumi Kelurahan (Semarak Pilar), dan Gerakan Terpadu Data Rupabumi Kota Semarang Bersama Generasi Pesona Indonesia atau Geruduk Rupa Bumi Kampung Pecinan.

Baca juga: Debat Kedua Pilkada Kota Semarang Dilaksanakan Jumat Besok, Ini Lokasi dan Temanya

Serta, Percepatan Pendataan Nama Rupabumi di Kota Semarang atau Satu Surveyor, Satu Kelurahan. 

Program tersebut tak hanya membantu pengelolaan data tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemetaan wilayah, sekaligus menunjukkan komitmen Kota Semarang dalam menerapkat data geospasial yang akurat dan bermanfaat.

Tak lupa, Mbak Ita juga berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai dari Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga jajaran lurah dan camat atas kinerja mereka.

“Tentunya ini adalah bonus, terpenting bagaimana kita bisa melayani masyarakat, bisa memberikan dukungan kepada masyarakat dan tentunya kembali lagi untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga: KPU Tak Larang Paslon Pakai Singkatan dan Contekan saat Debat Perdana Pilkada Kota Semarang

Sementara itu, Kepala BIG Muhammad Aris Marfai menjelaskan bahwa penghargaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan standar tata kelola data dan informasi geospasial di Indonesia.

"Penghargaan ini mampu mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih akuntabel dan pelayanan publik yang berkualitas," ujarnya.

Bhumandala Award, lanjut dia, telah menjadi penggerak bagi institusi pemerintah dalam optimalisasi pengelolaan informasi geospasial (IG).

“Hal tersebut sesuai dengan implementasi Perpres No. 27 Tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional dan Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Komunitas Pejuang Literasi di Semarang Kian Marak, Butuh Dukungan Pemerintah

Terakhir, Aris mengungkapkan proses penjurian dilakukan oleh para ahli dari akademisi dan pemerintah yang menilai berbagai aspek pengelolaan sesuai kategori secara bertahap dan ketat.

“Bhumandala Award 2024 mencakup beberapa kategori penghargaan, antara lain Kinerja Simpul Jaringan IG, Nama Rupabumi, IG Batas Desa atau Kelurahan, dan IG Tematik,” paparnya.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com