Pemkot Semarang Gelar SAE 2024, Strategi Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Pertanian 

Kompas.com - 15/11/2024, 20:18 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam acara pembukaan Semarang Agro Expo (SAE) 2024, di Balai Benih Pertanian (BBP) Mijen, Jumat (15/11/2024).DOK. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam acara pembukaan Semarang Agro Expo (SAE) 2024, di Balai Benih Pertanian (BBP) Mijen, Jumat (15/11/2024).

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi membuka Semarang Agro Expo (SAE) 2024, di Balai Benih Pertanian (BBP) Mijen, Jumat (15/11/2024). Pameran ini digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pertanian.

SAE 2024 merupakan pameran pertanian terpadu yang tidak hanya mempromosikan produk lokal unggulan tetapi juga berperan sebagai ajang edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Pada kesempatan tersebut, Mbak Ita, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya pameran SAE 2024 dalam mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di Semarang dan sekitarnya.

“SAE 2024 bukan hanya soal pertanian, tetapi juga memadukan peternakan dan perikanan, sehingga menciptakan pertanian terpadu yang lebih luas cakupannya. Kami juga ingin ini menjadi momen edukasi, terutama bagi anak-anak, agar mereka lebih mengenal dunia pertanian dan teknologi smart farming,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Pemkot Bogor Dukung Ketahanan Pangan dengan Fasilitasi Distribusi Hasil Panen

Ia menyebut SAE 2024 sebagai salah satu strategi untuk mendukung ketahanan pangan lokal.

Dengan menggabungkan berbagai sektor komoditas dalam satu platform, Pemkot Semarang berharap program tersebut bisa menjadi langkah awal menuju swasembada pangan.

“Kami ingin SAE ini menjadi embrio yang mendukung ketahanan pangan di Semarang. Harapannya, dari sini kita bisa mengembangkan swasembada pangan dengan lebih baik,” tutur Mbak Ita.

Pemkot Semarang, lanjut dia, juga menggandeng berbagai komunitas pertanian dari dalam dan luar kota, serta peserta dari kawasan hinterland bahkan di tingkat nasional.

Baca juga: Stok Beras Nasional 2 Juta Ton, Zulhas: Aman untuk Natal dan Tahun Baru

Edukasi untuk generasi muda melalui demplot

Salah satu inovasi dalam SAE 2024 adalah adanya demplot atau plot percontohan yang disajikan untuk mengedukasi pengunjung, terutama anak-anak sekolah. 

Demplot tersebut memperkenalkan konsep smart farming, di mana teknologi pertanian modern dipamerkan sebagai solusi untuk menghadapi tantangan sektor pangan di masa depan.

“Anak-anak yang datang ke sini tidak hanya melihat pameran, tetapi juga bisa belajar langsung tentang smart farming dan berbagai teknologi pertanian lainnya. Ini penting agar mereka memahami bahwa pertanian tidak hanya soal bertani secara tradisional, tetapi juga soal memanfaatkan teknologi untuk hasil yang lebih baik dan efisien,” kata Mbak Ita.

Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Kementerian KP Luncurkan Teknologi Pengeringan Rumput Laut

Selain mempromosikan produk pertanian, SAE 2024 juga mendukung program makan bergizi gratis yang akan dijalankan oleh pemerintah pusat.

Dengan mendorong produksi bahan pangan lokal, Pemkot Semarang berharap dapat memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas untuk mendukung program tersebut.

Mbak Ita juga meminta Dinas Pertanian untuk mengeksplorasi seluruh potensi yang ada dalam Semarang Agro Expo (SAE) 2024.

Baca juga: Motif Sakit Hati, Menantu di Purworejo Bunuh Mertua di Kandang Kambing

“Tadi ada kontes kambing, kucing, anjing, ikan cupang, reptil, dan besok juga ada,” ucapnya.

Ia juga menegaskan agar pameran SAE 2024 dibuat lebih meriah, guna menarik perhatian masyarakat luas.

Mbak Ita berharap SAE 2024 menjadi ajang yang menyedot lebih banyak pengunjung dan semakin memperkenalkan dunia pertanian yang terpadu dengan peternakan serta perikanan.

Kepala Dinas Pertanian Sotiah menjelaskan bahwa SAE kali ini menampilkan berbagai jenis komoditas, mulai dari hortikultura, peternakan, hingga perikanan, sebagai bentuk promosi besar-besaran terhadap produk-produk lokal.

