Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Kompas.com - 17/03/2026, 20:34 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Keterlibatan pemuda menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di Kota Semarang.

Sejumlah organisasi kepemudaan, seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), berkolaborasi mendirikan Posko Mudik Lebaran untuk melayani para pemudik yang melintasi jalur Pantura wilayah barat Kota Semarang.

Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina mengapresiasi inisiatif para pemuda yang menghadirkan layanan bagi pemudik selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Peran masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan relawan sangat penting. Kehadiran Ansor, Banser, dan teman-teman KNPI dalam posko mudik ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di Kota Semarang,” ujarnya.

Baca juga: Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak untuk Penyintas Bencana Sumatera

Pernyataan tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri peresmian Posko Mudik Lebaran yang didirikan GP Ansor dan Banser Kota Semarang di kawasan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Senin (16/3/2026).

Kegiatan itu dihadiri oleh jajaran GP Ansor dan Banser dari tingkat wilayah hingga kota, para relawan, tokoh masyarakat, serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Semarang Yohana Citra Mahardhika bersama jajaran pengurus KNPI.

Posko mudik mulai beroperasi pada 16-21 Maret 2026 dan dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain tempat transit, tenda istirahat, area parkir, serta layanan informasi perjalanan.

“Posko mudik menjadi salah satu tempat yang dicari oleh para pemudik. Fasilitas sederhana, seperti tempat beristirahat, minuman hangat, atau sekadar tempat singgah sangat berarti bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh,” kata Agustina.

Baca juga: Pemudik Bisa Tidur dan Servis Motor Gratis di Posko Mudik BPBD Semarang

Selama masa operasional, relawan Ansor dan Banser berjaga secara bergiliran dengan dukungan pengurus dan relawan pemuda KNPI.

Menurut Agustina, kolaborasi lintas organisasi pemuda ini menjadi bukti bahwa penanganan arus mudik tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah (pemda) sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga terus memastikan kesiapan berbagai aspek pendukung, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, layanan transportasi, hingga fasilitas penunjang bagi pemudik.

Pada kesempatan tersebut, Agustina menyampaikan bahwa arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali meningkat. Sebagai simpul jalur Pantura sekaligus gerbang Tol Trans Jawa, Kota Semarang akan dilintasi jutaan kendaraan setiap musim mudik.

Baca juga: Korlantas Berlakukan One Way di Tol Trans Jawa, Mulai KM 70 sampai 263

“Banyak pemudik yang singgah di Kota Semarang, baik untuk beristirahat maupun sekadar mencari informasi perjalanan. Karena itu, posko mudik seperti ini memiliki peran penting untuk membantu mereka,” ucap Agustina.

Selain sebagai tempat singgah, posko mudik juga diharapkan menjadi ruang pelayanan kemanusiaan yang menghadirkan rasa aman dan nyaman sekaligus memberikan pengalaman positif bagi pemudik yang melintasi Kota Semarang.

“Ketika para pemudik melihat ada relawan yang menyambut dengan ramah dan membantu perjalanan mereka, maka mereka akan merasakan keramahan Kota Semarang. Hal sederhana seperti inilah yang membuat kota ini selalu dirindukan untuk dikunjungi kembali,” tutur Agustina.

Baca juga: Musim Pancaroba, Kota Semarang Diprediksi Diguyur Hujan saat Puncak Arus Mudik 18-19 Maret 2026

Terkini Lainnya
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Semarang
Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com