Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an, Wali Kota Semarang Serukan Aksi Peduli Lingkungan

Kompas.com - 08/03/2026, 21:29 WIB
Fathia Ariana Salima,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.comWali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri kegiatan Tarawih Keliling serta Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Semarang Tahun 1446 Hijriah/2025 M yang diadakan di lapangan depan eks Wonderia, Semarang, pada Jumat (6/3/2026).

Sebagai bagian dari rangkaian acara Safari Ramadhan, kegiatan dalam rangka memperingati turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Semarang, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

“Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa karena malam ini menjadi malam yang istimewa. Al-Quran ibarat mata air kebijaksanaan yang nilainya melampaui batas-batas perbedaan,” ujar Agustina dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu (8/3/2026).

Dalam sambutannya, Agustina menekankan bahwa bahwa Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk yang memberikan teladan universal mengenai keadilan, kemanusiaan, dan kasih sayang.

Baca juga: Pemkot Semarang Gelar Operasi Pasar Murah Mobile di 240 Titik selama Ramadhan

Nilai-nilai tersebut pun menjadi pegangan bagi kepemimpinannya bersama Pak Iswar dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab di hadapan Tuhan untuk memimpin Kota Semarang.

“Maka dari itu, saya dan Pak Iswar melayani panjenengan (Anda) semua dalam bentuk pengabdian sosial. Memastikan setiap kebijakan, seperti di bidang kesehatan hingga pendidikan merupakan cara kami berdiri paling depan saat warga sedang memerlukan bantuan,” tegasnya.

Acara itu juga menjadi momen bagi pemerintah bersama masyarakat untuk menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang melanda Semarang beberapa hari terakhir.

Pada kesempatan sama, Agustina memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas dari berbagai dinas seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Perhubungan yang telah bekerja keras menangani dampak cuaca buruk, termasuk evakuasi ratusan pohon tumbang dalam waktu singkat.

“Maka dari itu, pada hari ini doa kami lantunkan untuk kesehatan seluruh petugas yang telah menghadapi tantangan untuk menyelesaikan bencana di Kota Semarang. Saya membayangkan, pasti teman-teman itu tidak beristirahat,” ucap Agustina.

Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan 86 Pohon, Pemkot Semarang Lakukan Evakuasi Semalam Suntuk

Agustina pun mengajak seluruh warga untuk disiplin dalam menjaga lingkungan, terutama kebersihan saluran air guna mengendalikan banjir.

Ia juga menekankan bahwa menjaga kebersihan adalah bentuk ibadah yang nyata, dan menghimbau masyarakat untuk memastikan sampah rumah tangga dibuang pada tempatnya agar beban kota menjadi lebih ringan.

“Yang paling sederhana adalah memastikan saluran air di sekitar kita tidak tersumbat. Sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Pengembangan fasilitas dan SDM

Selain peringatan Nuzulul Qur'an, Pemerintah Kota Semarang secara simbolis menyerahkan bantuan kitab Al-Qur’an.

Untuk diketahui, Kota Semarang menerima bantuan sebanyak 20.000 kitab Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah. Adapun bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke setiap kecamatan dan masjid untuk menunjang program belajar mengaji bagi anak-anak.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Kota, Pemkot Semarang Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang

“Ini itikad baik dari Pemerintah kota (Pemkot) Semarang untuk melaksanakan janji kami di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bahwa di setiap sore, anak-anak harus tertib belajar mengaji,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, Agustina juga menginformasikan bahwa Kota Semarang akan menjadi tuan rumah bagi ajang perlombaan ke-31 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang akan digelar pada September 2026.

Sebagai kehormatan besar setelah 47 tahun, Pemkot Semarang pun tengah menyiapkan berbagai fasilitas serta pengembangan sumber daya manusia untuk menyambut sekitar 11.000 tamu dari seluruh Indonesia.

"Tantangannya adalah membuat para tamu itu nyaman, tetapi warga Kota Semarang juga merasa tenang. Kami juga mengusulkan supaya pada saat, sebelum, atau sesudah MTQ, kami boleh melaksanakan Lomba Rebana Nasional," ujarnya.

Terkini Lainnya
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com