KOMPAS.com – Mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang masih akan terlihat beroperasi selama libur Lebaran 2026. Kondisi ini terjadi karena sebagian aparatur sipil negara ( ASN) tetap menjalankan tugas pelayanan publik.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meminta masyarakat memahami penggunaan kendaraan dinas tersebut.
Menurutnya, tidak semua ASN libur saat Lebaran. Sejumlah sektor pelayanan dasar, seperti kesehatan dan layanan darurat, tetap beroperasi.
“Harus dipahami, ada teman-teman ASN yang tetap bertugas di hari libur. Bahkan saat Lebaran, saya dan Pak Iswar (Wakil Wali Kota) juga tetap bekerja sesuai jadwal,” ujar Agustina.
Ia menegaskan, kendaraan dinas digunakan untuk menunjang tugas pelayanan, bukan kepentingan pribadi.
Dalam kondisi darurat, seperti penanganan pasien, petugas membutuhkan mobilitas cepat, termasuk menggunakan kendaraan dinas.
Baca juga: KPK Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik Lebaran
“Misalnya ada kondisi darurat di lapangan, petugas kesehatan harus segera bergerak. Dokter dari puskesmas tentu membutuhkan kendaraan dinas untuk menjangkau lokasi dengan cepat,” jelas Agustina.
Ia berharap masyarakat tidak salah menilai keberadaan mobil pelat merah selama libur Lebaran.
“Kalau nanti ada mobil dinas yang terlihat di jalan saat libur, mohon dimaklumi karena itu bagian dari tugas pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal,” kata Agustina.
Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan terhadap integritas ASN dalam menggunakan fasilitas negara.
“Kami percaya teman-teman ASN menggunakan fasilitas ini sesuai aturan dan kebutuhan tugas, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Agustina.
Baca juga: Harga Minyak Tembus 100 Dollar AS, WFA Jadi Opsi Hemat Energi
Selain itu, pemerintah pusat telah menerapkan sistem kerja fleksibel, termasuk work from anywhere (WFA), sehingga mobilitas ASN tetap diperlukan untuk menjaga kualitas layanan publik.