Baca juga: Beri Ruang untuk Berkembang, Shopee 11.11 Big Sale Tingkatkan Omzet Produk Lokal hingga 7,5 Kali Lipat di Shopee Live

“Kami berharap SAE ini menjadi kegiatan promosi yang luar biasa dan akan terus dikembangkan agar lebih baik di masa mendatang,” ujar Sotiah.

Terkini Lainnya
Apresiasi Pegiat Pendidikan Nonformal, Wali Kota Semarang Salurkan Bisyaroh kepada 6.572 Penerima
Apresiasi Pegiat Pendidikan Nonformal, Wali Kota Semarang Salurkan Bisyaroh kepada 6.572 Penerima
Semarang
Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Arus Mudik Lancar, Walkot Semarang Tinjau Sejumlah Titik
Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Arus Mudik Lancar, Walkot Semarang Tinjau Sejumlah Titik
Semarang
Sesuai Janji Kampanye, Dana Operasional Rp 25 Juta untuk RT di Kota Semarang Dicairkan Juli 2025
Sesuai Janji Kampanye, Dana Operasional Rp 25 Juta untuk RT di Kota Semarang Dicairkan Juli 2025
Semarang
Antisipasi Longsor saat Libur Lebaran, Pemkot Semarang Instruksikan Lurah Tingkatkan Kewaspadaan
Antisipasi Longsor saat Libur Lebaran, Pemkot Semarang Instruksikan Lurah Tingkatkan Kewaspadaan
Semarang
Walkot Semarang Tegaskan Alokasi APBD di Kecamatan Tak Disunat, tapi Dialihkan untuk Hal Lebih Penting
Walkot Semarang Tegaskan Alokasi APBD di Kecamatan Tak Disunat, tapi Dialihkan untuk Hal Lebih Penting
Semarang
Pemkot Semarang Alihkan Anggaran untuk Beasiswa, Walkot Agustina: Pendidikan Harus Merata
Pemkot Semarang Alihkan Anggaran untuk Beasiswa, Walkot Agustina: Pendidikan Harus Merata
Semarang
Semarang Inklusif Kian Nyata, BRT Trans Semarang Tambah Fasilitas Disabilitas
Semarang Inklusif Kian Nyata, BRT Trans Semarang Tambah Fasilitas Disabilitas
Semarang
Kota Semarang Raih Penghargaan dari Setara Institute, Walkot Agustina: Jadi Penyemangat Wujudkan Kota Inklusif
Kota Semarang Raih Penghargaan dari Setara Institute, Walkot Agustina: Jadi Penyemangat Wujudkan Kota Inklusif
Semarang
Peduli Hak Penyandang Disabilitas, Pemkot Semarang Mulai Pembangunan Rumah Inspirasi
Peduli Hak Penyandang Disabilitas, Pemkot Semarang Mulai Pembangunan Rumah Inspirasi
Semarang
Walkot Semarang Bebaskan Retribusi Ruang Publik, Warga Bisa Gunakan Kantor Kecamatan dan Kelurahan Gratis
Walkot Semarang Bebaskan Retribusi Ruang Publik, Warga Bisa Gunakan Kantor Kecamatan dan Kelurahan Gratis
Semarang
Walkot Semarang Agustina Segera Cairkan Bantuan Rp 25 Juta per RT dan Dana PKK
Walkot Semarang Agustina Segera Cairkan Bantuan Rp 25 Juta per RT dan Dana PKK
Semarang
Cek Kondisi Banjir Genuk, Walkot Agustina: Penanganan Banjir Akan Jadi Prioritas Nomor Satu
Cek Kondisi Banjir Genuk, Walkot Agustina: Penanganan Banjir Akan Jadi Prioritas Nomor Satu
Semarang
Jelang Idul Fitri, Walkot Semarang Agustina Jamin Stok Pangan Cukup dan Harga Stabil
Jelang Idul Fitri, Walkot Semarang Agustina Jamin Stok Pangan Cukup dan Harga Stabil
Semarang
100 Hari Kerja, Wali Kota Semarang Agustina Gandeng Sekolah Swasta Berikan Beasiswa di SPMB 2025
100 Hari Kerja, Wali Kota Semarang Agustina Gandeng Sekolah Swasta Berikan Beasiswa di SPMB 2025
Semarang
Agustina-Iswar Luncurkan Program 100 Hari Pertama, Ini Tiga Prioritasnya
Agustina-Iswar Luncurkan Program 100 Hari Pertama, Ini Tiga Prioritasnya
Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke