KOMPAS.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri kegiatan Tarawih Keliling serta Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Semarang Tahun 1446 Hijriah/2025 M yang diadakan di lapangan depan eks Wonderia, Semarang, pada Jumat (6/3/2026).
Sebagai bagian dari rangkaian acara Safari Ramadhan, kegiatan dalam rangka memperingati turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Semarang, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.
“Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa karena malam ini menjadi malam yang istimewa. Al-Quran ibarat mata air kebijaksanaan yang nilainya melampaui batas-batas perbedaan,” ujar Agustina dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (8/3/2026).
Dalam sambutannya, Agustina menekankan bahwa bahwa Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk yang memberikan teladan universal mengenai keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang.
Baca juga: Pemkot Semarang Gelar Operasi Pasar Murah Mobile di 240 Titik selama Ramadhan
Nilai-nilai tersebut pun menjadi pegangan bagi kepemimpinannya bersama Pak Iswar dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab di hadapan Tuhan untuk memimpin Kota Semarang.
“Maka dari itu, saya dan Pak Iswar melayani panjenengan (Anda) semua dalam bentuk pengabdian sosial. Memastikan setiap kebijakan, seperti di bidang kesehatan hingga pendidikan merupakan cara kami berdiri paling depan saat warga sedang memerlukan bantuan,” tegasnya.
Acara itu juga menjadi momen bagi pemerintah bersama masyarakat untuk menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda Semarang beberapa hari terakhir.
Pada kesempatan sama, Agustina memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas dari berbagai dinas seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Perhubungan yang telah bekerja keras menangani dampak cuaca buruk, termasuk evakuasi ratusan pohon tumbang dalam waktu singkat.
“Maka dari itu, pada hari ini doa kami lantunkan untuk kesehatan seluruh petugas yang telah menghadapi tantangan untuk menyelesaikan bencana di Kota Semarang. Saya membayangkan, pasti teman-teman itu tidak beristirahat,” ucap Agustina.
Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan 86 Pohon, Pemkot Semarang Lakukan Evakuasi Semalam Suntuk
Agustina pun mengajak seluruh warga untuk disiplin dalam menjaga lingkungan, terutama kebersihan saluran air guna mengendalikan banjir.
Ia juga menekankan bahwa menjaga kebersihan adalah bentuk ibadah yang nyata, dan menghimbau masyarakat untuk memastikan sampah rumah tangga dibuang pada tempatnya agar beban kota menjadi lebih ringan.
“Yang paling sederhana adalah memastikan saluran air di sekitar kita tidak tersumbat. Sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Selain peringatan Nuzulul Qur'an, Pemerintah Kota Semarang secara simbolis menyerahkan bantuan kitab Al-Qur’an.
Untuk diketahui, Kota Semarang menerima bantuan sebanyak 20.000 kitab Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah. Adapun bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke setiap kecamatan dan masjid untuk menunjang program belajar mengaji bagi anak-anak.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Kota, Pemkot Semarang Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang
“Ini itikad baik dari Pemerintah kota (Pemkot) Semarang untuk melaksanakan janji kami di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bahwa di setiap sore, anak-anak harus tertib belajar mengaji,” jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Agustina juga menginformasikan bahwa Kota Semarang akan menjadi tuan rumah bagi ajang perlombaan ke-31 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang akan digelar pada September 2026.
Sebagai kehormatan besar setelah 47 tahun, Pemkot Semarang pun tengah menyiapkan berbagai fasilitas serta pengembangan sumber daya manusia untuk menyambut sekitar 11.000 tamu dari seluruh Indonesia.
"Tantangannya adalah membuat para tamu itu nyaman, tetapi warga Kota Semarang juga merasa tenang. Kami juga mengusulkan supaya pada saat, sebelum, atau sesudah MTQ, kami boleh melaksanakan Lomba Rebana Nasional," ujarnya.