Angin Kencang Tumbangkan 86 Pohon, Pemkot Semarang Lakukan Evakuasi Semalam Suntuk

Kompas.com - 05/03/2026, 16:24 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Semarang pada Rabu (4/3/2026) sore dan menyebabkan puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah.

Merespons kejadian tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat melakukan penanganan dan berhasil membersihkan 86 titik pohon tumbang hanya dalam waktu satu malam.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memastikan penanganan dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas maupun potensi bahaya bagi masyarakat.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan agar akses jalan bisa segera kembali normal,” ujarnya.

Baca juga: Penghuni Lapas Perempuan Semarang Sibuk Bikin Kue Lebaran, Senang Bisa Kirim Uang ke Keluarga

Agustina mengatakan, penanganan dilakukan bersama tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), relawan, serta warga setempat.

Petugas melakukan pemotongan batang pohon, pembersihan ranting, serta membuka akses jalan yang sempat tertutup.

Pohon tumbang tidak hanya terjadi di jalan protokol, tetapi juga di sejumlah kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga area perkantoran.

Beberapa lokasi terdampak antara lain di sekitar Balaikota Semarang, kawasan rumah dinas wali kota, sekolah, puskesmas pembantu, serta beberapa taman kota.

Kemudian, wilayah yang terdampak angin kencang di antaranya Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr Cipto, Jalan S Parman, Jalan Soekarno Hatta, kawasan Kota Lama, hingga wilayah Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan Semarang Timur.

Di sejumlah titik seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjen Sutoyo, bahkan dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon tumbang akibat kuatnya terpaan angin.

Baca juga: Tanggul Sungai Plumbon Semarang Jebol, Wali Kota Agustina Harap Anggaran Segera Turun

Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan di beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan.

Terkait hal itu, Agustina mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami minta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan pohon rawan tumbang atau kejadian darurat lainnya agar dapat segera ditangani oleh petugas,” katanya.

Agustina menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Kami mengajak warga untuk tetap berhati-hati, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang,” tambahnya.

Baca juga: Ketika Tanah Bergerak di Semarang Geser Rumah Warga, Antara Bertahan dan Mengungsi

Selain melakukan penanganan darurat, Pemkot Semarang juga akan melakukan monitoring terhadap kondisi pohon peneduh di ruang publik sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan potensi kejadian serupa di kemudian hari.

Untuk diketahui, hujan angin yang melanda Kota Semarang juga menyebabkan sejumlah papan reklame roboh serta menerbangkan atap baja ringan dari beberapa warung di sejumlah ruas jalan.

Tim gabungan dari BPBD Kota Semarang, Disperkim Kota Semarang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta relawan (masyarakat setempat) terus melakukan pembersihan dan penanganan di lokasi terdampak.

Baca juga: Longsor Kalongan Dekati Permukiman, Pemkab Semarang Siapkan Lahan 2,6 Hektare untuk Huntara

Terkini Lainnya
6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

6 Budaya Semarang Raih Status WBTB Nasional, Walkot Agustina: Kado Jelang HUT Ke-479

Semarang
Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Pemkot Semarang Gaungkan Pengelolaan Sampah

Tukar Botol Dapat Lumpia, Inisiatif Pemkot Semarang Gaungkan Pengelolaan Sampah

Semarang
Pemkot Semarang Pastikan Korban Pembakaran di Tambakmulyo Dapat Perlindungan dan Perawatan

Pemkot Semarang Pastikan Korban Pembakaran di Tambakmulyo Dapat Perlindungan dan Perawatan

Semarang
Peringati Hari Kartini, Walkot Agustina Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan

Peringati Hari Kartini, Walkot Agustina Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan

Semarang
Indeks Pemberdayaan Gender Semarang 78,71, Walkot Agustina: Perempuan Kini Jadi Subjek Utama Pembangunan

Indeks Pemberdayaan Gender Semarang 78,71, Walkot Agustina: Perempuan Kini Jadi Subjek Utama Pembangunan

Semarang
Posyandu Kota Semarang Jadi Sorotan Dunia, Wujud Pemberdayaan Perempuan Berbasis Komunitas

Posyandu Kota Semarang Jadi Sorotan Dunia, Wujud Pemberdayaan Perempuan Berbasis Komunitas

Semarang
Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Atasi Masalah Sampah, Pemkot Semarang Tanda Tangani Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL

Semarang
Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Kota Lama Semarang Makin Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen Saat Lebaran 2026

Semarang
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah, Pemkot Semarang Perkuat Pengelolaan Pintu Air dan Tanggul

Semarang
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com